Refleksi
Individu: See – Think – Wonder adalah strategi refleksi sederhana yang
membantu siswa mengamati, berpikir kritis, dan menumbuhkan rasa ingin tahu
terhadap suatu materi atau peristiwa. Metode ini sering digunakan dalam
pembelajaran aktif karena mendorong siswa mengamati fakta, menafsirkan
makna, dan mengajukan pertanyaan.
Berikut
penjelasannya secara singkat:
1. See (Apa
yang kamu lihat?)
Pada tahap ini
siswa mengamati informasi atau objek yang diberikan guru.
Bisa berupa:
- gambar
- teks
- video
- peristiwa sejarah
- grafik atau peta
Pertanyaan
panduan:
- Apa yang kamu lihat?
- Informasi apa yang tampak?
- Siapa saja tokoh yang terlihat?
Contoh (materi
sejarah):
Siswa melihat gambar perjuangan rakyat di Kota Malang.
Jawaban siswa bisa berupa:
“Terlihat sekelompok pemuda membawa senjata dan bendera.”
2. Think
(Apa yang kamu pikirkan?)
Siswa mulai menafsirkan
atau memahami apa yang diamati.
Pertanyaan
panduan:
- Menurutmu apa yang sedang terjadi?
- Mengapa peristiwa itu bisa terjadi?
- Apa makna dari gambar atau peristiwa tersebut?
Contoh:
“Saya pikir ini adalah perjuangan rakyat Malang melawan penjajah untuk
mempertahankan kemerdekaan.”
3. Wonder
(Apa yang ingin kamu ketahui?)
Pada tahap ini
siswa mengajukan pertanyaan atau rasa ingin tahu tentang hal yang belum
mereka pahami.
Pertanyaan
panduan:
- Hal apa yang membuatmu penasaran?
- Pertanyaan apa yang ingin kamu ketahui lebih lanjut?
- Informasi apa yang belum kamu pahami?
Contoh:
“Saya ingin tahu siapa tokoh yang memimpin perjuangan tersebut.”
Kesimpulan:
Metode See – Think – Wonder membantu siswa:
- meningkatkan kemampuan observasi
- melatih berpikir kritis
- menumbuhkan rasa ingin tahu
- membuat pembelajaran lebih reflektif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar