Sabtu, 24 Agustus 2024

PUISI : LUKA


Di tepi senja yang meredup perlahan,
Hatiku patah dalam rintih yang tak terucap,
Dipaksa berpisah dari cinta yang menggenggam,
Seperti bunga yang layu sebelum mekar sempurna.

Rasa sakit ini menggulung jiwa,
Seperti ombak yang menghantam karang,
Meski waktu terus berlalu tanpa ampun,
Rindu padamu tetap merajut luka, tak kunjung hilang.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kerinduan yang Kupeluk Diam-Diam

  Kerinduan yang Kupeluk Diam-Diam Di antara detak jam yang lupa berhenti, namamu berlayar di benakku, seperti doa yang tak pernah selesa...