Senin, 12 Januari 2026

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM IPS KELAS 8 Sejarah Jalur Rempah di Indonesia dan Dampaknya terhadap Perdagangan dan Kebudayaan

 

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

 

 

SEKOLAH                                                : SMPN 8 Malang

NAMA GURU                                          : Drs. Sumarno

MATA PELAJARAN                                 : IPS

KELAS / SEMESTER / FASE                 : VIII / 2 / D

ALOKASI WAKTU                                   : 2 X (3 x 45) menit

MATERI                                                    : Sejarah Jalur Rempah di Indonesia dan Dampaknya terhadap Perdagangan dan Kebudayaan

 

 

 

 

 

 

 

 

IDENTIFIKASI

 

 

 

 

 

 

 

 

Peserta Didik

1. Kemampuan Awal Peserta Didik

  • Peserta didik telah mengenal beberapa rempah-rempah (cengkeh, pala, lada).
  • Mengetahui Indonesia sebagai negara kepulauan dan jalur perdagangan laut.
  • Belum memahami secara mendalam:
    • konsep jalur rempah,
    • peran Indonesia dalam perdagangan dunia masa lalu,
    • keterkaitan jalur rempah dengan kolonialisme dan budaya.
  • Cara pandang masih menganggap rempah sebagai bahan dapur semata.

2. Karakteristik Peserta Didik

  • Berasal dari latar belakang sosial budaya yang beragam.
  • Terbiasa menggunakan media digital.
  • Menyukai cerita sejarah, petualangan, dan kisah masa lalu.
  • Tertarik pada pembelajaran visual dan diskusi.

3. Kebutuhan Khusus

  • Membutuhkan peta jalur rempah dan ilustrasi visual.
  • Membutuhkan cerita kontekstual dan kronologis.
  • Membutuhkan penguatan literasi sejarah global.

4. Strategi Diferensiasi

  • Konten: peta jalur rempah, video sejarah, ilustrasi rempah Nusantara.
  • Proses: diskusi kelompok heterogen, tutor sebaya.
  • Produk: peta jalur rempah, poster perdagangan rempah, infografis dampak budaya.

 

Materi Pelajaran

1. Pengetahuan Faktual

  • Pengertian jalur rempah.
  • Jenis-jenis rempah Nusantara (cengkeh, pala, lada).
  • Wilayah jalur rempah (Maluku, Jawa, Sumatra).
  • Bangsa-bangsa yang terlibat (Arab, Cina, India, Eropa).

2. Pengetahuan Konseptual

  • Jalur rempah sebagai jaringan perdagangan global.
  • Hubungan jalur rempah dengan kolonialisme.
  • Dampak perdagangan rempah terhadap budaya dan sosial.

3. Pengetahuan Prosedural

  • Cara membaca peta jalur perdagangan.
  • Cara menganalisis dampak ekonomi dan budaya.
  • Cara menyajikan informasi sejarah secara visual.

4. Pengetahuan Metakognitif

  • Kesadaran posisi strategis Indonesia dalam sejarah dunia.
  • Refleksi identitas bangsa maritim.

 

Dimensi Profil Lulusan (DPL)

Pilihlah dimensi profil lulusan yang akan dicapai dalam pembelajaran

 

            DPL 1 

Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa                     

            DPL 2

Kewargaan                      

            DPL 3

Penalaran Kritis

            DPL 4

Kreativitas

 

            DPL 5

Kolaborasi

            DPL 6

Kemandirian

            DPL 7

Kesehatan

            DPL 8

            Komunikasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Capaian Pembelajaran

Menjelaskan konsep dasar ilmu sejarah yaitu manusia, ruang, waktu, kronologi,  perubahan; menganalisis  keterhubungan antara masa lampau, masa kini, dan masa yang akan datang ketika mempelajari sejarah lokal dan toponimi wilayah serta berbagai peristiwa atau kejadian penting dalam lingkup lokal, nasional dan global terkait asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia dan jalur rempah nusantara.

 

Lintas Disiplin Ilmu

1.      Bahasa Indonesia – Menulis teks eksplanasi sejarah

2.      PKn – Identitas bangsa dan nasionalisme

3.      Informatika – Infografis dan peta digital

4.      Seni Budaya – Visualisasi budaya hasil interaksi perdagangan

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian jalur rempah.
  2. Mengidentifikasi wilayah dan rempah utama Nusantara.
  3. Menganalisis dampak jalur rempah terhadap perdagangan dunia.
  4. Menjelaskan pengaruh jalur rempah terhadap kebudayaan Indonesia.
  5. Menumbuhkan kebanggaan sebagai bangsa maritim.

 

Topik Pembelajaran

“Jalur Rempah Nusantara: Jejak Perdagangan Dunia dan Pertemuan Budaya”

Praktik Pedagogis

Pendekatan Utama: Kontekstual – Reflektif – Kolaboratif

1. Kontekstual

  • Mengaitkan jalur rempah Nusantara dengan kehidupan sehari-hari dan identitas bangsa.
  • Menampilkan peta jalur rempah global dan Nusantara untuk mengamati rute perdagangan.
  • Mengaitkan cerita rempah dengan budaya lokal (misal: kuliner, ritual, kesenian).

2. Reflektif

  • Mengajak siswa menyadari posisi Indonesia dalam sejarah perdagangan dunia.
  • Menumbuhkan kesadaran dampak jalur rempah terhadap perkembangan budaya, ekonomi, dan politik.
  • Mendorong refleksi pribadi: “Bagaimana perdagangan rempah membentuk identitas bangsa?”

3. Kolaboratif

  • Diskusi kelompok heterogen untuk menganalisis dampak jalur rempah.
  • Proyek kelompok: peta jalur rempah, poster dampak perdagangan, infografis budaya.
  • Presentasi hasil kelompok di depan kelas, berbagi perspektif, dan memberi umpan balik.

 

Kemitraan Pembelajaran

1. Kemitraan dengan Orang Tua / Wali Peserta Didik

Bentuk Kemitraan:

  • Orang tua dapat berbagi cerita tentang rempah atau kuliner tradisional yang terkait sejarah lokal.
  • Mendampingi siswa dalam pengumpulan informasi sederhana (contoh: wawancara, pencarian arsip, foto keluarga terkait budaya).
  • Memberikan dukungan moral dan izin untuk proyek belajar di rumah.

Peran dalam Pembelajaran:

  • Menjadi narasumber cerita lokal terkait rempah atau tradisi kuliner.
  • Memfasilitasi dokumentasi (foto, arsip, catatan keluarga).
  • Memberikan umpan balik terhadap hasil proyek siswa.

Manfaat:

  • Memperkuat keterlibatan keluarga dalam proses belajar.
  • Menumbuhkan kesadaran sejarah dan budaya di rumah.
  • Memotivasi siswa untuk belajar kontekstual.

 

2. Kemitraan dengan Komite Sekolah

Bentuk Kemitraan:

  • Dukungan untuk kegiatan pameran proyek jalur rempah (poster, infografis, peta).
  • Fasilitasi sarana dan prasarana (ruang display, papan pajang, media cetak dan digital).

Peran dalam Pembelajaran:

  • Mendukung kebijakan sekolah terkait pembelajaran berbasis proyek.
  • Menjadi penghubung antara sekolah dan masyarakat sekitar.

Manfaat:

  • Meningkatkan kualitas dan keberlanjutan kegiatan pembelajaran.
  • Memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.

 

3. Kemitraan dengan Tokoh Masyarakat / Sejarawan Lokal

Bentuk Kemitraan:

  • Wawancara dan sesi storytelling tentang jalur rempah Nusantara.
  • Narasumber pengalaman budaya lokal yang terkait perdagangan rempah.

Peran dalam Pembelajaran:

  • Memberikan perspektif sejarah lokal yang autentik.
  • Memperluas wawasan budaya dan sosial bagi siswa.

Manfaat:

  • Menguatkan literasi sejarah dan budaya lokal.
  • Menumbuhkan penghargaan terhadap kearifan lokal.

 

4. Kemitraan dengan Dinas Kebudayaan dan Arsip Daerah

Bentuk Kemitraan:

  • Akses arsip dokumen perdagangan rempah, peta kuno, dan catatan sejarah.
  • Fasilitasi sumber data valid untuk proyek siswa.

Peran dalam Pembelajaran:

  • Memberikan referensi sejarah yang autentik dan terpercaya.
  • Mendukung literasi berbasis bukti dan data.

Manfaat:

  • Meningkatkan akurasi dan kualitas pembelajaran.
  • Mengenalkan siswa pada sumber sejarah asli.

 

5. Kemitraan dengan Perguruan Tinggi / Komunitas Sejarah

Bentuk Kemitraan:

  • Webinar atau diskusi daring tentang sejarah jalur rempah dan perdagangan global.
  • Pendampingan metodologi penelitian sederhana untuk siswa.

Peran dalam Pembelajaran:

  • Memberikan wawasan akademik dan metodologi penelitian sejarah.
  • Menjadi inspirasi bagi siswa untuk belajar kritis dan ilmiah.

Manfaat:

  • Menumbuhkan budaya berpikir kritis dan ilmiah.
  • Memperluas wawasan sejarah, ekonomi, dan budaya.Top of Form

 

Bottom of Form

 

Lingkungan Pembelajaran

LINGKUNGAN PEMBELAJARAN

1. Lingkungan Fisik

  • Kelas disusun fleksibel (U-shape atau kelompok).
  • Sudut literasi sejarah: peta jalur rempah, poster bangsa Eropa yang datang ke Nusantara, replika rempah.
  • Papan pajang hasil proyek siswa (peta, poster, infografis).
  • Lingkungan sekitar sekolah sebagai laboratorium belajar: taman, pasar, atau museum lokal.

2. Lingkungan Sosial

  • Hubungan guru–siswa yang setara, saling menghargai, dan suportif.
  • Budaya mendengar, berdiskusi, dan menghargai pendapat teman.
  • Kerja kelompok heterogen untuk menumbuhkan empati dan kolaborasi.

3. Lingkungan Psikologis

  • Pembelajaran aman tanpa takut salah.
  • Apresiasi terhadap usaha, proses belajar, dan kreativitas siswa.
  • Penguatan kepercayaan diri melalui presentasi dan proyek kelompok.

4. Lingkungan Budaya

  • Menghargai keberagaman latar belakang siswa.
  • Menanamkan kebanggaan terhadap identitas lokal dan nasional.
  • Mengintegrasikan nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal dalam pembelajaran.

 

Pemanfaatan Digital

1. Platform Pembelajaran Digital

  • Google Classroom: distribusi materi, LKPD, tugas proyek, pengumpulan tugas.
  • WhatsApp / Telegram Grup Kelas: komunikasi cepat, pengingat tugas, diskusi informal.
  • Microsoft Teams / Zoom (opsional): webinar bersama sejarawan atau dosen.

2. Media Digital Interaktif

  • Google Maps: menelusuri jalur rempah, lokasi pelabuhan kuno, kota perdagangan.
  • Canva / Piktochart: membuat poster, infografis, peta jalur rempah kreatif.
  • Padlet / Miro: berbagi hasil refleksi dan proyek kelompok.
  • YouTube Edukasi: video sejarah jalur rempah, dokumenter, atau animasi peta perdagangan.

3. Literasi Digital

  • Mengajarkan siswa mencari sumber tepercaya secara online.
  • Menekankan pentingnya mencantumkan sumber informasi.
  • Menanamkan etika penggunaan media digital (hak cipta, privasi, dan etika daring).

4. Asesmen Digital

  • Google Form: asesmen awal dan akhir.
  • Rubrik digital: menilai proyek peta, poster, dan infografis.
  • Umpan balik daring: guru memberikan komentar dan saran perbaikan secara real-time.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGALAMAN BELAJAR

AWAL (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

engalaman Awal (±15 menit)

1. Orientasi dan Pembukaan (±5 menit)

Pengalaman Siswa:

  • Masuk kelas dengan tertib dan fokus.
  • Guru memulai dengan pertanyaan motivasi:
    “Tahukah kalian rempah apa yang pernah membuat bangsa Eropa berlayar ribuan kilometer ke Indonesia?”
  • Mengajak siswa melakukan mindful moment singkat (tarik napas, fokus pada materi hari ini).

Peran Guru:

  • Menyampaikan salam, doa pembuka, dan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana.
  • Membuat siswa merasa aman dan termotivasi.

 

2. Apersepsi Kontekstual (±5 menit)

Pengalaman Siswa:

  • Siswa menyebutkan rempah-rempah yang dikenal (lada, cengkeh, pala, kayu manis).
  • Mengamati peta jalur rempah Nusantara dan global yang ditampilkan guru.

Pertanyaan Pemantik:

  1. Mengapa bangsa asing berlayar jauh ke Nusantara untuk mendapatkan rempah?
  2. Bagaimana rempah bisa mempengaruhi budaya dan perdagangan suatu daerah?

Peran Guru:

  • Mengaitkan pengalaman siswa dengan konteks sejarah.
  • Menumbuhkan rasa ingin tahu dan kesadaran makna rempah bagi bangsa.

 

3. Asesmen Awal / Diagnostik (±5 menit)

Pengalaman Siswa:

  • Menjawab pertanyaan singkat lisan/tertulis:
    1. Apa yang kalian ketahui tentang rempah Nusantara?
    2. Siapa saja bangsa yang pernah datang ke Indonesia untuk rempah?
    3. Bagaimana rempah bisa mempengaruhi budaya dan perdagangan lokal?

Peran Guru:

  • Mengamati respons siswa untuk mengetahui pemahaman awal.
  • Menyesuaikan strategi pembelajaran sesuai kemampuan siswa.

 

INTI

Pada tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pengalaman belajar tidak harus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan.

 

Memahami (Bermakna, Berkesadaran) 40 menit

1. Memahami (Bermakna & Berkesadaran) ±40 menit

Pengalaman Siswa:

  • Mengamati peta jalur rempah global dan Nusantara.
  • Membaca teks sejarah singkat jalur rempah, bangsa-bangsa yang terlibat, dan dampaknya.
  • Mendengarkan penjelasan guru tentang:
    • Pengertian jalur rempah
    • Faktor strategis Nusantara sebagai pusat rempah dunia
    • Dampak ekonomi, politik, dan budaya

Aktivitas Siswa:

  • Menjawab pertanyaan LKPD tentang konsep jalur rempah.
  • Mengelompokkan dampak perdagangan rempah menjadi:
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Politik

Peran Guru:

  • Memberikan penjelasan bertahap dan kontekstual.
  • Mengajukan pertanyaan tingkat HOTS untuk memperkuat analisis siswa.
  • Menguatkan konsep inti.

 

Mengaplikasi (Menggembirakan) 35 menit

Mengaplikasikan (Menggembirakan) ±35 menit

Pengalaman Siswa:

  • Dibagi kelompok heterogen (3–5 siswa).
  • Setiap kelompok memilih satu aspek jalur rempah:
    1. Rute perdagangan
    2. Dampak ekonomi
    3. Dampak budaya

Aktivitas Siswa:

  • Menelusuri informasi melalui:
    • Buku dan modul yang disediakan
    • Internet (sumber terpercaya)
    • Wawancara sederhana dengan guru/pakar sejarah jika memungkinkan
  • Membuat salah satu produk:
    • Peta jalur rempah Nusantara
    • Poster dampak perdagangan
    • Infografis akulturasi budaya akibat jalur rempah

Peran Guru:

  • Membimbing kerja kelompok, memfasilitasi diskusi, dan membantu klarifikasi informasi.
  • Mengamati sikap, kerja sama, dan kreativitas siswa.

 

Merefleksi (Berkesadaran)

Pengalaman Siswa:

  • Mempresentasikan hasil proyek kelompok di depan kelas.
  • Mendengarkan presentasi kelompok lain.
  • Menulis refleksi pribadi.

Pertanyaan Refleksi:

  1. Apa hal baru yang paling kamu pelajari hari ini?
  2. Mengapa jalur rempah penting bagi sejarah Indonesia dan dunia?
  3. Bagaimana perdagangan rempah membentuk budaya Nusantara?

Peran Guru:

  • Memfasilitasi refleksi terbuka dan aman.
  • Menguatkan nilai kebanggaan terhadap sejarah dan identitas bangsa.
  • Memberikan umpan balik positif.

 

PENUTUP (berkesadaran, bermakna) 5 menit

1. Refleksi Materi dan Proses Belajar (±5 menit)

  • Siswa mengingat kembali proses belajar:
    • Memahami jalur rempah dan peran Nusantara
    • Menelusuri dampak perdagangan
    • Bekerja sama dalam proyek kelompok
  • Menyampaikan kesan, pemahaman, dan tantangan yang dirasakan.

2. Penguatan Konsep dan Nilai (±4 menit)

  • Guru menekankan:
    • Jalur rempah = sejarah, perdagangan, budaya
    • Peran Indonesia sebagai bangsa maritim penting untuk dihargai
  • Mengaitkan dengan identitas nasional dan kebanggaan budaya.

3. Umpan Balik dan Apresiasi (±1 menit)

  • Guru memberikan apresiasi terhadap keaktifan, kerja sama, dan kreativitas siswa.
  • Menekankan proses belajar sama pentingnya dengan hasil.

 

 

ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen pada Awal Pembelajaran

1. Asesmen Awal Pembelajaran (Diagnostik – Assessment for Learning)

Tujuan:

  • Mengetahui pengetahuan awal peserta didik tentang jalur rempah, perdagangan, dan budaya.
  • Mengidentifikasi miskonsepsi sebelum pembelajaran inti.
  • Menyesuaikan strategi pembelajaran dan diferensiasi.

Bentuk Asesmen:

  • Tes tertulis singkat (pilihan ganda & uraian).
  • Diskusi pertanyaan terbuka non-nilai.

Waktu: ±10–15 menit

Soal Asesmen Awal:

A. Pilihan Ganda (Pilih jawaban yang paling tepat!)

  1. Jalur rempah Nusantara berkembang karena …
    A. Keinginan penduduk belajar bahasa asing
    B. Permintaan rempah dari bangsa Eropa
    C. Tujuan wisata perdagangan lokal
    D. Kepentingan militer kerajaan
  2. Salah satu kota pelabuhan penting dalam perdagangan rempah adalah …
    A. Surabaya
    B. Malang
    C. Tlogomas
    D. Klojen
  3. Rempah yang banyak diperdagangkan pada masa lampau adalah …
    A. Padi, jagung, dan singkong
    B. Cengkeh, pala, dan lada
    C. Kopi, teh, dan cokelat
    D. Kacang tanah dan kacang hijau

B. Uraian / Pertanyaan Reflektif

  1. Menurutmu, mengapa perdagangan rempah penting bagi kerajaan di masa lalu?
  2. Sebutkan satu contoh budaya atau tradisi di sekitarmu yang mungkin dipengaruhi perdagangan rempah!
  3. Apa yang ingin kamu ketahui lebih lanjut tentang jalur rempah Nusantara?

Rubrik Penilaian Asesmen Awal:

Skor

Kriteria Pemahaman Awal

4

Jawaban lengkap, logis, menunjukkan pengetahuan awal yang baik

3

Jawaban cukup tepat tetapi sederhana

2

Jawaban kurang tepat, terdapat miskonsepsi

1

Jawaban tidak tepat atau kosong

Catatan: Hasil asesmen ini tidak dijadikan nilai akhir, hanya untuk memetakan kemampuan awal dan menentukan strategi pembelajaran.

 

Asesmen pada Proses Pembelajaran

2. Asesmen Proses Pembelajaran (Formatif – Assessment as & for Learning)

Tujuan:

  • Menilai keterlibatan dan partisipasi siswa.
  • Menilai kemampuan berpikir kritis, analisis, dan kolaborasi.
  • Memantau perkembangan pemahaman selama pembelajaran.

Bentuk Asesmen:

  1. Observasi sikap dan partisipasi
  2. Penilaian diskusi kelompok
  3. Penilaian LKPD (individual & kelompok)
  4. Penilaian produk proyek (poster, infografis, peta jalur rempah)

 

a. Observasi Sikap dan Partisipasi

Aspek

Skor 1

Skor 2

Skor 3

Skor 4

Keaktifan

Pasif

Kurang aktif

Aktif

Sangat aktif

Kerja Sama

Tidak bekerja sama

Terbatas

Baik

Sangat baik

Tanggung Jawab

Tidak bertanggung jawab

Kurang

Cukup

Sangat bertanggung jawab

Menghargai Pendapat

Tidak menghargai

Kurang

Cukup

Sangat menghargai

 

b. Diskusi / Kerja Kelompok

Instrumen:

  • Kelompok membahas asal-usul jalur rempah, faktor perdagangan, dampak budaya.
  • Mempresentasikan hasil analisis dalam bentuk poster atau infografis.

Rubrik Penilaian Diskusi Kelompok:

Aspek

Skor 1

Skor 2

Skor 3

Skor 4

Pemahaman Materi

Tidak tepat

Kurang tepat

Tepat

Sangat tepat dan mendalam

Kerja Sama

Tidak bekerja sama

Sedikit bekerja sama

Baik

Sangat baik, semua anggota aktif

Argumentasi

Tidak relevan

Lemah

Cukup logis

Logis, kritis, mendalam

Presentasi

Tidak terstruktur

Kurang jelas

Cukup jelas

Jelas, sistematis, menarik

 

c. Penilaian LKPD (Proses)

Kriteria Penilaian LKPD:

  • Jawaban lengkap, analitis, dan kontekstual → 4
  • Jawaban benar dan cukup lengkap → 3
  • Jawaban sebagian benar → 2
  • Jawaban tidak tepat / tidak lengkap → 1

LKPD berisi:

  • Tabel jalur rempah dan kota perdagangan
  • Analisis dampak jalur rempah terhadap budaya dan ekonomi lokal
  • Pertanyaan reflektif dan kreativitas presentasi

 

d. Penilaian Produk Proses (Poster / Infografis / Peta Jalur Rempah)

Aspek

Skor 1

Skor 2

Skor 3

Skor 4

Kesesuaian Isi

Tidak sesuai

Kurang sesuai

Sesuai

Sangat sesuai dan lengkap

Kreativitas

Tidak kreatif

Kurang

Cukup kreatif

Sangat kreatif dan menarik

Ketepatan Informasi

Tidak akurat

Kurang akurat

Cukup akurat

Sangat akurat, berdasarkan sumber tepercaya

Penyajian Visual

Tidak menarik

Kurang menarik

Cukup menarik

Sangat menarik, rapi, dan informatif

Asesmen pada Akhir Pembelajaran

Asesmen Akhir Pembelajaran (Sumatif – Assessment of Learning)

Tujuan:

  • Mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran.
  • Menilai pemahaman konsep sejarah jalur rempah, dampak perdagangan, dan budaya.
  • Menilai keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dan kemampuan refleksi siswa.

Bentuk Asesmen:

  1. Tes Tertulis (Pilihan Ganda + Uraian)
  2. Refleksi Tertulis

 

A. Tes Tertulis

Pilihan Ganda:

  1. Jalur rempah Nusantara menghubungkan …
    A. Pulau Jawa dan Bali saja
    B. Nusantara dengan Eropa dan Timur Tengah
    C. Kota-kota besar di Indonesia saja
    D. Hanya kerajaan lokal di Maluku
  2. Dampak perdagangan rempah terhadap budaya Nusantara antara lain …
    A. Timbulnya bahasa, kuliner, dan seni baru
    B. Hanya menimbulkan peperangan
    C. Tidak berpengaruh sama sekali
    D. Hanya berdampak ekonomi
  3. Rempah yang banyak diminati bangsa Eropa adalah …
    A. Padi, jagung, dan singkong
    B. Kopi, cokelat, dan teh
    C. Cengkeh, pala, dan lada
    D. Beras, ketela, dan kelapa

Uraian / Essai:

  1. Jelaskan secara singkat mengapa jalur rempah penting bagi perdagangan global pada masa lampau!
  2. Sebutkan dua pengaruh jalur rempah terhadap kebudayaan Nusantara dan berikan contohnya!
  3. Menurutmu, apa pelajaran penting yang bisa diambil generasi muda dari sejarah jalur rempah Nusantara?

 

Rubrik Penilaian Tes Uraian

Skor

Kriteria

4

Jawaban sangat tepat, lengkap, logis, dan mendalam

3

Jawaban tepat dan cukup lengkap

2

Jawaban kurang lengkap atau kurang jelas

1

Jawaban tidak tepat atau kosong

 

B. Asesmen Refleksi Akhir

Pertanyaan Refleksi:

  1. Pengetahuan apa yang paling berkesan kamu pelajari hari ini tentang jalur rempah?
  2. Bagaimana sejarah perdagangan rempah memengaruhi budaya di daerahmu atau di Nusantara?
  3. Sikap apa yang akan kamu terapkan setelah mempelajari materi ini?

Rubrik Refleksi:

Skor

Kriteria

4

Refleksi mendalam, jujur, dan bermakna

3

Refleksi cukup jelas

2

Refleksi masih umum / dangkal

1

Refleksi tidak relevan atau kosong

Asesmen dalam pembelajaran mendalam disesuaikan dengan assessment as learning, assessment for learning, dan assessment of learning. Tentukan metode atau cara yang digunakan secara komprehensif untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. Contoh: Tes tertulis, Tes lisan, Penilaian Kinerja, Penilaian Proyek, Penilaian Produk, Observasi, Portofolio, Peer Assessment, Self Assessment, penilaian berbasis kelas, dan sebagainya.

Sumber belajar

1. Sumber Belajar Utama (Wajib)

  1. Buku Teks IPS SMP Kelas viii – Kurikulum Merdeka
    • Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia
    • Materi terkait:
      • Sejarah jalur rempah Nusantara
      • Dampak perdagangan rempah terhadap ekonomi dan budaya
      • Hubungan Nusantara dengan bangsa Eropa, Timur Tengah, dan Asia
      • Kondisi geografis dan sosial budaya Nusantara pada masa lalu
  2. Modul Ajar IPS – Kurikulum Merdeka
    • Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Kemendikbudristek
    • Digunakan sebagai acuan:
      • Capaian Pembelajaran (CP)
      • Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
      • Prinsip pembelajaran mendalam (Deep Learning)

 

2. Sumber Belajar Pendukung (Cetak)

  1. Buku Sejarah Nasional dan Lokal
    • Ricklefs, M.C. A History of Modern Indonesia since c.1300
    • Sartono Kartodirdjo. Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah
    • Tim Penulis. Sejarah Lokal Indonesia
    • Koentjaraningrat. Pengantar Ilmu Antropologi
  2. Ensiklopedia dan Referensi Rempah Nusantara
    • Ensiklopedia Geografi dan Budaya Nusantara
    • Ensiklopedia Rempah-rempah Dunia
  3. Dokumen Sejarah / Arsip
    • Buku sejarah kerajaan Maluku dan perdagangan rempah
    • Arsip kolonial Belanda (VOC) terkait perdagangan rempah
    • Dokumen lokal (cerita rakyat, legenda, catatan desa/kelurahan)

 

3. Sumber Belajar Digital / Interaktif

  1. Platform Digital
    • Google Classroom: distribusi materi, LKPD, tugas, kuis interaktif
    • Padlet: berbagi hasil refleksi, diskusi kelompok, infografis
  2. Peta dan Visualisasi
    • Google Maps: menelusuri jalur rempah dan kota pelabuhan bersejarah
    • Canva: membuat poster, infografis, dan peta jalur rempah
    • YouTube Edukasi: video sejarah jalur rempah, dokumenter, animasi interaktif

 

Mengetahui,

Kepala SMP Negeri 8 Malang

 

 

Sri Nuryani M.Pd.

NIP. 19661116 199003 2 009            

 

Malang,   14 April  2025

Guru Mata Pelajaran

 

 

Drs Sumarno.

NIP. 1966308 200501 1 006

 

 

 

 

 

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sejarah Jalur Rempah di Indonesia dan Dampaknya terhadap Perdagangan serta Budaya

 

 

 

 

A. Identitas LKPD

  • Sekolah                            : SMP Negeri 8 Malang
  • Mata Pelajaran               : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
  • Kelas / Semester / Fase: VIII / Genap / Fase D
  • Materi Pokok                  : Sejarah Jalur Rempah di Indonesia
  • Alokasi Waktu                : 2 x 3 JP (±270 menit)
  • Nama Peserta Didik      : ………………………………………
  • Kelas                                : ………………………………………

 

B. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengerjakan LKPD ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan sejarah jalur rempah di Indonesia secara singkat dan jelas.
  2. Mengidentifikasi dampak perdagangan rempah terhadap ekonomi dan budaya Nusantara.
  3. Menganalisis keterkaitan jalur rempah dengan hubungan Indonesia dan bangsa lain (Eropa, Asia).
  4. Menelusuri jejak perdagangan rempah melalui peta dan dokumen sejarah.
  5. Menyajikan hasil kajian jalur rempah secara kolaboratif dan kreatif.
  6. Merefleksikan pentingnya menjaga warisan budaya terkait jalur rempah.

 

C. Petunjuk Kerja

  1. Bacalah setiap instruksi dengan teliti.
  2. Kerjakan LKPD secara individu dan kelompok sesuai arahan guru.
  3. Gunakan sumber belajar yang telah disediakan.
  4. Diskusikan jawaban secara aktif dan saling menghargai pendapat.
  5. Tuliskan jawaban dengan bahasa sendiri secara jelas dan jujur.

 

D. Kegiatan 1 – MEMAHAMI (Bermakna & Berkesadaran)

Aktivitas 1: Membaca dan Memahami Konsep

Bacalah teks berikut:

Jalur rempah adalah rute perdagangan yang digunakan sejak abad ke-7 hingga abad ke-17 untuk mengangkut rempah-rempah Nusantara seperti pala, cengkeh, lada, dan kayu manis ke berbagai wilayah di Asia dan Eropa. Jalur ini memengaruhi perkembangan ekonomi, kebudayaan, dan politik Nusantara. Perdagangan rempah juga membawa pengaruh budaya asing ke Indonesia dan sebaliknya.

Tugas 1: Pemahaman Konsep
Jawablah pertanyaan berikut dengan lengkap!

  1. Apa yang dimaksud dengan jalur rempah di Indonesia menurut pemahamanmu sendiri?
    Jawaban:
    ........................................................................................................
    ........................................................................................................
  2. Mengapa jalur rempah sangat penting dalam sejarah perdagangan Nusantara?
    Jawaban:
    ........................................................................................................
    ........................................................................................................
  3. Sebutkan tiga rempah utama yang menjadi komoditas perdagangan Nusantara!
    Jawaban:
    a. .............................................................................................
    b. .............................................................................................
    c. .............................................................................................

 

Aktivitas 2: Mengelompokkan Dampak Jalur Rempah

Lengkapilah tabel berikut:

Dampak Perdagangan Rempah

Penjelasan Singkat

Contoh / Bukti Sejarah

Ekonomi

Budaya / Sosial

Politik / Hubungan Antarbangsa

 

E. Kegiatan 2 – MENGAPLIKASIKAN (Menggembirakan & Kolaboratif)

Aktivitas 3: Studi Kasus Jalur Rempah

Bacalah kasus berikut:

Pada abad ke-16, pelabuhan Maluku menjadi pusat perdagangan cengkeh dan pala. Bangsa Eropa, seperti Portugis, Belanda, dan Inggris, datang ke Indonesia untuk menguasai perdagangan rempah. Hal ini memicu perubahan sosial, pembangunan kota pelabuhan, dan pengaruh budaya baru.

Tugas Kelompok: Analisis Studi Kasus
Diskusikan bersama kelompokmu dan jawab pertanyaan berikut!

  1. Pilih satu pelabuhan atau kota yang menjadi pusat jalur rempah. Nama kota/pelabuhan: …………………………………………
  2. Apa dampak perdagangan rempah terhadap ekonomi dan kehidupan masyarakat di wilayah tersebut? Jelaskan!
    Jawaban:
    ........................................................................................................
    ........................................................................................................
  3. Bagaimana jalur rempah memengaruhi budaya atau tradisi lokal?
    Jawaban:
    ........................................................................................................
    ........................................................................................................

 

 

 

Aktivitas 4: Proyek Mini Jalur Rempah

Buatlah salah satu produk berikut secara berkelompok:
☐ Peta jalur rempah Nusantara (dengan rute, kota pelabuhan, jenis rempah)
☐ Poster dampak perdagangan rempah terhadap budaya dan ekonomi Nusantara
☐ Infografis pengaruh jalur rempah terhadap hubungan Indonesia dan bangsa lain

Kriteria Produk:

  • Memuat rute perdagangan dan kota pelabuhan utama
  • Menjelaskan jenis rempah yang diperdagangkan
  • Menunjukkan dampak ekonomi dan budaya
  • Disajikan secara kreatif dan rapi

 

F. Kegiatan 3 – MEREFLEKSIKAN (Berkesadaran & Bermakna)

Aktivitas 5: Refleksi Individu
Jawablah pertanyaan berikut secara jujur!

  1. Pengetahuan baru apa yang paling berkesan kamu peroleh dari pembelajaran ini?
    ........................................................................................................
  2. Mengapa mempelajari sejarah jalur rempah penting bagi generasi muda?
    ........................................................................................................
  3. Sikap apa yang akan kamu terapkan setelah memahami perdagangan dan budaya jalur rempah?
    ........................................................................................................

 

G. Penilaian Sikap dan Kerja Kelompok (Diisi Guru)

Aspek

Skor 1

Skor 2

Skor 3

Skor 4

Keaktifan

Kerja Sama

Tanggung Jawab

Menghargai Pendapat

 

H. Kesimpulan Peserta Didik

Tuliskan kesimpulan pembelajaran hari ini dengan bahasamu sendiri:
........................................................................................................
........................................................................................................
........................................................................................................

 

I. Pesan Nilai dan Karakter

Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan:

  • Mencintai sejarah dan budaya Nusantara
  • Menghargai perjuangan nenek moyang dalam perdagangan rempah
  • Memiliki rasa bangga terhadap identitas bangsa

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kerinduan yang Kupeluk Diam-Diam

  Kerinduan yang Kupeluk Diam-Diam Di antara detak jam yang lupa berhenti, namamu berlayar di benakku, seperti doa yang tak pernah selesa...