Senin, 11 November 2024

PUISI : Di Sisi Rindu yang Sunyi


Meski jarak telah kau bentangkan,

dan harapanku kau biarkan pudar,
aku masih terjebak di tepi kenangan,
menyusun rindu yang enggan terlarut.

Di sudut hati yang tak kau lihat,
namamu tetap merayap sunyi,
meski kau tak lagi berharap,
aku masih menanti dalam sepi.

Tiada lagi janji yang kita jaga,
hanya bayangmu yang samar dan jauh,
namun setiap helaan napasku berkata,
kau abadi di ruang rindu yang tak pernah luluh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kerinduan yang Kupeluk Diam-Diam

  Kerinduan yang Kupeluk Diam-Diam Di antara detak jam yang lupa berhenti, namamu berlayar di benakku, seperti doa yang tak pernah selesa...