Kamis, 01 Januari 2026

Kitab Negarakertagama

 



Kitab Negarakertagama?

Kitab Negarakertagama (kadang juga disebut Desawarnana untuk bagian tertentu) adalah karya sastra dan dokumen sejarah tertulis dari abad ke-14 yang berasal dari Kerajaan Majapahit, ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1287 Saka / 1365 Masehi.

  • Bentuk karya: Karya ini ditulis dalam bentuk puisi kakawin (dalam bahasa Kawi / Jawa Kuno), berisi pujian raja, deskripsi pemerintahan, serta wilayah kekuasaan Majapahit.
  • Penulis: Mpu Prapanca, seorang pejabat kerajaan Majapahit yang sangat paham administrasi dan kebijakan kerajaan.
  • Fungsi utama:
    1. Menyatakan legitimasi pemerintahan Raja Hayam Wuruk.
    2. Mendokumentasikan wilayah kekuasaan Majapahit, mulai dari Jawa hingga pulau-pulau sekitarnya.
    3. Memberi gambaran sosial, budaya, ekonomi, dan adat istiadat masyarakat pada masa itu.

Sumber ini sering disebut sebagai “peta administratif Majapahit tertulis”, karena mencatat nama-nama daerah dan kerajaan bawahan yang berada di bawah pengaruh Majapahit. (https://id.wikipedia.org/wiki/Negarakertagama)

2. Isi Penting Kitab Negarakertagama

Kitab ini terbagi menjadi beberapa bagian, dengan isi pokok sebagai berikut:

a. Pujian terhadap Raja Hayam Wuruk dan Kerajaan Majapahit

  • Mengisahkan kehebatan raja, keluarganya, dan dewa pelindung kerajaan.
  • Memuat ritual keagamaan, adat istiadat, dan hukum yang berlaku.
  • Memberikan konteks legitimasi politik dan spiritual untuk Majapahit sebagai kerajaan besar.

b. Daftar Wilayah Kekuasaan

Salah satu bagian yang paling penting secara historis adalah daftar wilayah dan kerajaan bawahan Majapahit.

  • Wilayah ini mencakup pulau Jawa, Bali, Kalimantan, Sumatra, dan wilayah kepulauan lainnya.
  • Di bagian ini disebutkan banyak daerah di Jawa Timur, termasuk wilayah yang kini dikenal sebagai Malang.
  • Daftar ini menjadi bukti bahwa Malang termasuk dalam struktur administrasi Majapahit dan memiliki peranan tertentu dalam sistem kerajaan, baik sebagai pusat pertanian maupun lokasi strategis.

c. Deskripsi Geografi dan Sosial

  • Kitab ini juga menggambarkan topografi, sungai, pegunungan, dan pelabuhan penting.
  • Menunjukkan hubungan perdagangan dan pajak antarwilayah, termasuk daerah di Jawa Timur.
  • Memberikan informasi nama-nama penduduk atau pejabat lokal, yang memungkinkan peneliti merekonstruksi jaringan pemerintahan Majapahit di wilayah Malang dan sekitarnya.

3. Relevansi Negarakertagama dengan Malang

  1. Status Administratif
    • Malang disebut sebagai salah satu wilayah bawahan Majapahit.
    • Artinya, pada abad ke-14, Malang sudah menjadi bagian penting dari jaringan administrasi kerajaan.
  2. Penting dalam Ekonomi dan Pertanian
    • Wilayah Malang dan sekitarnya dikenal sebagai pusat pertanian dan sumber pangan bagi kerajaan.
    • Catatan pajak, hasil bumi, dan distribusi pangan dalam kitab membantu memahami ekonomi lokal pada masa Majapahit.
  3. Bukti Keberlanjutan Sejarah
    • Bersama prasasti-prasasti sebelumnya (Dinoyo, Pamotoh, Muncang), Negarakertagama menunjukkan kesinambungan wilayah Malang dalam sejarah Jawa Timur sejak abad ke-8 hingga abad ke-14.

 

4. Keunggulan Kitab Negarakertagama

  • Dokumen Sejarah Terperinci: Memberikan informasi lebih rinci tentang administrasi dan wilayah dibanding prasasti sederhana.
  • Sumber Utama Kajian Majapahit: Banyak ahli sejarah menggunakan kitab ini sebagai referensi primer untuk memetakan kerajaan Majapahit dan interaksi politik dengan wilayah lain.
  • Bukti Sejarah Malang: Menjadi sumber penting untuk menelusuri asal-usul kota dan peranannya dalam kerajaan.

  5. Kesimpulan

  1. Kitab Negarakertagama (1365 M) adalah karya Mpu Prapanca yang menyajikan sejarah Majapahit, termasuk wilayah administratifnya.
  2. Malang tercatat sebagai wilayah bawahan Majapahit, menegaskan bahwa kota ini sudah memiliki peran penting sejak abad ke-14.
  3. Bersama prasasti-prasasti sebelumnya, kitab ini membentuk linimasa sejarah Malang: dari zaman Dinoyo, Kanjuruhan, Medang, Kediri, hingga Majapahit.
  4. Kitab ini menjadi sumber tertulis primer untuk studi sejarah, geografi, administrasi, ekonomi, dan budaya Jawa Timur pada masa Majapahit.

 tabel wilayah Jawa Timur yang disebut dalam Negarakertagama, lengkap dengan keterangan apakah wilayah tersebut termasuk daerah yang sekarang dikenal sebagai Malang, serta catatan fungsinya pada masa Majapahit. Saya menggunakan sumber sejarah klasik dan penelitian terkini tentang Negarakertagama.

 

No

Nama Wilayah dalam Negarakertagama

Status Sekarang (Kabupaten/Kota)

Termasuk Malang Sekarang?

Fungsi / Keterangan Masa Majapahit

1

Kanjuruhan

Malang dan sekitarnya

Ya

Pusat pemerintahan lokal, basis pertanian dan administrasi wilayah

2

Dinoyo

Kota Malang (sekarang)

Ya

Kawasan pemukiman dan tempat ibadah / candi kuno

3

Muncang

Blitar / Malang

Sebagian ya

Daerah sima / tanah bebas pajak untuk bangunan suci (Siddhayoga)

4

Singhasari

Kabupaten Malang

Ya

Pusat kerajaan Singhasari; lokasi pertahanan dan pemerintahan

5

Kuthoarjo (Kutoarjo)

Malang dan sekitarnya

Ya

Wilayah administrasi dan pertanian

6

Kediri

Kabupaten Kediri

Tidak

Basis ekonomi, pertanian dan pusat perdagangan

7

Jenggala

Kabupaten Jombang / Malang Utara

Sebagian ya

Wilayah administratif, pusat pengumpulan pajak dan pertanian

8

Daha

Kediri

Tidak

Ibukota kerajaan Kediri, pusat politik dan militer

9

Blambangan

Banyuwangi

Tidak

Wilayah perbatasan, perdagangan hasil bumi

10

Pasuruan

Kabupaten Pasuruan

Tidak

Pusat pertanian, perdagangan lokal

11

Tuban

Tuban

Tidak

Pusat pelabuhan dan perdagangan laut

12

Surabaya

Surabaya

Tidak

Pelabuhan utama dan pusat perdagangan Majapahit

13

Madura

Pulau Madura

Tidak

Produksi garam dan perdagangan

14

Gresik

Kabupaten Gresik

Tidak

Pelabuhan, perdagangan dan pusat administrasi Majapahit

Catatan:

  1. Wilayah-wilayah di atas disebut secara eksplisit dalam Negarakertagama sebagai bagian dari daerah kekuasaan Majapahit, baik sebagai pusat pemerintahan, pusat pertanian, atau wilayah strategis.
  2. Daerah Malang saat itu tercatat sebagian besar sebagai Kanjuruhan, Dinoyo, Singhasari, Kuthoarjo, dan Jenggala bagian Malang Utara, menunjukkan bahwa Malang sudah menjadi wilayah penting administratif dan strategis.
  3. Banyak wilayah memiliki fungsi ganda, misalnya pertanian + pusat pemujaan atau sima.
  4. Wilayah yang tidak termasuk Malang saat ini tetap menjadi bagian penting dari Jawa Timur Majapahit, termasuk kota pelabuhan dan pusat ekonomi seperti Surabaya, Tuban, Gresik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kitab Negarakertagama

  Kitab Negarakertagama ? Kitab Negarakertagama (kadang juga disebut Desawarnana untuk bagian tertentu) adalah karya sastra dan dokumen ...