The Profiler adalah salah satu strategi dalam pembelajaran berdiferensiasi yang digunakan guru untuk memetakan atau mengetahui karakteristik belajar siswa sebelum merancang pembelajaran. Dengan strategi ini, guru dapat memahami profil belajar siswa sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
1.
Pengertian The Profiler
The Profiler adalah
alat atau kegiatan yang digunakan guru untuk mengidentifikasi profil
belajar siswa, seperti:
- minat belajar
- gaya belajar
- kesiapan belajar
- kekuatan dan kelemahan siswa
Profil ini
membantu guru merancang pembelajaran yang lebih tepat dan efektif.
2. Tujuan
The Profiler dalam Pembelajaran Diferensiasi
Penggunaan The
Profiler bertujuan untuk:
- Mengetahui karakteristik siswa
- Memahami cara belajar siswa
- Mengetahui minat dan potensi siswa
- Menentukan strategi pembelajaran yang tepat
- Membantu guru menerapkan pembelajaran
berdiferensiasi
3. Aspek
yang Diidentifikasi dalam The Profiler
Biasanya The
Profiler mencakup beberapa aspek berikut.
1. Kesiapan
Belajar (Readiness)
Mengetahui kemampuan
awal siswa terhadap materi tertentu.
Contoh:
- siswa sudah memahami konsep dasar
- siswa masih membutuhkan bimbingan
2. Minat
Belajar (Interest)
Mengetahui topik
atau aktivitas yang disukai siswa.
Contoh:
- sejarah
- lingkungan
- teknologi
- ekonomi
3. Profil
Belajar (Learning Profile)
Mengetahui cara
belajar yang paling nyaman bagi siswa.
Contoh:
- visual
- auditori
- kinestetik
4. Bentuk
The Profiler
The Profiler
biasanya dilakukan melalui:
- angket atau kuesioner
- wawancara singkat
- observasi
- tes diagnostik
5. Contoh
The Profiler (Angket Sederhana)
Contoh
pertanyaan yang dapat diberikan kepada siswa.
Bagian 1 –
Minat Belajar
- Materi apa yang paling kamu sukai dalam pelajaran
IPS?
- Aktivitas belajar apa yang paling kamu sukai?
- membaca
- diskusi
- menonton video
- membuat proyek
Bagian 2 –
Gaya Belajar
Saya lebih
mudah belajar jika:
- melihat gambar atau peta
- mendengarkan penjelasan
- melakukan praktik langsung
Bagian 3 –
Cara Belajar
Ketika belajar
saya lebih suka:
- belajar sendiri
- belajar bersama teman
- belajar dengan diskusi
6. Contoh
Penggunaan The Profiler dalam Pembelajaran IPS
Misalnya guru
akan mengajar materi perubahan iklim.
Setelah
melakukan profiler, guru mengetahui:
- beberapa siswa suka visual
- beberapa siswa suka diskusi
- beberapa siswa suka praktik
Maka guru
merancang kegiatan:
- menonton video lingkungan
- diskusi kelompok
- membuat poster kampanye lingkungan
7. Manfaat
The Profiler bagi Guru
Dengan
menggunakan profiler, guru dapat:
✔
mengetahui karakteristik siswa
✔ merancang pembelajaran yang sesuai kebutuhan siswa
✔ menerapkan diferensiasi dengan lebih tepat
✔ meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran
8. Contoh
Profil Siswa (Hasil Profiler)
|
Nama
Siswa |
Gaya
Belajar |
Minat |
Kesiapan |
|
Andi |
Visual |
lingkungan |
tinggi |
|
Budi |
Auditory |
sejarah |
sedang |
|
Siti |
Kinestetik |
proyek |
tinggi |
Data ini
membantu guru menentukan strategi pembelajaran yang tepat.
Catatan
penting
Dalam
pembelajaran berdiferensiasi, The Profiler biasanya dilakukan di awal
pembelajaran atau awal semester untuk mengetahui karakteristik siswa
sebelum guru merancang kegiatan belajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar