Senin, 12 Januari 2026

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM IPS KELAS 8 Lembaga Keuangan: Bank, Koperasi, dan Financial Technology (Fintech)

 

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

 

SEKOLAH                                                : SMPN 8 Malang

NAMA GURU                                          : Drs. Sumarno

MATA PELAJARAN                                 : IPS

KELAS / SEMESTER / FASE                 : VIII / 2 / D

ALOKASI WAKTU                                   : 2 X (3 x 45) menit

MATERI                                                    : Lembaga Keuangan: Bank, Koperasi, dan Financial Technology (Fintech)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IDENTIFIKASI

 

 

 

 

 

 

 

 

Peserta Didik

1. Kemampuan Awal

  • Sebagian besar murid sudah mengenal bank secara umum (menabung, ATM), namun belum memahami fungsi bank secara menyeluruh.
  • Pengetahuan tentang koperasi masih terbatas pada istilah “koperasi sekolah”.
  • Pemahaman tentang fintech (e-wallet, QRIS, paylater) bersifat praktis, namun belum kritis terhadap risiko dan tanggung jawab penggunaannya.

2. Karakteristik Peserta Didik

  • Latar belakang ekonomi keluarga beragam.
  • Siswa sangat dekat dengan uang digital dan teknologi.
  • Gaya belajar beragam: visual, diskusi, praktik, dan simulasi.

3. Kebutuhan Khusus

  • 1–2 murid ABK ringan memerlukan pendampingan membaca teks ekonomi.
  • Murid dengan literasi rendah membutuhkan contoh konkret dan ilustrasi visual.

4. Strategi Diferensiasi

  • Media visual & studi kasus nyata (ATM, koperasi sekolah, QRIS).
  • Pendampingan kelompok kecil bagi murid ABK.
  • Proyek heterogen agar semua murid berkontribusi sesuai kemampuannya.

 

Materi Pelajaran

1. Pengetahuan Faktual

  • Pengertian dan jenis lembaga keuangan.
  • Fungsi dan contoh bank, koperasi, dan fintech.
  • Contoh layanan: tabungan, pinjaman, e-wallet, QRIS.

2. Pengetahuan Konseptual

  • Perbedaan lembaga keuangan bank dan nonbank.
  • Prinsip koperasi (dari anggota, oleh anggota, untuk anggota).
  • Peran fintech dalam ekonomi digital.

3. Pengetahuan Prosedural

  • Cara menganalisis manfaat dan risiko lembaga keuangan.
  • Langkah menyusun peta konsep lembaga keuangan.
  • Cara menyusun kampanye literasi keuangan sederhana.

4. Pengetahuan Metakognitif

  • Kesadaran mengelola uang secara bijak.
  • Refleksi kebiasaan konsumtif dan penggunaan uang digital.

 

Dimensi Profil Lulusan (DPL)

Pilihlah dimensi profil lulusan yang akan dicapai dalam pembelajaran

 

            DPL 1 

Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa                     

            DPL 2

Kewargaan                      

            DPL 3

Penalaran Kritis

            DPL 4

Kreativitas

 

            DPL 5

Kolaborasi

            DPL 6

Kemandirian

            DPL 7

Kesehatan

            DPL 8

            Komunikasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Capaian Pembelajaran

Mengidentifikasi upaya masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya melalui kegiatan ekonomi, harga, pasar, Lembaga keuangan, perdagangan internasional; menelaah peran masyarakat dan negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di era digital, serta potensi Indonesia menjadi negara maju

Lintas Disiplin Ilmu

1.      PKn: Hak dan kewajiban ekonomi warga negara

2.      Bahasa Indonesia: Teks poster, slogan, dan presentasi

3.      Informatika: Infografis literasi keuangan

4.      BK: Refleksi pengelolaan keuangan pribadi

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian dan fungsi bank, koperasi, dan fintech
  2. Membedakan jenis dan peran masing-masing lembaga keuangan
  3. Menganalisis manfaat dan risiko penggunaan layanan keuangan
  4. Menyusun kampanye literasi keuangan siswa
  5. Merefleksi perilaku keuangan pribadi yang bertanggung jawab

Topik Pembelajaran

“Cerdas Mengelola Keuangan: Bank, Koperasi, dan Fintech dalam Kehidupan Sehari-hari”

Praktik Pedagogis

Pendekatan Pembelajaran

Student-Centered Learning (SCL)
Pembelajaran berpusat pada peserta didik dengan menempatkan siswa sebagai subjek aktif yang membangun pemahaman tentang lembaga keuangan melalui pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pendekatan ini menekankan:

  • Keterlibatan aktif siswa dalam diskusi dan proyek
  • Pengalaman belajar yang kontekstual, dekat dengan realitas siswa
  • Penguatan kesadaran finansial dan tanggung jawab ekonomi sejak dini

Kontekstualisasi Materi
Materi lembaga keuangan dikaitkan langsung dengan:

  • Uang jajan harian siswa
  • Kebiasaan menabung
  • Penggunaan e-wallet, QRIS, dan transaksi digital
  • Fenomena konsumtif dan impulsif pada remaja

Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga menyadari dampak perilaku keuangan mereka sendiri.

 

Metode Pembelajaran

  1. Diskusi Kelompok
    • Siswa menganalisis peran bank, koperasi, dan fintech dalam kehidupan masyarakat.
    • Diskusi diarahkan pada studi kasus nyata, misalnya:
      • Menabung di bank vs menyimpan uang di rumah
      • Koperasi sekolah sebagai sarana gotong royong ekonomi
      • Penggunaan e-wallet oleh pelajar
  2. Project-Based Learning (PBL)
    • Proyek utama berupa kampanye literasi keuangan siswa.
    • Siswa merancang produk kreatif untuk mengedukasi teman sebaya tentang:
      • Menabung
      • Bijak menggunakan uang digital
      • Menghindari perilaku konsumtif
  3. Presentasi
    • Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan proyeknya.
    • Mengembangkan kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, dan penalaran kritis.
  4. Simulasi / Role Play
    • Siswa memerankan situasi nyata:
      • Nasabah dan petugas bank
      • Anggota koperasi dan pengurus
      • Pengguna fintech yang bijak dan tidak bijak
    • Membantu siswa memahami proses dan risiko secara konkret.
  5. Refleksi Individu
    • Siswa mengevaluasi kebiasaan keuangan pribadi.
    • Menumbuhkan kesadaran diri dan tanggung jawab ekonomi.

 

STRATEGI DIFERENSIASI DAN INKLUSI

Strategi pembelajaran dirancang untuk mengakomodasi keberagaman kemampuan, minat, dan gaya belajar siswa.

Diferensiasi Konten

  • Materi disediakan dalam bentuk:
    • Teks ringkas
    • Infografis
    • Contoh kasus nyata
  • Istilah ekonomi dijelaskan dengan bahasa sederhana dan ilustratif.

Diferensiasi Proses

  • Diskusi kelompok heterogen
  • Pendampingan khusus bagi siswa yang membutuhkan
  • Tantangan tambahan bagi siswa cepat belajar

Diferensiasi Produk

  • Siswa bebas memilih bentuk produk akhir sesuai minat dan bakat.

Tabel Strategi Diferensiasi & Inklusi

Jenis Murid

Strategi Pembelajaran

ABK / kebutuhan khusus

Lembar kerja sederhana, teks ringkas, pendampingan langsung

Murid cepat belajar

Menjadi mentor kelompok, tugas analisis lanjutan

Gaya belajar visual

Infografis, bagan, poster

Gaya belajar kinestetik

Simulasi bank, koperasi, role play transaksi

Murid yang suka menulis

Artikel pendek atau naskah kampanye

Murid yang suka digital

Poster digital, video pendek, konten fintech edukatif

Kemitraan Pembelajaran

1. Orang Tua / Wali Murid

Peran:

  • Mendampingi anak memahami pengelolaan uang jajan, menabung, dan penggunaan e-wallet secara bijak.
  • Menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan hidup sederhana dalam pengelolaan keuangan keluarga.
  • Menguatkan literasi keuangan dasar di rumah sebagai kelanjutan pembelajaran sekolah.

Bentuk Keterlibatan:

  • Mengisi lembar refleksi keuangan keluarga bersama anak (kebiasaan menabung, prioritas kebutuhan).
  • Diskusi keluarga:
    • “Lebih baik menabung di mana? Bank, koperasi, atau e-wallet?”
  • Memberi contoh nyata:
    • Membuka tabungan anak, mencatat pengeluaran harian, membatasi penggunaan uang digital.

 

2. Komite Sekolah

Peran:

  • Mendukung program literasi keuangan sekolah berbasis proyek.
  • Menjadi mitra penguatan karakter anti-konsumtif dan anti-hutang sejak dini.

Bentuk Keterlibatan:

  • Mendukung fasilitas proyek:
    • Poster literasi keuangan, simulasi bank mini, alat presentasi.
  • Memfasilitasi narasumber:
    • Pegawai bank, koperasi sekolah, atau praktisi UMKM lokal.
  • Mendukung kegiatan Gelar Karya “Siswa Cerdas Finansial”.

 

3. Siswa (Sebaya / OSIS / MPK)

Peran:

  • Menjadi duta literasi keuangan sekolah.
  • Mengajak teman sebaya menggunakan uang secara bijak.

Bentuk Keterlibatan:

  • Mengorganisasi kampanye:
    “Cerdas Menabung, Bijak Menggunakan Uang Digital”
  • Membuat:
    • Poster, infografis, video pendek, atau drama edukatif.
  • Menjadi mentor sebaya dalam proyek kelompok.

 

Lingkungan Pembelajaran

1. Ruang Fisik

  • Ruang Kelas Kolaboratif
    Meja fleksibel untuk diskusi perbandingan bank–koperasi–fintech dan kerja proyek.
  • Sudut Literasi Keuangan
    Berisi brosur bank, koperasi sekolah, artikel fintech, dan contoh buku tabungan.
  • Aula / Selasar Sekolah
    Tempat pameran hasil kampanye literasi keuangan siswa.
  • Koperasi Sekolah
    Laboratorium nyata untuk memahami prinsip koperasi.

 

2. Budaya Belajar

  • Budaya Reflektif
    Siswa mengevaluasi kebiasaan keuangan pribadi.
  • Budaya Kolaboratif & Inklusif
    Semua siswa terlibat sesuai gaya belajar dan kemampuan.
  • Budaya Bertanggung Jawab
    Menumbuhkan sikap hemat, jujur, dan anti-perilaku konsumtif.

 

Pemanfaatan Digital

1.      Google Classroom / Microsoft Teams

·       Materi bank, koperasi, fintech

·       Pengumpulan tugas & refleksi

2.        Padlet / Jamboard

·       Peta konsep perbandingan lembaga keuangan

3.      Canva / CapCut / YouTube (terkendali)

·       Poster digital & video kampanye literasi keuangan

4.       Google Form

·       Asesmen awal dan akhir pembelajaran

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGALAMAN BELAJAR

AWAL (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

AWAL PEMBELAJARAN

(Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan)

1. Orientasi yang Bermakna (±3 menit)

Guru menyapa siswa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran secara jelas:

“Hari ini kita akan belajar bagaimana mengelola uang dengan bijak melalui bank, koperasi, dan fintech. Kalian akan memahami bagaimana memilih cara menyimpan, menggunakan, dan mengatur uang agar tidak boros dan terhindar dari risiko keuangan di masa depan.”

Guru menekankan bahwa materi ini langsung berkaitan dengan kehidupan siswa.

 

2. Apersepsi yang Kontekstual (±5 menit)

Guru melakukan tanya jawab interaktif:

  • “Siapa yang pernah menabung di bank?”
  • “Siapa yang menggunakan e-wallet atau QRIS?”
  • “Apa yang kalian rasakan lebih mudah: uang tunai atau uang digital?”

Guru menuliskan jawaban siswa di papan tulis untuk memetakan pengalaman awal.

 

3. Motivasi yang Menggembirakan (±5 menit)

Guru menyampaikan tantangan pembelajaran:

“Di akhir pembelajaran, kalian akan membuat kampanye literasi keuangan siswa untuk mengajak teman sebaya menabung, mengatur uang jajan, dan menggunakan uang digital secara bijak.”

Guru menunjukkan contoh poster/video sederhana untuk memantik semangat.

 

INTI

Pada tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pengalaman belajar tidak harus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan.

 

Memahami (Bermakna, Berkesadaran) 40 menit

Memahami (±40 menit)

(Bermakna & Berkesadaran)

1. Pemaparan Konsep (±15 menit)

Guru menjelaskan secara sistematis:

  • Bank
    • Pengertian dan fungsi bank
    • Jenis bank (umum, BPR)
    • Contoh layanan: tabungan, ATM, transfer
  • Koperasi
    • Pengertian koperasi
    • Prinsip koperasi
    • Peran koperasi sekolah
  • Fintech
    • Pengertian fintech
    • Contoh: e-wallet, QRIS
    • Manfaat dan risiko fintech bagi pelajar

Penjelasan disertai contoh konkret dan visual.

2. Diskusi Kelompok (±15 menit)

Siswa dibagi ke dalam kelompok kecil untuk membahas:

  • Perbedaan bank, koperasi, dan fintech
  • Kelebihan dan kekurangan masing-masing
  • Dampak positif dan negatif fintech bagi pelajar

Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusi singkat.

3. Penguatan Guru (±10 menit)

Guru menegaskan poin penting:

  • Lembaga keuangan membantu mengelola uang
  • Penggunaan fintech harus disertai tanggung jawab
  • Menabung adalah bentuk disiplin diri

 

Mengaplikasi (Menggembirakan) 35 menit

Mengaplikasi (±35 menit)

(Menggembirakan)

Proyek Mini: Kampanye Literasi Keuangan

Tujuan: Mengaplikasikan pemahaman melalui karya kreatif.

Produk yang dapat dipilih:

  • Poster edukasi
  • Video pendek
  • Infografis
  • Drama mini

Tema Proyek:

“Cerdas Menabung, Bijak Menggunakan Uang Digital”

Siswa bekerja dalam kelompok, guru berkeliling memberi bimbingan dan motivasi.

 

Merefleksi (Berkesadaran)

(Berkesadaran)

1. Refleksi Individu (±15 menit)

Siswa menuliskan:

  • Kebiasaan keuangan pribadi
  • Hal yang perlu diperbaiki
  • Komitmen pribadi mengelola uang

Pertanyaan pemicu:

  • “Apakah saya sudah bijak menggunakan uang jajan?”
  • “Apa yang akan saya ubah setelah pelajaran ini?”

 

2. Diskusi Refleksi Kelas (±10 menit)

Siswa berbagi refleksi secara sukarela.
Guru menyimpulkan pentingnya literasi keuangan sejak dini.

 

PENUTUP (berkesadaran, bermakna) 5 menit

(Berkesadaran & Bermakna)

  1. Refleksi Materi
    Guru mengajak siswa menyebutkan poin penting yang dipelajari.
  2. Refleksi Sikap
    Siswa menyadari perubahan sikap terhadap uang.
  3. Motivasi
    Guru menegaskan:

“Orang yang bijak bukan yang banyak uang, tetapi yang mampu mengelolanya dengan benar.”

  1. Tugas Lanjutan
    • Membuat catatan pengeluaran uang jajan selama 1 minggu.
  2. Pilihan Model Pembelajaran Berikutnya
    • Diskusi
    • Proyek
    • Simulasi
    • Presentasi
    • Gallery Walk
  3. Pilihan Bentuk Evaluasi
    • Poster
    • Video
    • Infografis
    • Artikel refleksi
    • Drama mini

 

 

ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen pada Awal Pembelajaran

1. Asesmen Awal Pembelajaran (Diagnostik)

Tujuan:
Mengetahui pengetahuan awal dan kebiasaan keuangan siswa.

Contoh Soal:

  1. Pernahkah kamu menabung?
    • ☐ Ya ☐ Tidak
  2. Menurutmu, apa fungsi bank?
    (Jawaban singkat)
  3. E-wallet sebaiknya digunakan untuk…
    a. Semua keinginan
    b. Kebutuhan penting
    c. Jajan berlebihan

Rubrik Asesmen Awal:

Kriteria

Skor

Menjawab lengkap & relevan

3

Menjawab sebagian

2

Jawaban kurang tepat

1

Asesmen pada Proses Pembelajaran

2. Asesmen Proses Pembelajaran (Formatif)

Bentuk:

  • Observasi diskusi kelompok
  • Penilaian proyek mini
  • Refleksi individu

Contoh Tugas Proses:

Diskusi Kelompok:
Bandingkan bank, koperasi, dan fintech dari segi fungsi, manfaat, dan risiko.

Rubrik Observasi Diskusi:

Aspek

Skor 1

Skor 2

Skor 3

Skor 4

Keaktifan

Pasif

Cukup

Aktif

Sangat aktif

Kerja sama

Kurang

Cukup

Baik

Sangat baik

Pemahaman konsep

Rendah

Sedang

Baik

Sangat baik

Asesmen pada Akhir Pembelajaran

Asesmen Akhir Pembelajaran (Sumatif)

Bentuk:

  • Tes tertulis
  • Proyek kampanye literasi keuangan
  • Refleksi akhir

Contoh Soal Tes:

  1. Jelaskan perbedaan utama antara bank dan koperasi!
  2. Sebutkan dua manfaat dan dua risiko penggunaan fintech!
  3. Mengapa siswa perlu menabung sejak dini?

Rubrik Tes Tertulis:

Kriteria

Skor

Jawaban sangat tepat & lengkap

4

Tepat namun kurang lengkap

3

Kurang tepat

2

Tidak tepat

1

 

Rubrik Proyek Kampanye Literasi Keuangan:

Aspek

Skor 1

Skor 2

Skor 3

Skor 4

Isi materi

Dangkal

Cukup

Baik

Sangat kuat

Kreativitas

Rendah

Cukup

Baik

Sangat kreatif

Relevansi

Kurang

Cukup

Sesuai

Sangat kontekstual

Kerja tim

Kurang

Cukup

Baik

Sangat solid

 

Refleksi Akhir Siswa (Contoh Pertanyaan):

  • Apa perubahan kebiasaan keuangan yang akan kamu lakukan setelah pembelajaran ini?
  • Lembaga keuangan mana yang paling sesuai untukmu? Mengapa?

 

Asesmen dalam pembelajaran mendalam disesuaikan dengan assessment as learning, assessment for learning, dan assessment of learning. Tentukan metode atau cara yang digunakan secara komprehensif untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. Contoh: Tes tertulis, Tes lisan, Penilaian Kinerja, Penilaian Proyek, Penilaian Produk, Observasi, Portofolio, Peer Assessment, Self Assessment, penilaian berbasis kelas, dan sebagainya.

Sumber belajar

A. Buku Teks Utama (Wajib)

  1. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI
    Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP/MTs Kelas IX
    Kurikulum Merdeka
    Bab: Lembaga Keuangan dan Sistem Perekonomian Indonesia

Digunakan sebagai rujukan konsep dasar bank, koperasi, dan lembaga keuangan nonbank.

  1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
    Buku Guru dan Buku Siswa IPS SMP
    Kurikulum 2013 (Revisi)

Digunakan sebagai penguatan konsep, contoh soal, dan pendekatan pedagogis.

 

B. Buku Pendukung (Pengayaan Guru & Siswa)

  1. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
    Literasi Keuangan untuk Pelajar

Menjelaskan pengelolaan uang, menabung, risiko keuangan, dan perlindungan konsumen jasa keuangan.

  1. Bank Indonesia (BI)
    Mengenal Sistem Keuangan Indonesia

Referensi fungsi bank, sistem pembayaran, dan peran BI secara sederhana.

  1. Kementerian Koperasi dan UKM RI
    Koperasi dalam Perekonomian Indonesia

Memuat prinsip, jenis, dan peran koperasi dalam kehidupan masyarakat.

 

C. Sumber Digital Resmi (Aman & Terpercaya)

  1. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) – Edukasi Keuangan
    • Artikel: Bank, koperasi, fintech
    • Video literasi keuangan pelajar

Digunakan untuk materi pengayaan dan video pembelajaran.

  1. Bank Indonesia – Edukasi BI
    • Materi sistem pembayaran, uang digital, QRIS

Digunakan untuk memahami peran uang elektronik dan fintech pembayaran.

  1. Kementerian Pendidikan (Rumah Belajar)
    • Modul IPS dan video interaktif

Digunakan sebagai sumber belajar mandiri siswa.

 

D. Sumber Lingkungan Sekitar (Kontekstual)

  1. Koperasi Sekolah SMPN 8 Malang
    • Praktik langsung prinsip koperasi
    • Simulasi menabung dan pencatatan keuangan sederhana.
  2. Lingkungan Keluarga
    • Pengelolaan uang jajan
    • Kebiasaan menabung di rumah
    • Diskusi penggunaan e-wallet secara bijak.
  3. Lingkungan Masyarakat
    • Bank terdekat (BRI, BNI, Mandiri, dll.)
    • Koperasi masyarakat
    • UMKM yang memanfaatkan pembayaran digital.

 

 

 

Mengetahui,

Kepala SMP Negeri 8 Malang

 

 

 

Sri Nuryani M.Pd.

NIP. 19661116 199003 2 009            

 

 

 

Malang,   14 April  2025

Guru Mata Pelajaran

 

 

Drs Sumarno.

NIP. 1966308 200501 1 006

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

 

 

Mata Pelajaran          : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Kelas/Semester         : VIII / Genap

Tema                          : Lembaga Keuangan (Bank, Koperasi, dan Fintech)

Sekolah                      : SMPN 8 Malang

Alokasi Waktu           : 3 x 40 menit

 

A. Identitas Peserta Didik

Nama              : .........................................................
Kelas               : .........................................................
Kelompok        : .........................................................

           

B. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dan mengerjakan LKPD ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian dan fungsi lembaga keuangan (bank, koperasi, dan fintech).
  2. Mengidentifikasi perbedaan bank, koperasi, dan fintech dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Menganalisis manfaat dan risiko penggunaan lembaga keuangan, khususnya fintech.
  4. Menunjukkan sikap bijak, bertanggung jawab, dan tidak konsumtif dalam mengelola keuangan.
  5. Menghasilkan karya kampanye literasi keuangan sebagai bentuk aksi nyata.

 

C. Petunjuk Pengerjaan

  1. Bacalah setiap perintah dengan saksama.
  2. Kerjakan LKPD secara berkelompok dan individu sesuai instruksi.
  3. Gunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.
  4. Diskusikan dengan anggota kelompok dan guru jika mengalami kesulitan.
  5. Kerjakan dengan jujur dan bertanggung jawab.

 

D. Apersepsi (Pemantik Berkesadaran)

Jawablah pertanyaan berikut secara singkat dan jujur!

  1. Dari mana biasanya kamu mendapatkan uang jajan?
  2. Apakah kamu pernah menabung? Jika ya, di mana?
  3. Apakah kamu menggunakan e-wallet? Untuk apa saja?

 

E. Kegiatan Inti Pembelajaran

KEGIATAN 1 – MEMAHAMI KONSEP

A. Bacalah Materi Singkat Berikut

  1. Bank adalah lembaga keuangan yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit.
  2. Koperasi adalah lembaga ekonomi yang berasaskan kekeluargaan dan bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
  3. Fintech (Financial Technology) adalah layanan keuangan berbasis teknologi digital seperti e-wallet, pembayaran digital, dan pinjaman online.

B. Tugas Individu Isilah tabel berikut dengan benar!

Lembaga Keuangan

Pengertian Singkat

Contoh

Bank

Koperasi

Fintech

 

KEGIATAN 2 – DISKUSI KELOMPOK (ANALISIS)

A. Diskusikan bersama kelompokmu!

Bandingkan bank, koperasi, dan fintech berdasarkan aspek berikut:

Aspek

Bank

Koperasi

Fintech

Tujuan

Cara kerja

Manfaat bagi siswa

Risiko

 

B. Pertanyaan Analisis

  1. Mengapa koperasi disebut sebagai lembaga ekonomi berdasarkan asas kekeluargaan?
  2. Apa keuntungan dan risiko penggunaan e-wallet bagi pelajar?
  3. Menurut kelompokmu, lembaga keuangan mana yang paling aman untuk menabung? Jelaskan alasannya.

 

KEGIATAN 3 – SIMULASI (APLIKASI)

Simulasi: “Aku Mengelola Uang Jajanku”

Instruksi:

  1. Setiap kelompok mendapatkan studi kasus.
  2. Diskusikan dan tentukan solusi terbaik.

Studi Kasus: Raka mendapat uang jajan Rp10.000 per hari. Ia sering menghabiskan uangnya untuk jajan online menggunakan e-wallet sehingga tidak pernah menabung.

Pertanyaan:

  1. Apa masalah keuangan yang dialami Raka?
  2. Lembaga keuangan apa yang dapat membantu Raka?
  3. Buatlah rencana pengelolaan uang Raka selama 1 minggu!

Hari

Uang Jajan

Ditabung

Digunakan

Sisa

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

 

 

 

 

 

KEGIATAN 4 – PROYEK MINI (PROJECT-BASED LEARNING)

Tema Proyek:

“Cerdas Menabung, Bijak Menggunakan Uang Digital”

Produk yang Dipilih (beri tanda centang): Poster Infografis Video pendek Drama mini

Pesan utama yang ingin disampaikan: ...................................................................................

Nilai yang ditekankan: Tanggung jawab Hidup hemat Anti konsumtif Bijak digital

 

F. Refleksi Individu (Berkesadaran & Bermakna)

Jawablah dengan jujur!

  1. Kebiasaan keuangan apa yang ingin kamu perbaiki setelah pembelajaran ini?
  2. Apa manfaat menabung sejak dini bagi masa depanmu?
  3. Bagaimana caramu menggunakan fintech secara bijak?

 

G. Kesimpulan

Tuliskan kesimpulanmu tentang bank, koperasi, dan fintech dalam 3–4 kalimat! ...................................................................................

 

H. Penilaian (Diisi Guru)

Rubrik Penilaian LKPD

Aspek

Skor 1

Skor 2

Skor 3

Skor 4

Pemahaman konsep

Kurang

Cukup

Baik

Sangat baik

Analisis masalah

Lemah

Cukup

Baik

Sangat kritis

Kerja sama

Kurang

Cukup

Baik

Sangat baik

Sikap & tanggung jawab

Kurang

Cukup

Baik

Sangat baik

 

I. Profil Pelajar Pancasila yang Dikembangkan

Bernalar kritis
Mandiri
Gotong royong
Berakhlak mulia

 

Guru Mata Pelajaran

 

 

 

(Drs. Sumarno)

.................................................

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kerinduan yang Kupeluk Diam-Diam

  Kerinduan yang Kupeluk Diam-Diam Di antara detak jam yang lupa berhenti, namamu berlayar di benakku, seperti doa yang tak pernah selesa...