Senin, 12 Januari 2026

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM IPS KELAS 8 Terintegrasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Kegiatan Ekonomi melalui Lembaga Keuangan

 

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

Terintegrasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

 

 

SEKOLAH                                                : SMPN 8 Malang

NAMA GURU                                          : Drs. Sumarno

MATA PELAJARAN                                 : IPS

KELAS / SEMESTER / FASE                 : VIII / 2 / D

ALOKASI WAKTU                                   : 2 X (3 x 45) menit

MATERI                                                    : Kegiatan Ekonomi melalui Lembaga Keuangan Terintegrasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IDENTIFIKASI

 

 

 

 

 

 

 

 

Peserta Didik

Peserta Didik

1. Kemampuan Awal

  • Sebagian besar peserta didik telah menggunakan lembaga keuangan (bank, koperasi sekolah, e-wallet).
  • Peserta didik mengenal kegiatan ekonomi (menabung, membeli kebutuhan, transaksi digital).
  • Pemahaman hubungan lembaga keuangan dengan kesehatan, kebersihan, dan kesejahteraan hidup (PHBS) masih terbatas.
  • Peserta didik belum menyadari bahwa pengelolaan keuangan berpengaruh terhadap pola hidup sehat.

2. Karakteristik Peserta Didik

  • Latar belakang sosial ekonomi keluarga beragam.
  • Hidup di era ekonomi digital dan transaksi non-tunai.
  • Menyukai pembelajaran kontekstual, visual, dan berbasis masalah nyata.
  • Mulai membangun kesadaran hidup bersih dan sehat di sekolah dan rumah.

3. Kebutuhan Khusus

  • 1–2 peserta didik ABK ringan membutuhkan pendampingan membaca dan memahami istilah ekonomi.
  • Peserta didik dengan literasi rendah memerlukan contoh konkret, gambar, dan simulasi.

4. Strategi Diferensiasi

  • Diferensiasi konten melalui visual, video, dan contoh nyata.
  • Diferensiasi proses melalui diskusi kelompok heterogen.
  • Diferensiasi produk melalui pilihan proyek (poster, video, drama, infografis).
  • Pendampingan khusus bagi siswa yang membutuhkan.

 

Materi Pelajaran

1. Pengetahuan Faktual

  • Pengertian kegiatan ekonomi.
  • Fungsi lembaga keuangan (menghimpun, menyalurkan, layanan).
  • Contoh lembaga keuangan (bank, koperasi, fintech).
  • Pengertian Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

2. Pengetahuan Konseptual

  • Hubungan lembaga keuangan dengan kegiatan ekonomi masyarakat.
  • Keterkaitan pengelolaan keuangan dengan pemenuhan kebutuhan hidup sehat.
  • Peran lembaga keuangan dalam mendukung ekonomi sehat dan berkelanjutan.

3. Pengetahuan Prosedural

  • Cara menganalisis peran lembaga keuangan dalam kegiatan ekonomi masyarakat.
  • Cara menyusun kampanye literasi keuangan dan PHBS.
  • Langkah merancang pesan hidup sehat berbasis ekonomi bijak.

4. Pengetahuan Metakognitif

  • Kesadaran bahwa pengelolaan uang berpengaruh pada kualitas hidup dan kesehatan.
  • Refleksi sikap konsumtif vs hidup sehat dan hemat.

 

Dimensi Profil Lulusan (DPL)

Pilihlah dimensi profil lulusan yang akan dicapai dalam pembelajaran

 

            DPL 1 

Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa                     

            DPL 2

Kewargaan                      

            DPL 3

Penalaran Kritis

            DPL 4

Kreativitas

 

            DPL 5

Kolaborasi

            DPL 6

Kemandirian

            DPL 7

Kesehatan

            DPL 8

            Komunikasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Capaian Pembelajaran

Mengidentifikasi upaya masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya melalui kegiatan ekonomi, harga, pasar, Lembaga keuangan, perdagangan internasional; menelaah peran masyarakat dan negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di era digital, serta potensi Indonesia menjadi negara maju

Lintas Disiplin Ilmu

1.      PKn – Tanggung jawab ekonomi dan kesehatan warga negara

2.      Bahasa Indonesia – Poster dan presentasi kampanye

3.      Informatika – Infografis digital PHBS & keuangan

4.      BK – Refleksi gaya hidup sehat dan pengelolaan uang

5.      IPA – Konsep kesehatan dan kebersihan lingkungan

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan kegiatan ekonomi melalui lembaga keuangan.
  2. Menganalisis peran lembaga keuangan dalam mendukung kesejahteraan dan kesehatan.
  3. Mengaitkan pengelolaan keuangan dengan PHBS.
  4. Menyusun kampanye literasi keuangan dan hidup sehat.
  5. Menunjukkan sikap bijak, bersih, sehat, dan bertanggung jawab.

 

Topik Pembelajaran

“Kegiatan Ekonomi Sehat melalui Lembaga Keuangan”

Praktik Pedagogis

PRAKTIK PEDAGOGIS

A. Pendekatan Pembelajaran

Student-Centered Learning (SCL) berbasis Deep Learning

Pendekatan ini menempatkan peserta didik sebagai subjek utama pembelajaran dengan guru sebagai fasilitator dan pembimbing reflektif. Pembelajaran menekankan keterlibatan aktif peserta didik dalam memahami konsep, mengaplikasikan pengetahuan, dan merefleksikan pengalaman belajar secara sadar, bermakna, dan menyenangkan.

Penekanan Pendekatan:

  • Pembelajaran Kontekstual
    Materi dikaitkan dengan kehidupan nyata peserta didik (menabung, koperasi sekolah, transaksi digital, UMKM sekitar, pemenuhan kebutuhan hidup sehat).
  • Kesadaran Ekonomi & Kesehatan
    Peserta didik memahami keterkaitan pengelolaan keuangan dengan kesejahteraan dan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
  • Refleksi Sikap Hidup Sehat & Bijak Finansial
    Peserta didik dilatih mengevaluasi perilaku ekonomi dan kebiasaan hidupnya.
  • Keterlibatan Aktif dan Menyenangkan
    Pembelajaran dilaksanakan melalui diskusi, proyek kreatif, presentasi, dan refleksi terbuka.

 

B. Model Pembelajaran

Model

Implementasi dalam Pembelajaran

Problem Based Learning (PBL)

Peserta didik menganalisis permasalahan ekonomi masyarakat terkait peran lembaga keuangan dalam meningkatkan kesejahteraan dan mendukung hidup sehat.

Project Based Learning (PjBL)

Peserta didik merancang dan menghasilkan proyek kampanye literasi keuangan dan PHBS dalam bentuk poster, infografis, video, atau drama mini.

Experiential Learning

Peserta didik belajar dari pengalaman nyata melalui studi kasus koperasi sekolah, UMKM sekitar, dan praktik transaksi ekonomi digital.

Kemitraan Pembelajaran

1. Orang Tua/Wali

  • Edukasi pengelolaan uang & PHBS keluarga
  • Contoh hidup sehat dan hemat
  • Diskusi kebiasaan belanja sehat

2. Komite Sekolah

  • Dukungan kegiatan literasi keuangan & PHBS
  • Fasilitasi pameran karya siswa

3. DUDIKA

  • UMKM sehat
  • Studi kasus QRIS & usaha bersih

4. Siswa Sebaya

  • Duta Literasi Keuangan & PHBS
  • Kampanye sekolah sehat

 

Lingkungan Pembelajaran

1. Lingkungan Fisik

  1. Ruang Kelas Kolaboratif
    • Meja fleksibel untuk diskusi dan kerja kelompok.
    • Papan ide untuk peta konsep fungsi & peran lembaga keuangan.
  2. Koperasi Sekolah
    • Laboratorium nyata memahami fungsi koperasi.
    • Simulasi pencatatan keuangan sederhana.
  3. Sudut Literasi Keuangan
    • Brosur bank dan koperasi.
    • Poster literasi keuangan.
    • Contoh buku tabungan.
  4. Aula / Selasar Sekolah
    • Pameran hasil proyek siswa.
    • Gallery walk kampanye literasi keuangan.

 

2. Lingkungan Sosial & Budaya Belajar

  • Budaya reflektif dan kritis.
  • Budaya kolaboratif dan inklusif.
  • Budaya bertanggung jawab dalam aktivitas ekonomi.
  • Budaya anti-konsumtif dan anti-perilaku boros.

 

Pemanfaatan Digital

Platform & Fungsinya

  1. Google Classroom / Microsoft Teams
    • Materi ajar
    • LKPD digital
    • Pengumpulan tugas
    • Refleksi individu
  2. Padlet / Jamboard
    • Peta konsep fungsi & peran lembaga keuangan.
    • Diskusi ide kampanye.
  3. Canva
    • Poster dan infografis literasi keuangan.
  4. CapCut / YouTube (terkendali)
    • Video kampanye edukatif.
  5. Google Form
    • Asesmen awal
    • Asesmen akhir
    • Refleksi siswa
  6. Website Resmi OJK & BI
    • Materi literasi keuangan aman dan terpercaya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGALAMAN BELAJAR

AWAL (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

1. Tahap Awal (Orientasi & Apersepsi) – ±15 Menit

A. Orientasi Pembelajaran (±5 Menit)

  1. Guru memberi salam, memimpin doa, dan melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.
  2. Guru menciptakan suasana kelas yang kondusif, aman, dan menyenangkan dengan komunikasi positif.
  3. Guru menyampaikan konteks pembelajaran hari ini dengan mengaitkan isu kehidupan nyata, misalnya:
    • kebutuhan makan sehat,
    • biaya pendidikan,
    • biaya kebersihan dan kesehatan keluarga.
  4. Guru menyampaikan gambaran umum materi pembelajaran tentang kegiatan ekonomi melalui lembaga keuangan dan kaitannya dengan kesejahteraan serta pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
  5. Guru menumbuhkan motivasi belajar dengan menjelaskan pentingnya materi bagi kehidupan peserta didik saat ini dan masa depan.

 

B. Apersepsi dan Aktivasi Pengetahuan Awal

  1. Guru mengajukan pertanyaan pemantik bertahap untuk menggali pengalaman peserta didik:
    • “Dari mana uang yang digunakan keluarga kalian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari?”
    • “Apakah keluarga kalian pernah menabung di bank atau koperasi?”
    • “Siapa yang pernah menggunakan e-wallet atau pembayaran digital?”
  2. Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan konsep kegiatan ekonomi dan lembaga keuangan.
  3. Guru mengajak peserta didik menceritakan contoh nyata:
    • menabung untuk membeli kebutuhan sekolah,
    • membayar layanan kesehatan,
    • membeli makanan sehat.
  4. Guru menuliskan kata kunci dari jawaban peserta didik di papan tulis (misalnya: menabung, bank, koperasi, sehat, kebutuhan hidup).
  5. Guru memberikan penguatan awal bahwa pengelolaan keuangan yang baik membantu keluarga hidup lebih sehat dan sejahtera.

 

C. Pengkondisian Fokus dan Tujuan Pembelajaran (±3 Menit)

  1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara jelas dan komunikatif, meliputi:
    • memahami fungsi dan peran lembaga keuangan,
    • menganalisis perannya dalam kesejahteraan dan kesehatan masyarakat,
    • mengembangkan sikap bijak dalam mengelola keuangan.
  2. Guru menjelaskan manfaat pembelajaran bagi peserta didik, antara lain:
    • mampu mengelola uang saku dengan bijak,
    • memahami pentingnya menabung,
    • mendukung pola hidup bersih dan sehat.
  3. Guru menyampaikan garis besar aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan:
    • diskusi kasus nyata,
    • proyek kampanye literasi keuangan dan PHBS,
    • refleksi sikap dan pengalaman belajar.

 

D. Penumbuhan Kesadaran dan Kesiapan Belajar

  1. Guru mengajak peserta didik merefleksikan secara singkat:
    • “Apakah selama ini kita sudah menggunakan uang secara bijak?”
    • “Apakah pengeluaran kita sudah mendukung hidup sehat?”
  2. Guru menekankan bahwa pembelajaran hari ini tidak hanya untuk memahami materi, tetapi juga untuk membentuk sikap hidup bertanggung jawab, sehat, dan berkelanjutan.
  3. Guru memastikan seluruh peserta didik siap mengikuti pembelajaran dan mengarahkan mereka ke kegiatan inti.

 

INTI

Pada tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pengalaman belajar tidak harus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan.

 

Memahami (Bermakna, Berkesadaran) 40 menit

A. MEMAHAMI (±40 Menit)

(Bermakna & Berkesadaran)

1. Eksplorasi Konsep Terbimbing (±15 Menit)

  1. Guru menampilkan media visual (gambar/video singkat) tentang:
    • aktivitas masyarakat di bank, koperasi, dan layanan keuangan digital,
    • contoh pemenuhan kebutuhan hidup sehat (makanan bergizi, sanitasi, pendidikan, kesehatan).
  2. Guru mengajukan pertanyaan pemantik lanjutan:
    • “Mengapa masyarakat membutuhkan lembaga keuangan?”
    • “Apa yang terjadi jika masyarakat tidak memiliki akses ke lembaga keuangan?”
  3. Peserta didik diminta mengamati dan mencatat informasi penting.
  4. Guru menjelaskan secara bertahap fungsi lembaga keuangan, meliputi:
    • menghimpun dana dari masyarakat,
    • menyalurkan dana dalam bentuk kredit atau pembiayaan,
    • memberikan layanan keuangan (tabungan, pembayaran digital, asuransi).
  5. Guru mengaitkan fungsi tersebut dengan kehidupan sehari-hari peserta didik dan keluarga.

 

2. Pemahaman Konseptual Terstruktur (±10 Menit)

  1. Guru menjelaskan peran lembaga keuangan, antara lain:
    • meningkatkan kesejahteraan masyarakat,
    • mendukung UMKM dan ekonomi lokal,
    • mendorong pertumbuhan ekonomi digital,
    • membantu pemenuhan kebutuhan hidup bersih dan sehat.
  2. Peserta didik mencatat poin penting dalam lembar kerja.
  3. Guru menekankan keterkaitan antara:
    • pengelolaan keuangan yang baik,
    • pemenuhan kebutuhan hidup sehat,
    • kesejahteraan jangka panjang.

 

3. Diskusi Kelompok Terstruktur (±10 Menit)

  1. Peserta didik dibagi ke dalam kelompok heterogen.
  2. Setiap kelompok memperoleh studi kasus berbeda, misalnya:
    • petani yang membutuhkan modal,
    • pedagang kecil,
    • pelajar yang menabung,
    • UMKM yang menggunakan pembayaran digital.
  3. Setiap kelompok mendiskusikan:
    • peran lembaga keuangan dalam kasus tersebut,
    • manfaatnya bagi kesejahteraan dan kesehatan,
    • risiko jika tidak mengelola keuangan dengan baik.
  4. Perwakilan kelompok menyampaikan hasil diskusi secara singkat.

 

4. Penguatan dan Klarifikasi Guru (±5 Menit)

  1. Guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan miskonsepsi.
  2. Guru menegaskan nilai-nilai karakter:
    • tanggung jawab,
    • keadilan ekonomi,
    • kehati-hatian finansial,
    • kepedulian terhadap kesehatan.
  3. Guru menyimpulkan hasil tahap memahami sebagai bekal tahap aplikasi.

 

Mengaplikasi (Menggembirakan) 35 menit

(Menggembirakan & Aplikatif)

1. Pengenalan Proyek Mini (±5 Menit)

  1. Guru menjelaskan Proyek Mini Kelompok:
    “Kampanye Literasi Keuangan dan Hidup Sehat”.
  2. Guru menyampaikan tujuan proyek:
    • menerapkan pemahaman tentang lembaga keuangan,
    • menumbuhkan kesadaran hidup sehat dan bijak finansial.
  3. Guru menjelaskan kriteria keberhasilan proyek.

 

2. Perencanaan Proyek Kelompok (±10 Menit)

  1. Peserta didik menentukan:
    • sasaran kampanye (pelajar, keluarga, masyarakat),
    • pesan utama kampanye,
    • media yang digunakan.
  2. Guru membimbing kelompok yang mengalami kesulitan.
  3. Peserta didik menyusun konsep produk kampanye.

 

3. Pembuatan Produk Kampanye (±15 Menit)

  1. Peserta didik bekerja sama menghasilkan produk berupa:
    • poster edukatif,
    • infografis,
    • video singkat,
    • drama mini.
  2. Guru memantau, memberi umpan balik, dan mendorong kreativitas.
  3. Peserta didik memastikan pesan kampanye mudah dipahami dan menarik.

 

4. Presentasi dan Umpan Balik (±5 Menit)

  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil karyanya.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan secara santun.
  3. Guru memberikan apresiasi dan penguatan.

 

Merefleksi (Berkesadaran)

(Berkesadaran & Reflektif)

1. Refleksi Individu Tertulis (±15 Menit)

Peserta didik menjawab pertanyaan reflektif:

  1. Apa peran lembaga keuangan dalam kehidupan saya dan keluarga?
  2. Sikap finansial apa yang perlu saya perbaiki?
  3. Bagaimana pengelolaan uang dapat mendukung hidup bersih dan sehat?
  4. Nilai apa yang saya pelajari dari pembelajaran hari ini?

 

2. Refleksi Kelas dan Penguatan Karakter (±10 Menit)

  1. Guru mengajak peserta didik berbagi hasil refleksi secara sukarela.
  2. Diskusi kelas difokuskan pada perubahan sikap dan kesadaran.
  3. Guru menegaskan kembali nilai:
    • hidup hemat dan sehat,
    • tanggung jawab ekonomi,
    • kepedulian sosial.
  4. Guru mengaitkan refleksi dengan kehidupan nyata peserta didik.

 

Hasil yang Diharapkan dari Kegiatan Inti

  • Peserta didik memahami konsep lembaga keuangan secara mendalam.
  • Peserta didik mampu menerapkan pengetahuan dalam konteks nyata.
  • Peserta didik memiliki kesadaran finansial dan hidup sehat.
  • Terbentuk sikap kritis, kreatif, kolaboratif, dan bertanggung jawab.

 

PENUTUP (berkesadaran, bermakna) 5 menit

1. Refleksi Materi (±5 Menit)

(Bermakna)

  1. Guru mengajak peserta didik mengulas kembali materi utama melalui tanya jawab terbimbing:
    • “Apa fungsi utama lembaga keuangan dalam kehidupan masyarakat?”
    • “Bagaimana peran lembaga keuangan dalam meningkatkan kesejahteraan dan hidup sehat?”
  2. Peserta didik menyampaikan poin-poin penting yang telah dipelajari, antara lain:
    • fungsi menghimpun dan menyalurkan dana,
    • peran lembaga keuangan bagi pelajar, keluarga, dan masyarakat,
    • hubungan antara pengelolaan keuangan dengan kesehatan dan kesejahteraan.
  3. Guru menuliskan kesimpulan inti di papan tulis sebagai penguatan konsep.

 

2. Refleksi Sikap dan Nilai Karakter (±4 Menit)

(Berkesadaran)

  1. Guru mengarahkan peserta didik untuk merefleksikan sikap pribadi melalui pertanyaan:
    • “Sikap apa yang perlu kalian ubah dalam mengelola uang?”
    • “Bagaimana cara kalian bersikap bijak terhadap penggunaan uang digital?”
  2. Peserta didik menyampaikan refleksi secara lisan atau tertulis singkat.
  3. Guru menegaskan nilai karakter yang dikembangkan dalam pembelajaran:
    • tanggung jawab finansial,
    • kejujuran dan kehati-hatian,
    • hidup hemat dan tidak konsumtif,
    • kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan.

 

3. Penguatan Makna dan Motivasi (±3 Menit)

(Inspiratif & Kontekstual)

  1. Guru memberikan pesan motivatif:

“Orang yang sejahtera bukan hanya yang memiliki banyak uang, tetapi yang mampu mengelolanya dengan bijak untuk hidup sehat dan bermanfaat bagi orang lain.”

  1. Guru mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan nyata peserta didik:
    • kebiasaan menabung,
    • pengelolaan uang jajan,
    • penggunaan e-wallet secara bertanggung jawab.
  2. Guru menekankan bahwa literasi keuangan merupakan bekal penting untuk masa depan.

 

4. Tindak Lanjut Pembelajaran (±2 Menit)

(Berorientasi Aksi Nyata)

  1. Guru memberikan tugas lanjutan sebagai penerapan nyata:
    • mencatat pengeluaran dan pemasukan uang jajan selama 1 minggu,
    • menuliskan refleksi singkat tentang perubahan kebiasaan keuangan.
  2. Guru menjelaskan bahwa tugas tersebut akan menjadi bahan refleksi pada pertemuan berikutnya.

 

5. Informasi Pembelajaran Selanjutnya (±1 Menit)

  1. Guru menyampaikan gambaran singkat materi atau aktivitas pembelajaran berikutnya.
  2. Guru memberikan pilihan model pembelajaran yang akan digunakan:
    • diskusi lanjutan,
    • simulasi,
    • proyek,
    • presentasi,
    • gallery walk.
  3. Guru menyampaikan bentuk evaluasi yang akan digunakan:
    • tes tertulis,
    • proyek,
    • portofolio,
    • refleksi diri.

 

6. Penutup (±1 Menit)

  1. Guru mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif peserta didik.
  2. Guru menutup pembelajaran dengan doa sesuai agama dan keyakinan masing-masing.
  3. Guru mengingatkan peserta didik untuk menerapkan sikap bijak finansial dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen pada Awal Pembelajaran

A. ASESMEN AWAL PEMBELAJARAN (DIAGNOSTIK)

Waktu: ±10 menit
Tujuan:

  1. Mengetahui pengetahuan awal peserta didik tentang lembaga keuangan.
  2. Mengidentifikasi miskonsepsi terkait pengelolaan keuangan dan PHBS.
  3. Menentukan strategi pembelajaran dan diferensiasi.

Bentuk Asesmen

  • Tes tertulis singkat
  • Pertanyaan lisan pemantik
  • Observasi awal

 

Soal Asesmen Awal (Pilihan Ganda)

  1. Lembaga yang berfungsi menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali disebut …
    A. Lembaga sosial
    B. Lembaga politik
    C. Lembaga keuangan
    D. Lembaga budaya
  2. Contoh kegiatan menghimpun dana adalah …
    A. Memberikan kredit usaha
    B. Menabung di bank atau koperasi
    C. Membayar pajak
    D. Membeli barang
  3. Salah satu peran lembaga keuangan bagi kehidupan masyarakat adalah …
    A. Menentukan hukum negara
    B. Mengatur adat istiadat
    C. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat
    D. Mengatur harga pasar
  4. Pembayaran non-tunai menggunakan QRIS atau e-wallet termasuk peran lembaga keuangan dalam …
    A. Ekonomi tradisional
    B. Ekonomi digital
    C. Ekonomi subsisten
    D. Ekonomi agraris
  5. Menurut pendapatmu, apakah kebiasaan menabung dapat mendukung hidup sehat?
    A. Ya
    B. Tidak
    (jawaban dikonfirmasi melalui diskusi singkat)

 

Rubrik Asesmen Awal

Skor

Kriteria

4–5

Pemahaman awal sangat baik

2–3

Pemahaman cukup

0–1

Pemahaman rendah (perlu pendampingan)

Tindak Lanjut Guru:

  • Skor rendah → penguatan konsep & pendampingan
  • Skor tinggi → tutor sebaya

 

Asesmen pada Proses Pembelajaran

ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN (FORMATIF)

Waktu: Selama kegiatan inti
Tujuan:

  1. Menilai keterlibatan dan partisipasi aktif peserta didik.
  2. Menilai kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas.
  3. Menilai sikap dan karakter (PHBS & literasi finansial).

 

1. Asesmen Diskusi Kelompok (Observasi)

Aspek yang Dinilai:

  • Keaktifan berdiskusi
  • Ketepatan analisis kasus
  • Kerja sama kelompok
  • Sikap saling menghargai

Rubrik Observasi Diskusi

Skor

Kriteria

4

Sangat aktif, analisis sangat tepat, kerja sama sangat baik

3

Aktif, analisis cukup tepat

2

Kurang aktif, analisis masih dangkal

1

Tidak terlibat

 

2. Asesmen Proyek Mini: Kampanye Literasi Keuangan & PHBS

Produk: Poster / Infografis / Video / Drama Mini
Teknik: Penilaian kinerja & produk

Rubrik Penilaian Proyek

Aspek

Skor 4

Skor 3

Skor 2

Skor 1

Ketepatan Materi

Sangat lengkap & akurat

Cukup lengkap

Kurang tepat

Tidak sesuai

Kreativitas

Sangat kreatif & menarik

Kreatif

Kurang kreatif

Tidak kreatif

Pesan Edukatif

Sangat jelas & mengena

Cukup jelas

Kurang jelas

Tidak ada

Integrasi PHBS

Sangat kuat

Cukup terlihat

Kurang terlihat

Tidak ada

Kerja Sama

Sangat solid

Baik

Kurang

Tidak ada

 

3. Asesmen Sikap (Profil Pelajar Pancasila)

Aspek Dinilai:
Tanggung jawab
Kejujuran
Disiplin
Hidup sehat & hemat

Rubrik Penilaian Sikap

Skor

Deskripsi

4

Konsisten menunjukkan sikap positif

3

Sering menunjukkan sikap positif

2

Kadang menunjukkan sikap positif

1

Belum menunjukkan sikap positif

Asesmen pada Akhir Pembelajaran

ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN (SUMATIF)

Waktu: ±20 menit
Tujuan:

  1. Mengukur pemahaman akhir konsep lembaga keuangan.
  2. Menilai kemampuan analisis dan refleksi peserta didik.
  3. Menilai keterkaitan keuangan dengan PHBS.

 

Soal Asesmen Akhir

A. Pilihan Ganda

  1. Fungsi utama lembaga keuangan adalah …
    A. Mengatur kebijakan negara
    B. Menghimpun dan menyalurkan dana
    C. Mengatur perdagangan dunia
    D. Mengatur budaya masyarakat
  2. Peran lembaga keuangan bagi UMKM adalah …
    A. Mengurangi produksi
    B. Memberikan akses permodalan
    C. Mengatur tenaga kerja
    D. Menentukan harga barang
  3. Contoh perilaku bijak menggunakan layanan keuangan digital adalah …
    A. Menggunakan pinjaman online tanpa pertimbangan
    B. Menggunakan e-wallet sesuai kebutuhan dan mencatat pengeluaran
    C. Berbelanja impulsif
    D. Mengabaikan keamanan akun

 

B. Uraian

  1. Jelaskan tiga fungsi utama lembaga keuangan beserta contohnya dalam kehidupan sehari-hari!
  2. Jelaskan hubungan antara pengelolaan keuangan yang baik dengan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)!
  3. Mengapa sikap kehati-hatian penting dalam menggunakan layanan keuangan digital?

 

Rubrik Penilaian Soal Uraian

Skor

Kriteria

4

Jawaban sangat lengkap, runtut, dan tepat

3

Jawaban cukup lengkap

2

Jawaban kurang lengkap

1

Jawaban tidak tepat

 

D. REKAP PENILAIAN

Komponen

Bobot

Asesmen Awal

Diagnostik

Asesmen Proses

40%

Asesmen Akhir

60%

Asesmen dalam pembelajaran mendalam disesuaikan dengan assessment as learning, assessment for learning, dan assessment of learning. Tentukan metode atau cara yang digunakan secara komprehensif untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. Contoh: Tes tertulis, Tes lisan, Penilaian Kinerja, Penilaian Proyek, Penilaian Produk, Observasi, Portofolio, Peer Assessment, Self Assessment, penilaian berbasis kelas, dan sebagainya.

Sumber belajar

  1. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia
    Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP/MTs Kelas viii
    Kurikulum Merdeka
    Bab: Lembaga Keuangan dan Sistem Perekonomian Indonesia
    Pemanfaatan:
    • Rujukan konsep dasar fungsi dan peran lembaga keuangan
    • Acuan capaian pembelajaran dan contoh kontekstual
    • Penguatan literasi ekonomi peserta didik
  2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
    Buku Guru dan Buku Siswa IPS SMP
    Kurikulum 2013 (Revisi)
    Pemanfaatan:
    • Pengayaan materi dan pendekatan pedagogis
    • Referensi contoh soal dan aktivitas pembelajaran

 

B. Buku dan Modul Pendukung (Pengayaan Guru & Peserta Didik)

  1. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
    Literasi Keuangan untuk Pelajar
    Pemanfaatan:
    • Edukasi pengelolaan uang jajan
    • Pemahaman menabung, risiko pinjaman, dan perlindungan konsumen
    • Penguatan sikap bijak finansial sejak dini
  2. Bank Indonesia (BI)
    Mengenal Sistem Keuangan Indonesia
    Pemanfaatan:
    • Pemahaman fungsi bank dan sistem pembayaran
    • Pengenalan uang elektronik, QRIS, dan ekonomi digital
  3. Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia
    Koperasi dalam Perekonomian Indonesia
    Pemanfaatan:
    • Prinsip dan peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan
    • Contoh koperasi sekolah dan koperasi masyarakat
  4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
    Pedoman Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
    Pemanfaatan:
    • Integrasi literasi keuangan dengan kebiasaan hidup sehat
    • Hubungan pengelolaan keuangan dan pemenuhan kebutuhan kesehatan

 

 

 

Mengetahui,

Kepala SMP Negeri 8 Malang

 

 

 

Sri Nuryani M.Pd.

NIP. 19661116 199003 2 009            

 

 

 

Malang,   14 April  2025

Guru Mata Pelajaran

 

 

Drs Sumarno.

NIP. 1966308 200501 1 006

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Kegiatan Ekonomi melalui Lembaga Keuangan Terintegrasi

Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)


A. Identitas LKPD

 

 

Sekolah

SMPN 8 Malang

Mata Pelajaran

IPS

Kelas/Semester

VIII/ Genap

Materi Pokok

Fungsi dan Peran Lembaga Keuangan

Alokasi Waktu

2 x 40 menit

Model Pembelajaran

PBL & PjBL

Pendekatan

Deep Learning (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan)

Integrasi

PHBS, Literasi Keuangan, Karakter Profil Pelajar Pancasila

 

B. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengerjakan LKPD ini, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan fungsi dan peran lembaga keuangan secara benar.
  2. Mengaitkan lembaga keuangan dengan pemenuhan kebutuhan hidup sehat (PHBS).
  3. Menganalisis permasalahan keuangan masyarakat terkait kesehatan dan kesejahteraan.
  4. Menyusun solusi sederhana berbasis literasi keuangan.
  5. Menunjukkan sikap bertanggung jawab, hemat, dan sadar kesehatan.

 

C. Pengantar Kontekstual (Berkesadaran)

Bacalah dengan saksama!

Setiap hari manusia membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehat, seperti membeli makanan bergizi, air bersih, sabun, obat, dan layanan kesehatan. Uang tersebut tidak hanya disimpan di rumah, tetapi juga dikelola melalui lembaga keuangan seperti bank, koperasi, atau dompet digital.
Cara mengelola uang yang baik akan membantu seseorang hidup lebih sehat dan sejahtera.

 

D. Kegiatan 1 – MEMAHAMI (Eksplorasi Konsep)

Petunjuk

Isilah tabel berikut berdasarkan pemahaman kalian setelah membaca materi, mendengarkan penjelasan guru, atau diskusi kelompok.

Tugas 1: Fungsi Lembaga Keuangan

No

Fungsi Lembaga Keuangan

Penjelasan dengan Bahasa Sendiri

Contoh dalam Kehidupan

1

Menghimpun dana

2

Menyalurkan dana

3

Memberikan layanan keuangan

 

Tugas 2: Peran Lembaga Keuangan terhadap PHBS

No

Peran Lembaga Keuangan

Hubungannya dengan PHBS

1

Meningkatkan kesejahteraan

2

Mendukung UMKM

3

Mendorong ekonomi digital

 

E. Kegiatan 2 – MEMAHAMI (Diskusi Kasus Nyata)

Studi Kasus

Bacalah kasus berikut:

Kasus 1 – Petani
Pak Sardi meminjam modal dari koperasi untuk membeli pupuk dan memperbaiki sanitasi rumahnya.

Kasus 2 – Pedagang
Bu Lina menggunakan e-wallet untuk pembayaran agar lebih higienis dan cepat.

Kasus 3 – Pelajar
Rina menabung di bank untuk membeli sepatu olahraga dan bekal sehat.

Kasus 4 – UMKM
Usaha jus buah sehat mendapat kredit mikro dari bank.

Tugas 3: Analisis Kelompok

Kelompok

Jenis Lembaga Keuangan

Manfaat Ekonomi

Dampak terhadap PHBS

Petani

Pedagang

Pelajar

UMKM

 

F. Kegiatan 3 – MENGAPLIKASIKAN (Proyek Mini)

Kampanye Literasi Keuangan & PHBS

Tujuan Proyek

Menyebarkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang mendukung hidup bersih dan sehat.

Langkah Kerja

  1. Tentukan sasaran kampanye:
    Pelajar
    Keluarga
    Pedagang
    Masyarakat umum
  2. Tentukan pesan utama kampanye:
    • Contoh: Menabung untuk Hidup Sehat
  3. Pilih media kampanye:
    Poster
    Infografis
    Video
    Drama Mini
  4. Susun produk kampanye:
    • Judul:
    • Isi pesan:
    • Ajakan PHBS:
  5. Siapkan presentasi kelompok.

 

Lembar Perencanaan Proyek

Aspek

Isi

Sasaran kampanye

Pesan utama

Media

Nilai PHBS

Peran anggota

 

G. Kegiatan 4 – MEREFLEKSIKAN (Refleksi Individu)

Jawablah dengan jujur dan sungguh-sungguh.

  1. Apa peran lembaga keuangan dalam kehidupan saya sehari-hari?
  2. Kebiasaan keuangan apa yang perlu saya perbaiki agar hidup lebih sehat?
  3. Bagaimana saya bisa menerapkan PHBS melalui pengelolaan uang?
  4. Nilai apa yang saya pelajari hari ini?

 

H. Refleksi Kelas (Penguatan Karakter)

Diskusikan bersama guru:

  • Pentingnya hidup hemat
  • Menabung untuk kesehatan
  • Tanggung jawab dalam menggunakan uang
  • Hubungan keuangan dan kualitas hidup

 

I. Kesimpulan Pembelajaran (Ditulis Peserta Didik)

Tuliskan kesimpulan kalian dalam 3–4 kalimat:

.....................................................................................
.....................................................................................

 

J. Tindak Lanjut

Tugas Rumah

Buatlah catatan pengeluaran sehat selama 3 hari dan tandai:

  • Pengeluaran sehat
  • Pengeluaran tidak sehat

 

K. Nilai Karakter & Profil Pelajar Pancasila

Mandiri
Bernalar kritis
Gotong royong
Bertanggung jawab
Peduli kesehatan

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kerinduan yang Kupeluk Diam-Diam

  Kerinduan yang Kupeluk Diam-Diam Di antara detak jam yang lupa berhenti, namamu berlayar di benakku, seperti doa yang tak pernah selesa...