PERENCANAAN
PEMBELAJARAN MENDALAM
SEKOLAH : SMPN 8 Malang
NAMA GURU : Drs. Sumarno
MATA PELAJARAN :
IPS
KELAS / SEMESTER / FASE : VIII / 1 / D
ALOKASI WAKTU :
2 X (3 x 45) meni
MATERI : Pemanfaatan dan Pelestarian Sumber Daya Alam
Subtopik: Upaya pelestarian SDA (konservasi, edukasi, pemanfaatan teknologi)
|
IDENTIFIKASI |
Peserta
Didik |
Konteks Sekolah dan
Lingkungan
2. Aspek
Pengetahuan Awal
3. Aspek Minat
4. Aspek Latar
Belakang
5. Aspek Kebutuhan
Belajar
6. Aspek Lainnya
|
||
|
Materi
Pelajaran |
1. Pengetahuan Faktual
Kaitannya dengan kehidupan sehari-hari: 2. Pengetahuan Konseptual
Kaitannya dengan kehidupan sehari-hari: 3. Pengetahuan Prosedural
Kaitannya dengan kehidupan sehari-hari: 4. Pengetahuan Metakognitif
Kaitannya dengan kehidupan sehari-hari: |
|||
|
Dimensi
Profil Lulusan (DPL) |
Pilihlah
dimensi profil lulusan yang akan dicapai dalam pembelajaran |
|||
|
|
|
|||
|
DESAIN PEMBELAJARAN |
Capaian
Pembelajaran |
Peserta didik memahami
keberagaman kondisi
geografis
Indonesia, konektivitas antar ruang terhadap upaya pemanfaatan dan pelestarian potensi
sumber daya alam, faktor aktivitas manusia terhadap perubahan iklim dan potensi bencana
alam |
||
|
Lintas
Disiplin Ilmu |
|
|||
|
Tujuan
Pembelajaran |
1. Siswa
dapat menyebutkan minimal 5 contoh upaya pelestarian SDA di lingkungan
sekitar dengan benar. 2. Siswa
dapat menjelaskan pengertian konservasi, edukasi lingkungan, dan pemanfaatan
teknologi sederhana untuk pelestarian SDA secara lisan maupun tertulis. 3. Siswa
dapat mengidentifikasi minimal 3 permasalahan SDA di lingkungan rumah atau
sekolah melalui observasi langsung. 4. Siswa
dapat merancang satu ide proyek sederhana pelestarian SDA yang sesuai dengan
kondisi lingkungan sekitar. 5. Siswa dapat
mempresentasikan hasil proyek atau ide pelestarian SDA menggunakan media
kreatif (poster, video, atau presentasi digital) di depan kelompok/sekelas. |
|||
|
Topik
Pembelajaran |
1.
“Konservasi Air: Dari Sumur ke Sungai” 2.
“Sekolah Hemat Energi, Sekolah Ramah Lingkungan” 3.
“Teknologi Hijau untuk Masa Depan” 4.
“Dari Sampah Jadi Rupiah” 5.
“Pahlawan Lingkungan di Lingkungan Kita” |
|||
|
Praktik
Pedagogis |
1. Model Pembelajaran: Project Based Learning (PjBL)
2. Strategi: Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry)
3. Metode: Diskusi Kelompok dan Presentasi
Interaktif
4. Aktivitas Penguatan Prinsip “Berkesadaran,
Bermakna, Menggembirakan”
|
|||
|
Kemitraan
Pembelajaran |
1. Instansi Pemerintah & Lingkungan
2. Lembaga Pendidikan & Penelitian
3. LSM & Komunitas
4. Dunia Usaha & Industri
5. Media & Platform Edukasi
|
|||
|
Lingkungan
Pembelajaran |
1. Ruang Fisik
2. Budaya Belajar
|
|||
|
Pemanfaatan
Digital |
Ruang Virtual (Digital Learning Environment) a. Platform pembelajaran digital:
b. Aplikasi atau media digital pendukung:
|
|||
|
PENGALAMAN BELAJAR |
AWAL (tuliskan
prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna,
menggembirakan) |
|||
|
1. Orientasi yang Bermakna (± 3 menit)
2. Apersepsi yang Kontekstual (± 5
menit)
3. Motivasi yang Menggembirakan (± 5
menit)
|
||||
|
INTI |
||||
|
Pada tahap
ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi,
dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna,
menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pengalaman belajar tidak
harus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan. |
||||
|
Memahami (Bermakna,
Berkesadaran) 40
menit |
||||
|
Tujuan: Siswa
membangun kesadaran dan pengetahuan dasar tentang pentingnya pelestarian SDA. Aktivitas:
|
||||
|
Mengaplikasi
(Menggembirakan) 35 menit |
||||
|
Tujuan: Siswa menerapkan pengetahuan dengan
kreativitas dan komunikasi efektif. Aktivitas:
|
||||
|
Merefleksi (Berkesadaran)
20 menit |
||||
|
Tujuan: Siswa mengevaluasi proses belajar dan
menginternalisasi nilai-nilai pelestarian SDA. Aktivitas:
|
||||
|
PENUTUP (berkesadaran,
bermakna) 5
menit |
||||
|
1.
Refleksi Materi Guru
memandu siswa untuk mengingat kembali poin-poin penting:
“Dari
ketiga upaya pelestarian, mana yang paling mudah kalian lakukan mulai sekarang?
Mengapa?” 2.
Refleksi Akhir Pembelajaran
3.
Motivasi Guru
memberikan pesan inspiratif: “Pelestarian
SDA bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua. Setiap
langkah kecil yang kalian lakukan—menghemat air, memanfaatkan barang bekas,
menanam pohon—akan memberi dampak besar di masa depan. Kalian bisa jadi
generasi yang mengubah dunia menjadi lebih hijau.” 4. Tugas
Pertemuan Berikutnya
|
||||
|
ASESMEN PEMBELAJARAN |
Asesmen pada Awal Pembelajaran |
Asesmen Awal 1. Tujuan Mengetahui pengetahuan awal, minat, pengalaman, dan
sikap siswa terkait pelestarian sumber daya alam, agar guru dapat
menyesuaikan strategi pembelajaran. 2. Bentuk Asesmen Gabungan: Kuesioner singkat + Diskusi interaktif. 3. Instrumen Asesmen A. Pertanyaan Pengetahuan Awal (skala pilihan
ganda & isian singkat)
B. Pertanyaan Minat & Sikap (skala Likert
1–4: sangat tidak setuju – sangat setuju) C. Pertanyaan Pengalaman (isian singkat) 4. Langkah Pelaksanaan
5. Pemanfaatan Hasil
|
||
|
Asesmen pada Proses Pembelajaran |
Asesmen Formatif 1. Tujuan Mengetahui sejauh mana siswa memahami konsep, mampu mengaplikasikan,
dan memiliki sikap positif terhadap pelestarian SDA selama proses
pembelajaran berlangsung, serta memberikan umpan balik cepat. 2. Jenis Asesmen
3. Bentuk & Instrumen A. Observasi Kegiatan Kelompok Bentuk: Lembar observasi guru
B. Kuis Cepat di Tengah Pembelajaran (5–10 menit) Bentuk: Pertanyaan lisan/tertulis sederhana (3–5
soal)
C. Exit Ticket / Kartu Umpan Balik Bentuk: Kertas kecil/Google Form di akhir sesi inti
4. Waktu Pelaksanaan
5. Pemanfaatan Hasil
|
|||
|
Asesmen pada Akhir Pembelajaran |
Asesmen Sumatif 1. Tujuan Mengetahui ketercapaian
tujuan pembelajaran yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap
peserta didik setelah proses pembelajaran selesai. 2. Jenis Asesmen
3. Bentuk & Instrumen A. Tes Tertulis (Kognitif) Bentuk: Pilihan ganda &
uraian singkat (total 10 soal).
B. Proyek Mini (Keterampilan) Bentuk: Poster atau
presentasi singkat.
C. Penilaian Sikap (Afektif) Bentuk: Lembar observasi
guru selama proses & presentasi proyek.
4. Waktu Pelaksanaan
5. Pemanfaatan Hasil
|
|||
|
Asesmen
dalam pembelajaran mendalam disesuaikan dengan assessment as learning,
assessment for learning, dan assessment of learning. Tentukan metode atau
cara yang digunakan secara komprehensif untuk mengukur pencapaian kompetensi
peserta didik. Contoh: Tes tertulis, Tes lisan, Penilaian Kinerja, Penilaian
Proyek, Penilaian Produk, Observasi, Portofolio, Peer Assessment, Self
Assessment, penilaian berbasis kelas, dan sebagainya. |
||||
Rubrik Penilaian
Diskusi Kelas
|
Indikator |
Baru Memulai (1) |
Berkembang (2) |
Cakap (3) |
Mahir (4) |
|
Keaktifan
Bertanya |
Tidak bertanya
atau hanya sekali bertanya. |
Bertanya beberapa
kali, tetapi kurang relevan. |
Bertanya dengan
relevansi terhadap topik. |
Sering bertanya
dengan pertanyaan yang mendalam dan relevan. |
|
Kerja Sama |
Tidak aktif
bekerja sama, cenderung bekerja sendiri. |
Beberapa
interaksi dengan teman, tetapi masih sering bekerja sendiri. |
Aktif bekerja
sama, mendengarkan pendapat teman. |
Sangat aktif
bekerja sama, memimpin diskusi, dan menghargai pendapat teman. |
|
Kreativitas |
Tidak mengajukan
ide atau solusi baru. |
Mengajukan
beberapa ide, tetapi kurang terstruktur. |
Mengajukan
ide-ide yang kreatif dan relevan. |
Mengajukan ide
yang sangat kreatif dan inovatif, menyelesaikan masalah dengan pendekatan
baru. |
|
Kemampuan
Komunikasi |
Mengungkapkan ide
secara terbatas atau sulit dipahami. |
Bisa
mengungkapkan ide, namun terkadang kurang jelas. |
Menyampaikan ide
dengan jelas dan terstruktur. |
Menyampaikan ide
secara sangat jelas, meyakinkan, dan mampu mempengaruhi diskusi. |
Penjelasan Kriteria
- Keaktifan Bertanya:
- Baru Memulai: Siswa jarang atau tidak bertanya selama diskusi.
- Berkembang: Siswa bertanya, namun pertanyaan yang diajukan kurang relevan
atau tidak mendalam.
- Cakap: Siswa aktif
bertanya dan pertanyaannya relevan serta membantu memperdalam diskusi.
- Mahir: Siswa
sering bertanya dengan pertanyaan yang sangat relevan, mendalam, dan
merangsang pemikiran lebih lanjut dari teman-teman sekelas.
- Kerja Sama:
- Baru Memulai: Siswa jarang berkolaborasi atau cenderung bekerja sendiri tanpa
melibatkan teman.
- Berkembang: Siswa mulai berkolaborasi, namun kadang masih kurang terlibat
secara aktif dalam diskusi kelompok.
- Cakap: Siswa
bekerja sama dengan baik, mendengarkan teman, dan aktif berkontribusi
dalam diskusi kelompok.
- Mahir: Siswa
sangat kolaboratif, mendengarkan dan memberikan kontribusi yang berarti,
serta mendorong teman-temannya untuk berbicara.
- Kreativitas:
- Baru Memulai: Siswa tidak mengajukan ide atau solusi baru dalam diskusi.
- Berkembang: Siswa mengajukan beberapa ide, tetapi ide-idenya tidak cukup
terstruktur atau tidak sepenuhnya relevan dengan topik.
- Cakap: Siswa
mengajukan ide yang relevan dan kreatif, membantu memecahkan masalah atau
memperkaya diskusi.
- Mahir: Siswa
mengajukan solusi atau ide yang sangat kreatif, inovatif, dan berguna
dalam konteks diskusi yang terjadi.
- Kemampuan Komunikasi:
- Baru Memulai: Siswa kesulitan mengungkapkan ide mereka atau sulit dipahami
oleh teman-temannya.
- Berkembang: Siswa mengungkapkan ide, namun terkadang masih kurang jelas atau
kurang terstruktur.
- Cakap: Siswa dapat
menyampaikan ide dengan jelas dan mudah dipahami oleh teman-teman.
- Mahir: Siswa
menyampaikan ide dengan sangat jelas, terstruktur, dan mampu mempengaruhi
jalannya diskusi.
Cara Penggunaan
Rubrik
- Penyusunan Nilai: Setiap siswa dinilai berdasarkan keempat
indikator dengan skala 1 hingga 4 untuk setiap indikator.
- Total Skor: Setiap indikator memiliki skor maksimal 4, sehingga total nilai
tertinggi adalah 16 (4 x 4).
- Interpretasi Hasil:
- Skor 1-7: Siswa membutuhkan lebih banyak
dukungan dalam keterampilan diskusi.
- Skor 8-12: Siswa sudah menunjukkan kemampuan
dasar dalam diskusi tetapi masih perlu berkembang.
- Skor 13-16: Siswa menunjukkan kemampuan diskusi
yang sangat baik, aktif, kreatif, dan komunikatif.
|
Mengetahui, Kepala
SMP Negeri 8 Malang Sri Nuryani M.Pd. NIP. 19661116 199003 2 009 |
|
Malang, 14 April 2025 Guru Mata Pelajaran Drs Sumarno. NIP. 1966308 200501 1 006 |
LKPD – Pemanfaatan dan Pelestarian Sumber Daya Alam
Subtopik : Upaya Pelestarian SDA (Konservasi, Edukasi,
Pemanfaatan Teknologi)
Kelas/Sekolah : SMPN 8 Malang
Waktu : 135 menit
Kegiatan : Diskusi
kelompok dan presentasi
A. Tujuan LKPD
- Siswa mampu
mengidentifikasi berbagai upaya pelestarian SDA di lingkungan sekitar.
- Siswa mampu
memberikan solusi kreatif untuk pelestarian SDA di Malang.
- Siswa mampu
mengomunikasikan hasil diskusi secara jelas dan logis.
B. Petunjuk Kerja
- Bacalah setiap
pertanyaan dengan cermat.
- Diskusikan
jawaban bersama kelompok (4–5 orang).
- Tulis jawaban
di lembar yang disediakan.
- Pilih salah
satu anggota untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok.
C. Aktivitas & Soal LKPD
1. Memahami (30 menit) – Diskusi Awal
Soal 1:
Sebutkan minimal 5 contoh sumber daya alam di Kota Malang yang perlu
dilestarikan. Jelaskan alasan pentingnya pelestarian setiap SDA tersebut.
Soal 2:
Amati lingkungan sekitar sekolah (taman, saluran air, halaman) dan rumah
kalian. Tuliskan 3 contoh perilaku masyarakat yang mendukung pelestarian SDA
dan 3 contoh perilaku yang merusaknya.
2. Mengaplikasi (60 menit) – Pemecahan Masalah
Soal 3 (Problem Solving):
Air PDAM di Malang sering mengalami gangguan suplai di musim kemarau. Buatlah 3
ide kreatif yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk menghemat dan
menjaga ketersediaan air.
Soal 4 (Studi Kasus):
Sebuah lahan kosong di dekat sekolah akan dijadikan tempat parkir. Bagaimana
cara kalian memberikan saran kepada warga agar lahan tersebut dimanfaatkan
untuk kepentingan pelestarian SDA? Tuliskan minimal 2 alternatif solusi
dan alasan logisnya.
Soal 5 (Kreativitas & Teknologi):
Buat rancangan poster atau infografis sederhana (boleh manual atau
digital) yang berisi ajakan melestarikan SDA di Malang dengan memanfaatkan
teknologi (contoh: sistem irigasi tetes, energi surya, atau bank sampah
digital).
3. Merefleksi (30 menit) – Kesadaran dan Sikap
Soal 6:
Tuliskan 3 kebiasaan pribadi kalian yang ingin diubah agar lebih ramah
lingkungan dan jelaskan langkah nyata untuk memulainya.
Soal 7:
Apa pesan yang ingin kalian sampaikan kepada teman-teman atau keluarga tentang
pentingnya pelestarian SDA setelah mengikuti pembelajaran ini?
D. Rubrik Penilaian
|
Aspek |
Skor 4 |
Skor 3 |
Skor 2 |
Skor 1 |
|
Pemahaman konsep |
Jawaban sangat tepat, lengkap, dan sesuai konteks
Malang |
Tepat, cukup lengkap, sebagian sesuai konteks |
Kurang tepat, kurang lengkap |
Tidak sesuai konsep |
|
Kreativitas |
Ide unik, inovatif, realistis diterapkan |
Ide kreatif namun kurang inovatif |
Ide umum, kurang menarik |
Tidak ada ide jelas |
|
Kerja sama |
Semua anggota berpartisipasi aktif |
Sebagian anggota aktif |
Hanya 1–2 anggota aktif |
Tidak ada kerja sama |
|
Komunikasi |
Presentasi jelas, logis, menarik |
Presentasi cukup jelas |
Presentasi kurang terstruktur |
Tidak mampu mempresentasikan |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar