PERENCANAAN KEGIATAN KOKURIKULER
INTEGRASI ANTAR BIDANG STUDI
SEKOLAH : SMPN 8
Malang
INTEGRASI MATA PELAJARAN : IPS, IPA, BAHASA
INDONESIA, PPKn
KELAS / SEMESTER / FASE : VII / 1 / D
ALOKASI WAKTU : 5 x 40 menit
TEMA
: “Jejak Langkah Hijauku: Harmoni Lingkungan, Budaya, dan Teknologi”
|
IDENTIFIKASI |
Peserta
Didik |
Tema
Kegiatan Kokurikuler: “Jejak Langkah Hijauku: Harmoni Lingkungan, Budaya, dan
Teknologi” A. Profil
Umum Sekolah dan Lingkungan SMPN 8
Malang berada di lingkungan kota yang dinamis, dikelilingi oleh masyarakat
dengan latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya yang beragam. Sekolah ini
memiliki kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan, budaya lokal, dan
pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari pembelajaran abad ke-21. B. Aspek
Kesiapan Peserta Didik
o
Siswa telah mendapatkan informasi dasar mengenai
lingkungan hidup, terutama dari pelajaran IPA, IPS, dan kegiatan sekolah
Adiwiyata. o
Pemahaman tentang kebudayaan lokal dan nasional
masih bersifat umum dan belum mendalam; siswa mengenal budaya Malang secara
terbatas. o
Penggunaan teknologi digital (gawai, aplikasi,
internet) sudah menjadi bagian dari kehidupan harian siswa, meskipun belum
selalu digunakan untuk keperluan edukatif.
o
Sebagian besar siswa menunjukkan minat tinggi
terhadap kegiatan yang bersifat eksploratif, kreatif, dan praktik langsung, seperti
menanam, membuat karya seni, atau proyek digital. o
Siswa cenderung tertarik pada isu yang aktual dan
relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti sampah plastik, kerusakan alam,
dan penggunaan media sosial. o
Mereka lebih terlibat jika kegiatan dikemas dengan
visual menarik, praktik langsung, atau tantangan yang melibatkan kompetisi
positif.
o
Peserta didik berasal dari keluarga dengan
keberagaman nilai budaya, termasuk budaya Jawa, Madura, Tionghoa, dan lainnya
yang memberi warna dalam dinamika kelas. o
Nilai-nilai budaya lokal belum banyak digali secara
mendalam dalam kegiatan sekolah, meskipun beberapa siswa aktif dalam kesenian
daerah seperti tari atau karawitan. o
Sebagian siswa hidup dalam keluarga yang belum
sepenuhnya menanamkan nilai cinta lingkungan atau budaya lokal secara
konsisten.
o
Siswa memerlukan pembelajaran yang menggabungkan
konteks nyata, seperti pengamatan lapangan atau proyek berbasis komunitas
sekolah dan rumah. o
Perlu strategi pembelajaran kolaboratif yang dapat
mendorong diskusi lintas sudut pandang budaya dan sosial. o
Memerlukan bimbingan untuk mengintegrasikan
penggunaan teknologi secara bijak dalam memahami dan memecahkan isu
lingkungan serta pelestarian budaya.
o
Siswa kelas VII sedang dalam proses transisi dari SD
ke SMP, sehingga masih beradaptasi secara emosional dan sosial. o
Sebagian siswa menunjukkan keingintahuan tinggi,
namun juga mudah bosan jika materi tidak kontekstual atau terlalu teoritis. o
Dukungan emosional dari guru sangat dibutuhkan untuk
menumbuhkan kepercayaan diri dan keberanian berpendapat dalam kegiatan
proyek.
o
SMPN 8 Malang memiliki fasilitas yang cukup untuk
mendukung kegiatan tematik, seperti kebun sekolah, laboratorium IPA, ruang
komputer, dan area terbuka hijau. o
Sekolah sudah memiliki pengalaman dalam menjalankan
program Adiwiyata dan kegiatan berbasis proyek, yang menjadi modal kuat untuk
keberhasilan tema ini. o
Komunitas sekolah (guru, orang tua, komite sekolah)
mendukung pembelajaran berbasis lingkungan, budaya, dan teknologi secara
terpadu. Simpulan Peserta
didik kelas VII SMPN 8 Malang siap mengikuti kegiatan kokurikuler bertema
“Jejak Langkah Hijauku”. Kegiatan ini akan lebih bermakna jika dirancang
secara kontekstual, menyentuh pengalaman siswa, memadukan eksplorasi
lingkungan, pelestarian budaya, dan penggunaan teknologi secara kreatif.
Pembelajaran hendaknya dilakukan secara kolaboratif, reflektif, dan
menyenangkan agar siswa mampu menemukan peran mereka dalam menciptakan
harmoni antara lingkungan, budaya, dan kemajuan zaman. |
||
|
Materi
Pelajaran |
Materi: Jejak Langkah
Hijauku – Harmoni Lingkungan, Budaya, dan Teknologi Pengetahuan FAKTUAL
Kaitannya dengan kehidupan
sehari-hari: Pengetahuan KONSEPTUAL
Kaitannya dengan kehidupan
sehari-hari: Pengetahuan PROSEDURAL
Kaitannya dengan kehidupan
sehari-hari: Pengetahuan METAKOGNITIF
Kaitannya dengan kehidupan
sehari-hari: |
|||
|
Dimensi
Profil Lulusan (DPL) |
Pilihlah
dimensi profil lulusan yang akan dicapai dalam pembelajaran |
|||
|
|
|
|||
|
DESAIN PEMBELAJARAN |
Lintas
Disiplin Ilmu |
Ilmu
Pengetahuan Alam (IPA)
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Seni Budaya
Informatika/TIK
Matematika
Bahasa Indonesia & Bahasa Inggris
PPKn
|
||
|
Tujuan
Pembelajaran |
|
|||
|
Topik
Pembelajaran |
Topik Pembelajaran Kelas VII
– Terintegrasi Tema Jejak Langkah Hijauku:
|
|||
|
Praktik
Pedagogis |
Model: Project-Based Learning (PjBL) Penjelasan Singkat: Strategi: Discovery Learning + Kolaboratif Penjelasan Singkat: Metode: Diskusi Kelompok, Studi Kasus, dan
Presentasi Proyek Penjelasan Singkat:
|
|||
|
Kemitraan
Pembelajaran |
Mitra Kerja Sama dan Peranannya
|
|||
|
Lingkungan
Pembelajaran |
Lingkungan Belajar untuk
Tema Kokurikuler 1. Ruang Fisik
2. Budaya Belajar
|
|||
|
Pemanfaatan
Digital |
Ruang Virtual
|
|||
|
PENGALAMAN BELAJAR |
AWAL (tuliskan
prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna,
menggembirakan) |
|||
|
Kegiatan Pembuka Pembelajaran 1. Orientasi yang Bermakna (3 menit) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara
kontekstual: “Hari ini kita akan menelusuri jejak langkah kita
sebagai generasi muda dalam menjaga lingkungan, melestarikan budaya, dan
memanfaatkan teknologi secara bijak. Kalian akan belajar bagaimana semua itu
saling terhubung dan bisa dimulai dari hal kecil di sekitar kita.” 2. Apersepsi Kontekstual (5 menit) Guru menayangkan video pendek berdurasi 1 menit
tentang:
Setelah menonton, guru mengajukan pertanyaan
reflektif: “Pernahkah kalian melihat atau bahkan ikut menjaga
lingkungan dan budaya di sekitar rumah atau sekolah kalian? Coba ceritakan!” 3. Motivasi yang Menggembirakan (5 menit) Guru menyampaikan tantangan eksploratif: “Hari ini kalian akan menjadi Tim Jejak Hijau!
Kalian akan meneliti, mendiskusikan, dan membuat gagasan untuk menjadikan
sekolah kita sebagai contoh harmoni antara lingkungan, budaya, dan teknologi.
Siap menerima tantangan ini?” Lalu, guru memberikan pin atau stiker kecil
simbol Jejak Hijau untuk membangun antusiasme siswa. Pembuka ini dirancang untuk:
|
||||
|
INTI |
||||
|
Pada tahap
ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi,
dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna,
menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pengalaman belajar tidak
harus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan. |
||||
|
Memahami (Bermakna,
Berkesadaran) |
||||
|
Tahap 1:
Memahami (35 Menit) Tujuan: Siswa
memahami keterkaitan antara lingkungan, budaya, dan teknologi dalam kehidupan
nyata. Aktivitas:
“Apa yang
kamu syukuri hari ini dari lingkungan atau budaya di sekitarmu?”
Output:
Tuliskan dalam peta pikiran mini dan tempel di papan ide kelas. |
||||
|
Mengaplikasi
(Menggembirakan) |
||||
|
Tujuan: Siswa mengembangkan solusi kreatif dan
menerapkannya dalam konteks nyata. Aktivitas:
Guru
berperan sebagai fasilitator dan mentor.
|
||||
|
Merefleksi (Berkesadaran) |
||||
|
Tahap 3: Merefleksi (40
Menit) Tujuan: Siswa
mengevaluasi pengalaman belajar, mengaitkannya dengan kehidupan, dan
merancang perbaikan diri. Aktivitas:
“Setiap langkah kecilmu hari ini adalah jejak hijau
bagi masa depan. Terima kasih telah menjadi bagian dari harmoni ini.”
“Aksiku untuk Jejak Langkah Hijauku” |
||||
|
PENUTUP (berkesadaran,
bermakna) 5
menit |
||||
|
1. Refleksi Materi (3–4
menit) Guru memandu siswa untuk merefleksikan kembali apa
yang telah mereka pelajari hari ini melalui pertanyaan terbuka:
Siswa menjawab secara lisan atau menuliskan 1–2
kalimat di sticky notes atau lembar refleksi cepat. 2. Refleksi Akhir
Pembelajaran (3–4 menit) Siswa diajak melakukan refleksi emosional dan nilai
dengan pertanyaan:
Guru bisa menggunakan metode refleksi visual seperti
emoji board (😊😐😟), untuk
ekspresi cepat. 3. Motivasi Penutup (2–3
menit) Guru menyampaikan penguatan nilai dan harapan: “Hari ini kalian telah membuktikan bahwa anak-anak
muda bisa berpikir kritis, kreatif, dan penuh semangat menjaga bumi. 4. Tugas Pertemuan
Berikutnya (3–4 menit) Guru memberikan tugas lanjut yang mendorong
eksplorasi dan aksi nyata: Tugas: "Proyek Aksi
Hijau Pribadiku" Pilih salah satu aksi nyata yang bisa kamu lakukan
di rumah/sekolah untuk menjaga lingkungan atau budaya lokal. Contoh aksi:
|
||||
|
ASESMEN PEMBELAJARAN |
Asesmen awal |
|
||
|
Tujuan Asesmen Awal
Jenis Instrumen
Instrumen Asesmen (5 Butir
Pertanyaan/Pernyataan)
|
||||
|
Asesmen proses Pembelajaran |
Tujuan Asesmen Formatif
Jenis dan Bentuk Instrumen
Contoh Bentuk Asesmen
Formatif Sederhana: 1. Lembar Observasi
Kolaboratif Digunakan guru saat siswa
diskusi kelompok. Contoh indikator:
2. Mini Kuis Refleksi Tengah
Pembelajaran Contoh soal:
3. Exit Ticket (di akhir
sesi) Tulis di secarik kertas atau
papan tulis digital:
4. Rubrik Proyek Mini (Unjuk
Kerja) Misal: siswa membuat poster
digital “Langkah Hijau Sekolahku”
5. Jurnal Belajar (Setiap
Akhir Pertemuan) Siswa menuliskan:
|
|||
|
Asesmen akhir pembelajaran |
Tujuan Asesmen Sumatif
Jenis dan Bentuk Instrumen Asesmen Jenis:
Bentuk Instrumen:
Rubrik Penilaian Proyek mencakup:
Catatan Penting:
|
|||
|
Asesmen
dalam pembelajaran mendalam disesuaikan dengan assessment as learning,
assessment for learning, dan assessment of learning. Tentukan metode atau
cara yang digunakan secara komprehensif untuk mengukur pencapaian kompetensi
peserta didik. Contoh: Tes tertulis, Tes lisan, Penilaian Kinerja, Penilaian
Proyek, Penilaian Produk, Observasi, Portofolio, Peer Assessment, Self
Assessment, penilaian berbasis kelas, dan sebagainya. |
||||
|
Mengetahui, Kepala SMP Negeri 8
Malang
Sri
Nuryani M.Pd. NIP. 19661116
199003 2 009 |
|
Malang, 14
April 2025 Guru Mata Pelajaran Drs
Sumarno. NIP. 1966308
200501 1 006 |
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Mata Pelajaran : Projek Kokurikuler integrasi bidang studi
Kelas : VII
Satuan Pendidikan : SMPN 8
Malang
Waktu : 135
Menit
Tema : Jejak
Langkah Hijauku: Harmoni Lingkungan, Budaya, dan Teknologi
Metode :
Kolaboratif, Diskusi Kelompok, Refleksi, Presentasi
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta didik
diharapkan mampu:
- Mengidentifikasi
hubungan antara lingkungan, budaya, dan teknologi secara kritis.
- Menemukan
permasalahan lingkungan lokal di sekitar sekolah/malangan.
- Merancang
solusi kreatif berbasis teknologi dan budaya lokal secara kolaboratif.
- Merefleksikan
nilai-nilai keberlanjutan dan kontribusi pribadi terhadap lingkungan.
B. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Tahap 1: Memahami (30 Menit)
Tujuan: Membangun kesadaran dan pemahaman awal
Instruksi:
- Bacalah
kutipan berikut:
"Jika ingin mengenal budaya suatu bangsa,
lihatlah cara mereka memperlakukan alam."
- Tonton bersama
video pendek (5 menit): “Lingkungan, Budaya, dan Teknologi di Kota
Malang.”
- Lalu jawablah
pertanyaan reflektif individu di bawah ini:
Refleksi Individu Awal:
- Apa hubungan
antara budaya dan lingkungan menurutmu?
- Teknologi
seperti apa yang sering kamu lihat membantu mengatasi masalah lingkungan?
- Menurutmu,
apakah budaya lokal masih cukup kuat dalam menjaga alam di kotamu?
Tahap 2: Mengaplikasi – Diskusi Kelompok & Proyek
Mini (60 Menit)
Tujuan: Melatih keterampilan kolaborasi, berpikir
kritis, dan solusi kreatif
Instruksi:
- Bentuk
kelompok berisi 4–5 siswa.
- Pilih satu isu
lingkungan lokal di sekitar SMPN 8 Malang (contoh: sampah di drainase
sekolah, penggunaan plastik di kantin, rusaknya ruang hijau, dll).
- Gunakan Tabel
Analisis Masalah berikut:
|
Aspek |
Uraian |
|
Permasalahan yang dipilih |
........................................................................................................... ……………………………………………………………………… ……………………………………………………………………... |
|
Dampak terhadap masyarakat |
........................................................................................................... ……………………………………………………………………… ……………………………………………………………………... |
|
Nilai budaya lokal yang berkaitan |
........................................................................................................... ……………………………………………………………………… ……………………………………………………………………... |
|
Solusi berbasis teknologi |
........................................................................................................... ……………………………………………………………………… ……………………………………………………………………... |
|
Rencana Aksi Kelompok |
........................................................................................................... ……………………………………………………………………… ……………………………………………………………………... |
- Susunlah
solusi tersebut menjadi produk kampanye lingkungan dalam bentuk:
- Poster
Digital / Poster Manual
- Infografis
“Langkah Hijauku”
- Video pendek
(maks 2 menit)
Gunakan kreativitas kelompokmu, berpikir inovatif, dan
sampaikan pesan yang kuat!
Tahap 3: Merefleksi – Refleksi Diri dan Presentasi (30
Menit)
Presentasi Karya:
Tiap kelompok mempresentasikan hasil proyek mereka selama 3–5 menit.
Refleksi Individu:
- Apa pelajaran
paling bermakna yang kamu dapatkan hari ini?
- Apa kontribusi
kecil yang bisa kamu lakukan mulai besok demi lingkungan dan budaya lokal?
- Bagaimana
peran teknologi yang kamu usulkan bisa diterapkan dengan nyata?
C. TUGAS LANJUTAN (Take Home)
“Langkah Hijau Pribadiku”
Tuliskan dalam bentuk jurnal pribadi:
- Satu masalah
lingkungan kecil di rumah/lingkungan tempat tinggalmu
- Solusi
sederhana berbasis budaya keluarga dan teknologi
- Tindakan nyata
yang kamu lakukan selama 3 hari ke depan
Boleh disertai foto/karya visual pendukung. Kumpulkan
minggu depan.
D. PENILAIAN
✔ Asesmen Formatif: Selama Proses
|
Aspek |
Kriteria Penilaian |
Skor |
|
Keaktifan dalam diskusi |
Mengemukakan ide, mendengarkan, menyanggah,
membangun |
20 |
|
Kolaborasi & Tanggung jawab |
Terlibat aktif dan adil dalam tugas kelompok |
20 |
|
Kreativitas Proyek |
Inovatif, estetika, dan sesuai konteks lokal |
20 |
|
Komunikasi & Presentasi |
Jelas, terstruktur, dan memikat |
20 |
|
Refleksi & Keterhubungan |
Mampu menghubungkan materi dengan kehidupan nyata |
20 |
Total Skor Maksimal: 100
E. CATATAN
UNTUK GURU
- Materi ini
bisa dikembangkan menjadi bagian dari kegiatan Proyek P5 dengan
tema “Gaya Hidup Berkelanjutan”.
- Dokumentasikan
kegiatan untuk portofolio siswa.
- Ajak
kolaborasi dengan OSIS, komunitas lingkungan sekolah, atau warga sekolah
lain untuk mendukung penerapan hasil proyek nyata.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 2
Tema : Jejak Langkah Hijauku: Harmoni Lingkungan, Budaya,
dan Teknologi
Kelas : VII
Waktu : 5 x
40 menit (5 JP)
Mata Pelajaran Terkait: IPS, PPKn, IPA, Informatika, Bahasa Indonesia
Model Pembelajaran : Berbasis
Proyek & Kolaboratif
TUJUAN KEGIATAN
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan:
- Mengenali
permasalahan lingkungan dan budaya di sekitar mereka.
- Menganalisis
dampak penggunaan teknologi terhadap lingkungan.
- Menghasilkan
solusi atau ide kreatif dalam bentuk kampanye atau produk sederhana.
- Merefleksikan
peran dirinya dalam menjaga harmoni lingkungan, budaya, dan teknologi.
PETUNJUK UMUM
- LKPD ini
terdiri dari 3 bagian utama:
- Diskusi
kelompok
- Proyek
kelompok
- Latihan
individu
- Gunakan
kreativitas, kejujuran, dan kekompakan tim!
- Kerjakan
dengan serius dan reflektif.
BAGIAN A – DISKUSI KELOMPOK: “JEJAK LINGKUNGANKU”
Instruksi:
Bersama kelompokmu (4-5 orang), lakukan diskusi dan tulis hasilnya pada tabel
berikut. Gunakan data observasi atau pengetahuan lokal di lingkungan SMPN 8
Malang atau sekitarnya.
|
Pertanyaan Pemantik |
Hasil Diskusi |
|
1. Masalah lingkungan apa yang sering kalian lihat
di sekolah atau sekitar rumah? |
… |
|
2. Adakah budaya atau kebiasaan lokal yang mendukung
pelestarian lingkungan? |
… |
|
3. Teknologi apa saja yang digunakan di sekolah?
Apakah ramah lingkungan? |
… |
|
4. Bagaimana cara kalian menyatukan budaya,
lingkungan, dan teknologi secara positif? |
… |
Tugas tambahan:
Ambil 1 foto atau gambar dari lingkungan sekolah yang menggambarkan isu atau
potensi tersebut, dan lampirkan atau tampilkan saat presentasi.
BAGIAN B – PROYEK KELOMPOK: “KAMPANYE HIJAUKU”
Instruksi Proyek:
Buatlah kampanye aksi perubahan kecil yang mengintegrasikan lingkungan,
budaya, dan teknologi.
· Bentuk proyek boleh berupa:
· Poster digital/manual
· Video pendek (maks 2 menit)
· Infografis kreatif
· Slogan/puisi kampanye hijau
Kerangka isi kampanye:
- Nama Kampanye
- Masalah yang Diangkat
- Solusi / Aksi
- Nilai Budaya
yang Diangkat
- Teknologi yang
Digunakan (jika ada)
- Ajakan/Call to
Action
Petunjuk:
- Gunakan alat
digital (Canva, CapCut, PowerPoint, atau kertas manual).
- Sertakan 1
kutipan atau nilai budaya lokal (contoh: "Nandur iku nguri-uri
urip").
- Sajikan kepada
kelas dalam sesi presentasi.
BAGIAN C – LATIHAN INDIVIDU: “REFLEKSI DIRI HIJAU”
Jawablah pertanyaan berikut secara jujur dan
reflektif.
- Masalah
lingkungan apa yang paling kamu rasakan di sekitar tempat tinggalmu?
Jawaban: … - Apa saja
kebiasaan baik yang kamu lakukan untuk menjaga lingkungan?
Jawaban: … - Apa teknologi
sederhana yang bisa kamu gunakan untuk membantu menjaga lingkungan
(contoh: aplikasi bank sampah, komposter, sensor air otomatis, dll)?
Jawaban: … - Jika kamu
menjadi pemimpin sekolah, satu kebijakan ramah lingkungan apa yang akan
kamu terapkan?
Jawaban: … - Tuliskan satu
pesan atau komitmenmu untuk masa depan bumi:
Jawaban: “Saya berkomitmen untuk …………………….”
PENILAIAN
|
Aspek |
Indikator |
Skor |
|
Diskusi Kelompok |
Aktif, menghargai pendapat, relevan |
20 |
|
Proyek Kampanye |
Kreativitas, pesan, visual, budaya |
30 |
|
Presentasi Proyek |
Jelas, komunikatif, inspiratif |
20 |
|
Latihan Individu (Refleksi) |
Jujur, mendalam, menunjukkan pemahaman |
20 |
|
Sikap |
Kolaboratif, tanggung jawab |
10 |
|
Total Skor Maksimal |
100 |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar