1. Apa Itu Prasasti Pamotoh
(Ukir Negara)?
Prasasti Pamotoh, juga
dikenal dengan Prasasti Ukir Negara, adalah sebuah prasasti kuno
yang berupa lempeng‑lempeng tembaga yang ditemukan di Dusun
Perkebunan Sirah Kencong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar
(Jawa Timur) pada akhir tahun 1974.
- Prasasti ini ditulis dengan bahasa Jawa Kuno
dan aksara Jawa Kuno.
- Teks prasasti terdiri dari 8 lempeng tembaga,
yang dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan isi dan waktu
penulisan.
- Bagian prasasti ini ditulis oleh Mpu Dawaman
pada masa sebelum 1198 Masehi.
2. Pembagian Teks Prasasti dan
Isinya
Kelompok I — Prasasti Marinci
(1304 Saka / 1382 M)
Kelompok pertama hanya terdiri
dari satu lempeng yang menyatakan bahwa warga Desa Marinci dibebaskan dari
pajak‑pajak tertentu. Ini bukan bagian utama yang kita kaitkan dengan nama Malang.
Kelompok II — Prasasti Ukir
Negara II (1120 Saka / 1198 M)
Ini adalah bagian prasasti yang
penting secara historis dan pertama kali disebutkan nama Malang
secara eksplisit.
Isi utama Pasal ini:
- Pada tahun 1120 Saka (1198 M), Sri Digjaya
Resi memberikan anugerah rumah dan tanah kepada Dyah Limpa
dan juga wilayah‑wilayah tertentu yang disebutkan dengan ukuran tanah
(diukur dalam jung).
Dalam prasasti bagian ini
disebutkan batas‑batas tanah tersebut termasuk wilayah di sebelah timur
suatu tempat berburu bernama Malang — artinya istilah Malang
sudah dipakai setidaknya pada abad ke‑12 Masehi.
Teks Sansekerta dalam prasasti
secara kasar menerangkan:
“… …taning sakrid Malang‑akalihan wacid lawan macu pasabhanira Dyah Limpa…
…
… yang artinya …di sebelah timur tempat berburu sekitar Malang….”
Ini adalah bukti tulisan pertama
yang secara langsung memuat nama Malang dalam konteks batas wilayah
pemberian tanah.
Kelompok III — Prasasti Ukir Negara III (tanpa
angka tahun)
Bagian ini menjelaskan tentang
pemberian tanah sima (bebas pajak) kepada beberapa tokoh seperti:
- Dyah Limpa
- Dyah Mgat
- Dyah Duhet
- Dyah Rinami
…dengan hak‑hak istimewa seperti
hak memberi budak, makanan istimewa, menetapkan denda, dan ketentuan hukum.
Prasasti ini juga menyebutkan
bahwa hadiah tanah termasuk yang berada di dekat tempat‑tempat seperti Gasek
dan yang di sebelah timur tempat berburu bernama Malang.
3. Makna dan Konteks Sejarahnya
a. Pemberian Sima dan Struktur Sosial Zamannya
Istilah sima dalam prasasti
ini berarti tanah yang diberikan bebas pajak dan dengan berbagai hak
istimewa, biasanya diberikan sebagai hadiah oleh raja atau pejabat kepada
pejabat tinggi, bangsawan, pendeta atau warga yang berjasa. Ini menunjukkan struktur
pemerintahan yang terorganisir dan sistem hukum/administratif kerajaan
pada masa itu di wilayah Jawa Timur.
b. Kaitan dengan Pemerintahan
Airlangga?
Meskipun sering diceritakan dalam
narasi sejarah bahwa prasasti seperti Prasasti Pucangan menunjukkan
pembagian wilayah Airlangga menjadi Janggala dan Panjalu, Prasasti Pamotoh
sendiri bukan dokumen pembagian wilayah Airlangga secara resmi seperti
Pucangan — melainkan lebih kepada pemberian sima/hibah pada masa akhir
Kerajaan Kediri atau periode transisi politik di Jawa Timur abad ke‑12 M.
c. Bukti Nama “Malang” Secara
Tertulis
Yang membuat Prasasti Pamotoh sangat
penting adalah karena ini merupakan bukti tertulis pertama yang secara
eksplisit menyebutkan nama Malang dalam konteks geografi dan
administratif pada abad 1198 Masehi.
Sebelumnya dalam sumber‑sumber
prasasti lain, nama Malang mungkin telah dipakai secara lokal atau
lisan, tetapi Prasasti Pamotoh adalah bukti sistematis yang menunjukkan
penggunaan nama Malang dalam teks tertulis kerajaan.
4. Kesimpulan Inti
✔ Nama Malang pertama kali
muncul secara resmi tertulis pada Prasasti Pamotoh (Ukir Negara II) tahun
1120 Saka / 1198 M — sebagai batas tanah di sebelah timur tempat
berburu yang disebut Malang.
✔ Prasasti ini juga menunjukkan
adanya pemberian tanah sima oleh pejabat kerajaan kepada bangsawan besar,
mencerminkan sistem administrasi dan politik Jawa Timur masa itu.
✔ Walaupun disebut Prasasti
Pamotoh, nama resmi prasasti ini dalam katalog sejarah adalah Prasasti
Ukir Negara, terdiri dari beberapa bagian yang memiliki fungsi dan tanggal
yang berbeda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar