Senin, 12 Januari 2026

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM IPS KELAS 7 TERINTEGRASI DENGAN MATERI SEKOLAH SADAR PAJAK ( Kegiatan Ekonomi dan Cara Masyarakat Memenuhi Kebutuhannya)

 

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

TERINTEGRASI DENGAN MATERI SEKOLAH SADAR PAJAK

 

SEKOLAH                                       : SMPN 8 Malang

NAMA GURU                                 : Drs. Sumarno

MATA PELAJARAN                       : IPS

KELAS / SEMESTER / FASE           : VII / 1 / D

ALOKASI WAKTU                         : 2 X (3 x 45) menit

MATERI                                          : Kegiatan Ekonomi dan Cara  Masyarakat Memenuhi Kebutuhannya

1.          Kegiatan ekonomi di berbagai sektor (pertanian, perikanan, industri, jasa).

2.          Menumbuhkan Kesadaran Pajak masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonomi

 

 

 

 

 

 

 

 

IDENTIFIKASI

 

 

 

 

 

 

 

 

Peserta Didik

Identifikasi Kesiapan Belajar Peserta Didik Kelas VII SMPN 8 Malang

Kondisi Umum Sekolah dan Lingkungan

  • Lokasi: Terletak di tengah kota Malang, dikelilingi oleh pemukiman padat penduduk, pusat ekonomi seperti pasar tradisional dan minimarket, perkantoran, dan akses transportasi publik.
  • Karakteristik Sosial Ekonomi Warga: Beragam – terdapat keluarga dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, PNS, wiraswasta, pedagang, dan pegawai sektor jasa. Hal ini mencerminkan latar belakang kehidupan nyata peserta didik yang bisa menjadi titik masuk pembelajaran kontekstual.
  • Keragaman Budaya: Lingkungan sekitar memiliki penduduk dengan latar belakang budaya, bahasa daerah, dan tradisi ekonomi yang berbeda (misalnya keluarga petani urban, pedagang, dan pemilik usaha rumahan).

 

1. Aspek Pengetahuan Awal

  • Temuan:
    • Sebagian siswa sudah mengenal istilah kegiatan ekonomi dari lingkungan keluarga (misalnya ikut membantu usaha orang tua seperti warung, toko online, atau berdagang).
    • Pemahaman siswa terhadap sektor pertanian dan perikanan masih terbatas karena tinggal di kota (urban area), sedangkan sektor industri dan jasa lebih familiar.
    • Istilah pajak masih dianggap abstrak. Mayoritas siswa belum memahami tujuan dan manfaat pajak secara konkret.
  • Strategi Pembelajaran:
    • Menggunakan pendekatan kontekstual dan pengalaman pribadi siswa.
    • Menyediakan contoh kegiatan ekonomi lokal di sekitar sekolah.
    • Menggunakan video animasi dan cerita ringan terkait pajak dan pembangunan.

 

2. Aspek Minat Belajar

  • Temuan:
    • Siswa cenderung tertarik pada topik yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari, seperti uang saku, usaha kecil, belanja online, atau konten digital.
    • Minat siswa meningkat ketika pembelajaran disampaikan melalui media visual, permainan edukatif, simulasi ekonomi sederhana, dan proyek kelompok.
  • Strategi Pembelajaran:
    • Memberi proyek mini seperti simulasi pasar sekolah atau membuat poster ajakan membayar pajak.
    • Melibatkan siswa dalam diskusi kelompok, tanya jawab interaktif, dan kuis.

 

3. Aspek Latar Belakang Sosial Budaya

  • Temuan:
    • Siswa berasal dari keluarga dengan profesi beragam: ASN, karyawan swasta, pedagang, pemilik warung, hingga pekerja informal.
    • Ada kesenjangan pemahaman antara siswa yang memiliki orang tua berpendidikan tinggi dengan yang tidak.
  • Strategi Pembelajaran:
    • Guru perlu menjembatani dengan menjelaskan konsep-konsep ekonomi dan pajak melalui cerita keseharian dari berbagai latar belakang siswa.
    • Gunakan wawancara atau pengamatan ringan terhadap orang tua sebagai tugas rumah.

 

4. Aspek Kebutuhan Belajar

  • Temuan:
    • Siswa membutuhkan penjelasan sederhana dengan bahasa yang mudah dipahami.
    • Perlu media belajar yang menarik dan mendorong siswa untuk aktif berpikir dan berdiskusi.
    • Perlu penekanan pada hubungan antara pajak dan manfaatnya bagi fasilitas umum (jalan, sekolah, rumah sakit).
  • Strategi Pembelajaran:
    • Pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dengan tema “Aku Pembayar Pajak Masa Depan”.
    • LKPD yang menggambarkan peran setiap sektor ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.
    • Kolaborasi lintas mata pelajaran, misalnya dengan Matematika (menghitung sederhana pajak) dan Bahasa Indonesia (menulis slogan atau pidato ajakan sadar pajak).

 

5. Aspek Gaya Belajar

  • Temuan:
    • Terdapat variasi gaya belajar: visual (poster/grafik), auditori (cerita/kisah), kinestetik (permainan ekonomi/pajak simulatif).
    • Beberapa siswa memiliki gaya belajar aktif dan senang berdiskusi, sedangkan yang lain lebih suka mengamati dan mendengar terlebih dahulu.
  • Strategi Pembelajaran:
    • Gunakan metode blended learning: gabungan ceramah interaktif, diskusi, simulasi, dan media digital.
    • Siapkan LKPD dan materi dalam bentuk video pendek atau infografik.

 

6. Aspek Afektif dan Karakter

  • Temuan:
    • Siswa menunjukkan rasa ingin tahu tinggi ketika dikaitkan dengan isu-isu aktual (misalnya manfaat pajak untuk sekolah atau fasilitas publik).
    • Perlu penanaman nilai tanggung jawab dan integritas sejak dini melalui pendidikan pajak.
  • Strategi Pembelajaran:
    • Gunakan refleksi dan jurnal harian bertema “Peranku dalam Ekonomi Keluarga dan Negara”.
    • Tanamkan sikap bangga sebagai warga negara yang sadar pajak melalui penghargaan simbolik (sertifikat siswa sadar pajak).

 

Kesimpulan

Peserta didik kelas VII di SMPN 8 Malang memiliki kesiapan belajar yang cukup baik untuk memahami materi kegiatan ekonomi dan kesadaran pajak, namun perlu pendekatan yang kontekstual, variatif, dan visual agar konsep yang bersifat abstrak dapat lebih mudah dipahami. Integrasi dengan program Sekolah Sadar Pajak harus dilakukan secara konkret melalui media, proyek, dan keterlibatan aktif siswa dalam memahami manfaat pajak dalam kehidupan mereka sehari-hari.

 

Materi Pelajaran


1. Pengetahuan Faktual

Pengertian:
Informasi dasar atau terminologi yang harus diketahui siswa.

Materi:

  • Pengertian sektor ekonomi: pertanian, perikanan, industri, jasa
  • Istilah: hasil panen, nelayan, pabrik, pekerja jasa, konsumen
  • Pengertian dasar pajak: kontribusi wajib masyarakat kepada negara
  • Istilah terkait pajak: pajak penghasilan, PPN, pajak daerah, pajak untuk pendidikan dan infrastruktur

Kaitannya dengan kehidupan sehari-hari:

  • Siswa mengenal profesi orang tua atau tetangga seperti petani sayur, penjual ikan, buruh pabrik, driver ojek online, penjahit, atau pegawai toko.
  • Siswa menyadari bahwa jalan raya, sekolah, dan fasilitas umum dibangun dari pajak yang dibayar masyarakat.
  • Siswa terbiasa menjadi konsumen jasa setiap hari, misalnya membeli makanan, naik angkutan umum, atau berbelanja online.

 

2. Pengetahuan Konseptual

Pengertian:
Pemahaman tentang hubungan antar konsep dalam satu sistem.

Materi:

  • Peran masing-masing sektor ekonomi (pertanian → penyedia bahan makanan, industri → pengolah, jasa → pendukung)
  • Keterkaitan antar sektor dalam memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat
  • Peran pajak sebagai sumber pendapatan negara untuk membiayai pembangunan dan kesejahteraan
  • Hubungan antara kegiatan ekonomi dan kewajiban warga negara untuk membayar pajak

Kaitannya dengan kehidupan sehari-hari:

  • Siswa memahami bahwa ikan di kantin berasal dari nelayan → dijual → dimasak → dikonsumsi
  • Siswa menyadari pentingnya membayar pajak agar jalanan di kota diperbaiki atau sekolah mendapat bantuan
  • Siswa memahami bahwa setiap sektor ekonomi menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat dan negara

 

3. Pengetahuan Prosedural

Pengertian:
Cara melakukan sesuatu atau langkah-langkah sistematis untuk memahami dan memecahkan masalah.

Materi:

  • Langkah mengidentifikasi jenis kegiatan ekonomi (apakah termasuk sektor pertanian, perikanan, industri, atau jasa)
  • Prosedur mengamati dan mencatat kegiatan ekonomi di sekitar lingkungan
  • Langkah sederhana memahami manfaat pajak melalui simulasi atau studi kasus
  • Proses membuat laporan sederhana atau infografis tentang peran sektor ekonomi dan pajak dalam kehidupan masyarakat

Kaitannya dengan kehidupan sehari-hari:

  • Siswa dapat melakukan observasi terhadap warung, pasar, pabrik kecil, atau profesi tetangga dan mengklasifikasikan jenis sektor ekonominya
  • Siswa dapat mengumpulkan informasi tentang bagaimana orang tua atau masyarakat membayar pajak dan manfaatnya
  • Siswa dapat membuat poster atau presentasi tentang pentingnya membayar pajak sebagai bagian dari tanggung jawab warga negara

 

Dimensi Profil Lulusan (DPL)

Pilihlah dimensi profil lulusan yang akan dicapai dalam pembelajaran

 

         DPL 1 

Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa                     

         DPL 2

Kewargaan                      

         DPL 3

Penalaran Kritis

         DPL 4

Kreativitas

 

         DPL 5

Kolaborasi

         DPL 6

Kemandirian

         DPL 7

Kesehatan

         DPL 8

         Komunikasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Capaian Pembelajaran

Peserta didik memahami upaya masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya melalui kegiatan ekonomi, harga, pasar, lembaga keuangan, perdagangan internasional, peran masyarakat dan negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di era digital, serta potensi Indonesia menjadi negara maju

Lintas Disiplin Ilmu

1. IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) – Mata Pelajaran Utama

Materi Inti:

  • Kegiatan ekonomi di sektor pertanian, perikanan, industri, dan jasa
  • Kesadaran pajak sebagai kontribusi warga negara
  • Peran sektor ekonomi dan pajak dalam memenuhi kebutuhan masyarakat

Kompetensi Inti:
Memahami sistem ekonomi dan kewarganegaraan serta dampaknya terhadap kehidupan sosial masyarakat.

 

 2. Bahasa Indonesia

Integrasi Materi:

  • Menulis teks eksplanasi tentang proses kegiatan ekonomi (contoh: “Dari Ladang ke Meja Makan”)
  • Menulis teks persuasi tentang pentingnya membayar pajak
  • Membuat slogan atau poster bertema “Bangga Membayar Pajak”

Aktivitas Proyek:

  • Siswa membuat brosur atau artikel tentang peran pelaku ekonomi dan manfaat pajak dalam pembangunan

 

 3. Matematika

Integrasi Materi:

  • Menghitung persentase pajak (PPN 11%, Pajak Penghasilan) dari berbagai transaksi ekonomi
  • Membandingkan data hasil produksi sektor pertanian, perikanan, dan industri
  • Menyajikan grafik tentang kontribusi sektor ekonomi terhadap pemasukan pajak

Aktivitas Proyek:

  • Siswa membuat grafik batang/pie dari data simulasi pemasukan pajak dari 4 sektor ekonomi

 

 4. IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Integrasi Materi:

  • Dampak kegiatan ekonomi terhadap lingkungan (limbah industri, penangkapan ikan berlebihan, penggunaan pestisida)
  • Konsep keberlanjutan dalam pertanian dan perikanan
  • Teknologi dalam industri dan jasa (pengolahan hasil panen, cold storage, e-commerce)

Aktivitas Proyek:

  • Siswa mengamati dan membuat laporan tentang dampak kegiatan ekonomi di lingkungan sekitar

 

 5. Informatika

Integrasi Materi:

  • Mendesain infografis digital tentang peran sektor ekonomi dan pajak
  • Membuat simulasi usaha sederhana dan menghitung pajaknya menggunakan spreadsheet (Excel atau Google Sheets)

Aktivitas Proyek:

  • Siswa membuat video pendek atau presentasi digital “Aku Siswa SMPN 8 Malang Pelaku Ekonomi dan Pembayar Pajak Masa Depan”

 

 6. Seni Budaya

Integrasi Materi:

  • Mendesain poster ajakan sadar pajak
  • Membuat karya seni dari limbah industri kecil sebagai bagian dari kegiatan ekonomi kreatif

Aktivitas Proyek:

  • Lomba desain poster bertema “Pajak untuk Masa Depanku”

 

 7. PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan)

Integrasi Materi:

  • Hak dan kewajiban warga negara, termasuk membayar pajak
  • Nilai-nilai Pancasila dalam mendukung kegiatan ekonomi yang adil dan berkelanjutan
  • Peran aktif warga negara dalam pembangunan nasional

Aktivitas Proyek:

  • Diskusi kelompok: "Bagaimana aku siswa SMPN 8 Malang bisa berkontribusi untuk negaraku melalui kegiatan ekonomi dan pajak?"

 

 8. Projek terintegrasi dengan bidang studi yang lain (PJBL)

Tema yang Sesuai:

  • Kewirausahaan
  • Gaya Hidup Berkelanjutan
  • Kewarganegaraan Global

Aktivitas Proyek:

  • Siswa membuat usaha simulasi (bazaar mini), mencatat transaksi, dan menghitung pajak simbolik
  • Menyusun laporan dampak kegiatan ekonomi terhadap lingkungan dan kehidupan sosial

 

Tujuan Pembelajaran

1.     Siswa dapat mengidentifikasi jenis-jenis kegiatan ekonomi di sektor pertanian, perikanan, industri, dan jasa dengan tepat melalui pengamatan lingkungan sekitar.

2.     Siswa dapat menjelaskan keterkaitan antara kegiatan ekonomi dengan pemenuhan kebutuhan manusia dalam kehidupan sehari-hari secara runtut.

3.     Siswa dapat mengklasifikasikan contoh kegiatan ekonomi sesuai dengan sektor dan peran pelaku ekonomi secara akurat.

4.     Siswa dapat menjelaskan pengertian dan fungsi pajak dalam pembangunan nasional serta manfaatnya bagi masyarakat dengan menggunakan contoh konkret.

5.     Siswa dapat membuat poster atau laporan sederhana yang menggambarkan pentingnya peran pajak dalam kegiatan ekonomi sebagai bentuk partisipasi warga negara.

 

Topik Pembelajaran

Topik Pembelajaran Menarik untuk Siswa SMPN 8 Malang

  1. “Uang Kita, Sekolah Kita: Dari Usaha ke Pembangunan”

Mengajak siswa menelusuri bagaimana kegiatan ekonomi masyarakat berkontribusi terhadap pembangunan fasilitas umum di kota Malang, termasuk sekolah mereka sendiri melalui pajak.

  1. “Aku, Ekonomi, dan Negara: Menjadi Pelaku dan Pembayar Pajak Masa Depan”

Menggugah kesadaran siswa bahwa sejak kecil mereka sudah terlibat dalam kegiatan ekonomi dan suatu saat akan menjadi wajib pajak yang mendukung pembangunan negara.

  1. “Dari Sawah sampai Sekolah: Rantai Ekonomi di Sekitarku”

Menjelaskan proses ekonomi dari sektor pertanian/perikanan hingga jasa, dan bagaimana semua itu berperan dalam memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari, termasuk proses pendidikan.

  1. “Warung, Ojek Online, dan Pabrik: Ekonomi Malang dalam Kehidupan Sehari-hari”

Menghubungkan aktivitas ekonomi lokal di kota Malang dengan sektor ekonomi nasional, disertai pemahaman mengapa pajak dari aktivitas ini penting.

  1. “Pajak Itu Bukan Denda, Tapi Dana Kita”

Mengajak siswa memahami bahwa pajak bukanlah beban, tapi bentuk partisipasi warga negara yang hasilnya bisa dirasakan langsung oleh mereka.

  1. “Malang Kota Ekonomi: Mengenal Sektor Ekonomi Lewat Profesi Keluargaku”

Siswa menggali kegiatan ekonomi berdasarkan profesi orang tua dan masyarakat sekitar, lalu mengaitkannya dengan sektor ekonomi dan kontribusi pajak.

 

Praktik Pedagogis

Model Pembelajaran:

Project-Based Learning (PjBL)

Cocok untuk menggali penalaran kritis, melatih kreativitas, dan membangun komunikasi melalui penyelesaian proyek nyata yang berhubungan dengan kehidupan siswa sehari-hari, seperti "Peta Ekonomi Sekitarku" atau "Poster Sadar Pajak".

 

Strategi Pembelajaran:

Discovery Learning dan Kolaboratif

Mendorong siswa menemukan sendiri konsep ekonomi dan fungsi pajak dari observasi atau diskusi kelompok. Strategi ini menumbuhkan sikap ingin tahu, berpikir logis, dan kerja sama yang komunikatif.


 Metode Pembelajaran:

  1. Diskusi Kelompok Terpandu → mengembangkan kemampuan komunikasi dan penalaran kritis
  2. Observasi Lapangan/Simulasi Profesi Ekonomi → memberikan pembelajaran bermakna dan berkesadaran
  3. Membuat Poster/Infografis Pajak dan Ekonomi Sekitar → melatih kreativitas dan ekspresi visual
  4. Presentasi Hasil Proyek → menumbuhkan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara
  5. Refleksi Diri/Emosi (Jurnal Belajar) → membangun kesadaran dan kegembiraan belajar dari pengalaman

 

Penerapan Singkat:

Siswa smpn 8 malang diajak mengamati kegiatan ekonomi di sekitar rumah, kemudian dalam kelompok mereka membuat infografis rantai ekonomi lokal dan poster pentingnya pajak yang dibagikan ke kelas. Aktivitas ditutup dengan presentasi dan refleksi pribadi.

 

Kemitraan Pembelajaran

1. KPP Pratama (Kantor Pelayanan Pajak) Malang

  • Peran:
    • Memberikan edukasi pajak kepada siswa smpn 8 malang (kunjungan atau narasumber di kelas)
    • Menyediakan media belajar pajak (modul, video, leaflet)
    • Mendukung program Sekolah Sadar Pajak
  • Bentuk Kolaborasi: Webinar pajak, lomba video pajak, kunjungan edukatif

 

 2. Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Malang

  • Peran:
    • Memberikan informasi tentang aktivitas perdagangan lokal dan industri kecil-menengah
    • Memberi contoh nyata kegiatan ekonomi sektor industri dan jasa
  • Bentuk Kolaborasi: Kunjungan ke UKM binaan, talkshow kewirausahaan, pameran produk lokal

 

 3. Pelaku UMKM / Wirausaha Lokal

  • Peran:
    • Menjadi contoh langsung kegiatan ekonomi di sektor jasa dan industri rumahan
    • Memberikan inspirasi kewirausahaan dan pentingnya taat pajak
  • Bentuk Kolaborasi: Talkshow “Orang Tua Berbagi Profesi”, bazar mini, kelas inspirasi

 

 4. Orang Tua / Komite Sekolah SMPN 8 Malang

  • Peran:
    • Sumber informasi nyata dari dunia kerja dan ekonomi
    • Mitra dalam kegiatan proyek dan observasi siswa di rumah
  • Bentuk Kolaborasi: Pengisian angket kegiatan ekonomi keluarga, narasumber mini di kelas

 

5.  Koperasi Sekolah (KOPSIS SMPN 8 Malang dan Koperasi Wikara)

  • Peran:
    • Menjadi contoh kelembagaan ekonomi masyarakat
    • Memberikan edukasi tentang distribusi barang, pengelolaan usaha, dan tanggung jawab pajak
  • Bentuk Kolaborasi: Kunjungan lapangan, praktik wawancara ekonomi lokal

 

 6. Media Lokal / Lembaga Sosial Masyarakat

  • Peran:
    • Menyediakan data dan informasi aktual tentang ekonomi daerah
    • Mendorong partisipasi siswa dalam kampanye sadar pajak dan ekonomi kreatif
  • Bentuk Kolaborasi: Publikasi karya siswa, lomba poster atau video ekonomi

 

Lingkungan Pembelajaran

1. Ruang Fisik (Lingkungan Nyata)

a. Ruang Kelas Interaktif

  • Dilengkapi papan tulis digital atau proyektor untuk menampilkan infografis ekonomi dan video pajak.
  • Didesain fleksibel untuk diskusi kelompok, presentasi proyek, dan galeri karya siswa (poster sadar pajak, peta ekonomi lokal).

b. Halaman Sekolah atau Taman Belajar

  • Digunakan untuk simulasi ekonomi sederhana (misalnya: bazar mini antarkelompok, praktik jual beli).
  • Area hijau juga bisa dimanfaatkan sebagai contoh praktik pertanian kecil (urban farming atau hidroponik skala sekolah).

c. Ruang Perpustakaan atau Sudut Literasi IPS

  • Menyediakan buku, majalah ekonomi anak, leaflet pajak dari KPP, serta karya siswa.
  • Ruang tenang untuk riset mini atau membaca cerita ekonomi dan pajak yang disederhanakan.

d. Lingkungan Sekitar Sekolah

  • Lokasi sekolah di pusat kota menjadi potensi untuk observasi langsung sektor jasa, industri rumahan, perdagangan, dan transportasi.
  • Rute studi lapangan ke pasar, koperasi, atau UMKM setempat.

 

2. Budaya Belajar (Kultur Sekolah)

a. Budaya Kritis dan Reflektif

  • Guru mendorong siswa untuk bertanya, menganalisis, dan mengaitkan materi ekonomi-pajak dengan kehidupan mereka.
  • Diperkuat dengan sesi refleksi belajar dan jurnal harian/mingguan.

b. Budaya Kolaboratif dan Komunikatif

  • Siswa dibiasakan bekerja dalam kelompok lintas latar belakang, berdiskusi, dan berbagi peran dalam proyek ekonomi atau kampanye sadar pajak.
  • Guru berperan sebagai fasilitator dialog terbuka dan pembimbing eksplorasi.

c. Budaya Apresiatif dan Partisipatif

  • Apresiasi diberikan atas partisipasi aktif, kreativitas proyek, atau kontribusi nyata di lingkungan sekitar (contohnya: edukasi pajak ke kelas lain).
  • Membangun rasa bangga sebagai pelajar yang sadar ekonomi dan pajak sejak dini.

 

Pemanfaatan Digital

 Ruang Virtual (Lingkungan Digital)

a. Google Classroom / LMS Sekolah

  • Digunakan untuk mengunggah materi, LKPD digital, video pembelajaran, dan tempat pengumpulan tugas proyek.
  • Fasilitasi kuis daring, refleksi, dan diskusi forum virtual.

b. YouTube atau Kanal Edukasi Pajak

  • Sumber video dari DJP, Sekolah Sadar Pajak, atau animasi ekonomi yang menarik bagi siswa.
  • Dapat digunakan untuk pembelajaran flipped classroom.

c. Aplikasi Infografis dan Presentasi (Canva, PowerPoint, Padlet)

  • Siswa membuat poster, infografis rantai ekonomi, atau kampanye pajak digital.
  • Melatih kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi digital.

d. Google Maps / Earth & Spreadsheet Online

  • Untuk membuat peta ekonomi lokal atau memvisualisasikan rantai distribusi produk.
  • Spreadsheet digunakan untuk simulasi penghitungan pajak sederhana dari usaha kelompok.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGALAMAN BELAJAR

AWAL (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

Langkah-Langkah Kegiatan Pembuka

  1. Orientasi yang Bermakna (±5 menit)
    • Guru menyapa siswa dengan hangat dan menanyakan kabar hari ini.
    • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara sederhana:

"Hari ini kita akan belajar tentang kegiatan ekonomi di sekitar kita dan bagaimana peran kita sebagai warga negara dalam membayar pajak."

  1. Apersepsi Kontekstual (±5 menit)
    • Guru menampilkan gambar atau video singkat (1–2 menit) tentang aktivitas ekonomi di Malang: pasar, tukang sayur, driver ojol, pabrik tahu, petani hidroponik, dan kantor pajak.
    • Guru mengajukan pertanyaan pemantik:

“Siapa yang tadi pagi beli jajan di warung?”
“Menurut kalian, dari mana uang untuk memperbaiki jalan atau membangun sekolah kita?”

  1. Motivasi yang Menggembirakan (±5 menit)
    • Guru menyampaikan cerita ringan atau kisah nyata (contoh: anak SMP N 8 Malang yang membuat usaha kecil lalu sadar pentingnya bayar pajak).
    • Guru mengajak siswa membuat yel-yel singkat bertema pajak atau ekonomi, misalnya:

"Kerja, usaha, bayar pajak! Untuk sekolah makin bijak!"

    • Guru menegaskan bahwa pembelajaran hari ini akan melibatkan diskusi seru, observasi sekitar, dan kreativitas kelompok.

 

INTI

Pada tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pengalaman belajar tidak harus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan.

 

Memahami (Bermakna, Berkesadaran) 40 menit

Tahap Memahami (45 menit) – Eksplorasi & Diskusi Aktif

Tujuan: Siswa memahami konsep kegiatan ekonomi dan fungsi pajak dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan:

  • Sajian Visual & Tanya Jawab (10 menit)
    Guru menampilkan video/gambar kegiatan ekonomi di berbagai sektor (pertanian, perikanan, industri, jasa) dan fasilitas umum hasil dari pajak (sekolah, jalan, rumah sakit).
    Prinsip joyful & meaningful
     Guru bertanya:
    • “Kalian pernah lihat sawah atau tambak ikan?”
    • “Apa hubungannya uang belanja dan bangunan sekolah?”
  • Diskusi Kelompok Kontekstual (20 menit)
    Siswa dibagi dalam 4 kelompok. Masing-masing kelompok diberi satu sektor (pertanian, perikanan, industri, jasa) untuk dibahas:
    • Apa contoh sektor tersebut di Malang?
    • Siapa pelaku ekonominya?
    • Bagaimana sektor ini berkontribusi terhadap kebutuhan masyarakat dan pajak?

Melatih penalaran kritis dan komunikasi

  • Presentasi & Umpan Balik (15 menit)
    Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.
    Guru memberi umpan balik dan menghubungkan semua sektor dalam sistem ekonomi dan pajak.
    Mindful listening & kolaborasi

Mengaplikasi (Menggembirakan) 35 menit

 Proyek Mini & Kreativitas Visual

Tujuan: Siswa mampu mengaplikasikan pemahaman dalam bentuk karya kreatif dan analisis sederhana.

Kegiatan:

  • Simulasi "Peta Ekonomi dan Pajak Sekitarku" (40 menit)
    Setiap kelompok membuat peta mini atau infografis yang menggambarkan:
    • Kegiatan ekonomi nyata di sekitar rumah/sekolah (tukang sayur, jasa ojek online, laundry, UMKM)
    • Jalur aliran ekonomi dari produksi → konsumsi → pajak
    • Manfaat pajak dari kegiatan ekonomi tersebut (contoh: jalan aspal, listrik di sekolah, beasiswa)

Media bisa berupa kertas manila, Canva, atau Padlet sesuai fasilitas.
 Mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan aplikasi nyata

  • Pameran Karya dan Gallery Walk (20 menit)
    Setiap kelompok memajang hasil karyanya, lalu seluruh siswa melakukan gallery walk untuk melihat karya teman-teman dan memberikan komentar atau pertanyaan.
    Mendorong komunikasi dan keterlibatan aktif siswa

 

Merefleksi (Berkesadaran) 20 menit

Tujuan: Siswa merefleksikan pemahaman dan nilai yang diperoleh serta mengembangkan kesadaran sebagai warga negara.

Kegiatan:

  • Refleksi Individu "Aku dan Ekonomi Sekitarku" (15 menit)
    Siswa menulis jurnal pendek/refleksi:

“Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini?”
“Apa peranmu dalam kegiatan ekonomi?”
“Kenapa kita harus membayar pajak?”
Prinsip mindful dan meaningful

  • Sesi Berbagi & Peneguhan Nilai (10 menit)
    Beberapa siswa membacakan refleksi mereka di depan kelas.
    Guru menutup dengan penegasan:

“Kalian semua adalah bagian dari sistem ekonomi, dan suatu saat akan menjadi warga yang membayar pajak. Bangsa ini membutuhkan kalian.”

  • Penutup yang Menggembirakan (5 menit)
    Guru mengajak siswa membuat yel-yel atau slogan kampanye pajak secara spontan, lalu menyanyikan lagu bertema tanggung jawab sebagai warga negara.
    Menutup dengan kegembiraan dan semangat

 

Catatan Akhir

  • Asesmen Formatif: dilakukan melalui pengamatan saat diskusi, hasil karya infografis, dan refleksi tertulis siswa.
  • Prinsip yang Ditekankan:
    • Mindful  siswa sadar akan peran dirinya dalam ekonomi dan pentingnya pajak
    • Meaningful  materi dikaitkan langsung dengan kehidupan dan lingkungan nyata
    • Joyful  pembelajaran aktif, kolaboratif, dan menyenangkan

 

PENUTUP (berkesadaran, bermakna) 5 menit

1.     Refleksi Materi

Guru mengajak siswa merefleksikan kembali poin-poin penting pembelajaran hari ini:

"Hari ini kita telah mempelajari bahwa kegiatan ekonomi — mulai dari pertanian, perikanan, industri, hingga jasa — adalah bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Kita juga menyadari bahwa pajak sangat penting untuk membiayai kebutuhan bersama, termasuk sekolah kita. Semua sektor saling berkaitan, dan kita sebagai pelaku ekonomi masa depan punya peran penting dalam membangun bangsa."

2. Refleksi Akhir Pembelajaran

Siswa diajak menjawab pertanyaan reflektif secara lisan atau tertulis:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini?
  • Bagaimana kegiatan ekonomi di sekitarmu terhubung dengan pajak?
  • Apa kontribusi kecil yang bisa kamu lakukan sebagai pelajar sadar pajak?

(Opsional) Guru dapat meminta 2–3 siswa membacakan refleksi mereka.

3. Motivasi

Guru menyampaikan peneguhan dan dorongan semangat:

"Kalian adalah bagian dari sistem ekonomi yang sedang tumbuh. Kalian mungkin belum membayar pajak hari ini, tapi kesadaran kalian akan pentingnya kontribusi untuk negara adalah awal dari perubahan besar. Teruslah berpikir kritis, bertindak jujur, dan berkontribusi meski lewat hal kecil. Dari kalian, Indonesia bisa jadi lebih baik."

 4. Tugas untuk Pertemuan Berikutnya

Judul Tugas: “Ekonomi dan Pajak di Sekitarku”
Siswa diminta melakukan observasi sederhana di rumah atau lingkungan sekitar:

  • Identifikasi satu kegiatan ekonomi di dekat rumahmu (misal: penjual sayur, usaha cuci motor, usaha catering).
  • Catat jenis usaha, sektor ekonomi (pertanian/perikanan/industri/jasa), dan potensi kontribusi terhadap pajak (misalnya: bayar PPN saat belanja, bayar pajak penghasilan).
  • Buat dalam bentuk tabel singkat atau catatan narasi sederhana di buku tugas.

Tugas ini akan menjadi bahan diskusi awal untuk pertemuan berikutnya.

 

 

ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen pada Awal Pembelajaran

Tujuan Asesmen Awal:

  • Mengetahui pengetahuan awal siswa tentang konsep dasar kegiatan ekonomi
  • Menggali pengalaman kontekstual siswa terhadap aktivitas ekonomi sehari-hari
  • Menyesuaikan pendekatan pembelajaran sesuai dengan kesiapan siswa

 

A. KUISIONER PILIHAN GANDA – Pengetahuan & Pemahaman Awal

Petunjuk: Pilih jawaban yang menurutmu paling benar!

  1. Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh seorang nelayan termasuk dalam sektor …
    a. Jasa
    b. Pertanian
    c. Perikanan
    V
    d. Industri
  2. Contoh kegiatan sektor industri adalah …
    a. Menjual ikan di pasar
    b. Mengolah hasil pertanian menjadi keripik
    V
    c. Menyewakan kamar kos
    d. Menanam sayuran
  3. Pajak digunakan oleh pemerintah untuk membiayai …
    a. Keperluan pribadi pejabat
    b. Belanja toko swalayan
    c. Kebutuhan negara dan masyarakat
    V
    d. Gaji pedagang
  4. Manfaat pajak yang bisa dirasakan siswa di sekolah adalah …
    a. Hadiah dari orang tua
    b. Gaji guru dan pembangunan ruang kelas
    V
    c. Diskon belanja online
    d. Wi-Fi di rumah

 

 B. ISIAN SINGKAT – Pengalaman Pribadi & Kontekstualisasi

Petunjuk: Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

  1. Sebutkan satu kegiatan ekonomi yang kamu lihat di sekitar rumahmu!

 

  1. Apa pekerjaan orang tua atau tetanggamu? Menurutmu itu termasuk sektor apa?

 

  1. Pernahkah kamu mendengar kata "pajak"? Dari mana kamu tahu tentang pajak?

 

 

 C. SKALA SIKAP – Kesiapan dan Minat Belajar

Petunjuk: Beri tanda pada kolom yang sesuai dengan pendapatmu!

Pernyataan

Setuju

Netral

Tidak Setuju

Saya tertarik mempelajari bagaimana kegiatan ekonomi berjalan di sekitar kita.

Saya ingin tahu ke mana uang pajak kita digunakan.

Saya merasa sudah tahu cukup banyak tentang kegiatan ekonomi dan pajak.

Saya ingin ikut membuat karya atau proyek tentang kegiatan ekonomi atau pajak.

 

 Cara Penggunaan

  • Guru mengisi hasil asesmen ke dalam lembar identifikasi untuk memetakan:
    • Pengetahuan awal siswa → sebagai dasar menyusun pendekatan pembelajaran.
    • Latar belakang siswa → dikaitkan dengan sektor ekonomi keluarga.
    • Minat & sikap awal → menentukan strategi (visual, proyek, diskusi, dll).

 

Asesmen pada Proses Pembelajaran

Observasi Kinerja dan Pemahaman Konseptual Siswa secara Langsung


 2. Bentuk & Instrumen Asesmen:

A. Checklist Observasi Diskusi Kelompok

Kapan digunakan: Saat siswa berdiskusi tentang sektor ekonomi dan pajak

Nama Siswa

Aktif Bertanya

Mengemukakan Pendapat

Mengaitkan dengan Kehidupan Nyata

Bekerja Sama

Catatan Guru

V / X

V / X

V / X

/

V = terlihat dilakukan | X = belum terlihat
Tujuan: Melihat keterampilan komunikasi, penalaran kritis, dan partisipasi

 

B. Lembar Kuis Ringan (Jawaban Singkat)

Kapan digunakan: Setelah penjelasan guru atau di tengah pelajaran untuk mengetahui pemahaman konsep
 pertanyaan:

  1. Sebutkan dua contoh kegiatan ekonomi di sektor industri!
  2. Mengapa membayar pajak itu penting bagi masyarakat?
  3. Apa hubungan antara petani dan konsumen dalam sistem ekonomi?

Instrumen: Lembar kuis 3–5 soal, bisa juga dibuat dalam Google Form
Tujuan: Mengetahui pemahaman materi dasar dan keterhubungan antar konsep

 

C. Exit Ticket (Kartu Refleksi Singkat)

Kapan digunakan: Di akhir jam pelajaran

Format pertanyaan:

  • Hari ini saya belajar tentang …
  • Hal yang masih membingungkan bagi saya adalah …
  • Saya menyadari bahwa pajak …
  • Saya ingin tahu lebih lanjut tentang …

Instrumen: Kartu ¼ halaman atau Google Form
Tujuan: Menangkap refleksi dan kesadaran belajar siswa secara personal

 

D. Penilaian Produk Mini (Poster/Infografis/Peta Ekonomi Lokal)

Kapan digunakan: Saat siswa menyusun proyek kelompok

Rubrik Sederhana:

Aspek

Skor 1

Skor 2

Skor 3

Skor 4

Isi sesuai sektor ekonomi & pajak

Tidak sesuai

Cukup sesuai

Sesuai

Sangat tepat & lengkap

Kreativitas penyajian

Tidak menarik

Cukup menarik

Menarik

Sangat kreatif

Kerja sama kelompok

Tidak kompak

Kadang bekerja sama

Umumnya bekerja sama

Sangat kompak & aktif

Tujuan: Menilai proses berpikir kritis dan kreativitas siswa dalam menerapkan konsep ekonomi dan pajak

 

 3. Frekuensi Penggunaan

  • Kuis ringkas: 1–2 kali dalam proses pembelajaran
  • Observasi diskusi & produk: Saat kerja kelompok
  • Exit ticket / refleksi: Di akhir pertemuan
  • Catatan guru: Setiap interaksi penting dicatat singkat untuk pemetaan

 

 4. Tindak Lanjut

  • Siswa dengan pemahaman kurang  diberikan penguatan/tugas tambahan berbasis konteks lokal
  • Siswa dengan refleksi “masih bingung”  dikelompokkan untuk sesi bimbingan khusus atau diskusi lanjutan

 

Asesmen pada Akhir Pembelajaran

ASESMEN SUMATIF

Mata Pelajaran: IPS Kelas VII
Materi: Kegiatan Ekonomi di Berbagai Sektor dan Kesadaran Pajak
Tujuan: Menilai sejauh mana siswa menguasai pengetahuan, pemahaman konsep, dan mampu mengkomunikasikan serta menerapkan materi dalam kehidupan nyata.

 

 1. Jenis Asesmen: Campuran (Kognitif, Afektif, dan Keterampilan)

Asesmen mencakup bentuk:

  • Tes tertulis (PG & uraian)
  • Proyek kreatif (infografis/poster/video pendek)
  • Refleksi sikap dan kesadaran

 

 2. Bentuk & Instrumen Asesmen

 A. Tes Tertulis (Pengetahuan & Pemahaman Konseptual)

Waktu: ± 30–40 menit
Jumlah soal: 10 soal pilihan ganda + 2 soal uraian
Contoh Soal:

Pilihan Ganda (PG)

  1. Kegiatan usaha mencuci motor termasuk dalam sektor …
    a. Industri
    b. Jasa
    V
    c. Perikanan
    d. Pertanian
  2. Fungsi pajak bagi negara adalah …
    a. Menambah keuntungan pelaku usaha
    b. Menyediakan dana pembangunan
    V
    c. Meningkatkan pendapatan individu
    d. Membiayai kegiatan swasta

Isian/Uraian Singkat

  1. Jelaskan perbedaan antara sektor industri dan sektor jasa dalam kegiatan ekonomi!
  2. Bagaimana peran pajak dalam mendukung kegiatan pendidikan di sekolahmu?

 Tujuan: Mengukur pemahaman siswa terhadap konsep ekonomi dan kesadaran pajak

 

 B. Penilaian Produk/Proyek Mini (Keterampilan & Aplikasi)

Tugas:
Buatlah infografis atau poster dengan tema:

“Sektor Ekonomi di Sekitarku dan Pentingnya Pajak untuk Kehidupan”

Isi Minimal:

  • Contoh nyata kegiatan ekonomi lokal (keluarga/tetangga/sekolah)
  • Identifikasi sektor (pertanian/perikanan/industri/jasa)
  • Alur manfaat pajak dari kegiatan ekonomi ke pembangunan (misalnya: jalan, sekolah, fasilitas umum)

Rubrik Penilaian (Skala 1–4):

Aspek Dinilai

Skor 1

Skor 2

Skor 3

Skor 4

Ketepatan isi sektor ekonomi

Tidak sesuai

Kurang tepat

Cukup tepat

Sangat tepat dan lengkap

Pemahaman manfaat pajak

Tidak tergambar

Hanya sebagian

Umumnya benar

Tepat dan menyeluruh

Kreativitas dan desain

Kurang menarik

Cukup menarik

Menarik

Sangat kreatif & komunikatif

Tujuan: Menilai kemampuan menerapkan konsep secara kontekstual dan komunikatif

 

 C. Refleksi Sikap (Afektif - Kesadaran Pajak)

Pertanyaan Refleksi (jawaban 3–5 kalimat):

  1. Apa yang kamu sadari setelah mempelajari hubungan antara kegiatan ekonomi dan pajak?
  2. Apa peranmu sebagai siswa SMPN 8 Malang  dalam mendukung ekonomi dan pajak yang baik?

 Tujuan: Mengukur kesadaran diri dan sikap sebagai pelajar yang bertanggung jawab

 

 3. Cara Penilaian

  • PG & uraian  penskoran biasa (misal: benar = 10 poin, uraian maksimal = 15 poin)
  • Proyek  pakai rubrik
  • Refleksi  dinilai berdasarkan kedalaman makna dan kesesuaian isi (opsional: dinilai skala 1–3)

 

4. Bentuk Penugasan Alternatif

Jika waktu terbatas, siswa dapat memilih:

  • Infografis digital/manual
  • Esai mini "Aku dan Ekonomi di Lingkunganku"
  • Video pendek tentang kegiatan ekonomi & pentingnya pajak (1–2 menit)

 

Asesmen dalam pembelajaran mendalam disesuaikan dengan assessment as learning, assessment for learning, dan assessment of learning. Tentukan metode atau cara yang digunakan secara komprehensif untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. Contoh: Tes tertulis, Tes lisan, Penilaian Kinerja, Penilaian Proyek, Penilaian Produk, Observasi, Portofolio, Peer Assessment, Self Assessment, penilaian berbasis kelas, dan sebagainya.

 

RUBRIK PENILAIAN DISKUSI KELAS

 

Mata Pelajaran            : IPS Kelas VII
Topik Diskusi              : Kegiatan Ekonomi dan Kesadaran Pajak
Tujuan                         : Menilai keterlibatan siswa secara aktif, kerja sama dalam kelompok, dan kemampuan berpikir kreatif selama proses diskusi.

 

Indikator

Skor 1 (Kurang)

Skor 2 (Cukup)

Skor 3 (Baik)

Skor 4 (Sangat Baik)

Keaktifan Bertanya

Tidak mengajukan pertanyaan sama sekali

Mengajukan pertanyaan setelah diminta guru

Mengajukan pertanyaan yang relevan dengan topik secara mandiri

Aktif bertanya dengan kritis dan mendorong diskusi lebih dalam

Kerja Sama

Tidak terlibat dalam kerja kelompok

Terlibat terbatas dan kadang pasif dalam kelompok

Aktif bekerja sama, memberikan ide dan mendukung anggota lain

Sangat aktif, menjadi penggerak dan fasilitator dalam kelompok

Kreativitas Gagasan

Gagasan monoton, meniru pendapat orang lain

Gagasan sederhana dan kurang berkembang

Gagasan orisinal dan cukup menarik

Gagasan sangat kreatif, menghubungkan topik dengan konteks nyata & unik

 

 

 

 

Skor Akhir dan Kriteria Nilai

Total Skor

Kategori

10–12

Sangat Baik

7–9

Baik

4–6

Cukup

3 ke bawah

Perlu Bimbingan

 

 Catatan untuk Guru:

  • Gunakan lembar ini saat diskusi berlangsung dalam kelompok atau presentasi.
  • Guru dapat menilai per individu atau kelompok, tergantung fokus asesmen.
  • Beri umpan balik singkat di akhir diskusi agar siswa memahami kelebihan dan perbaikannya.

 

 

Mengetahui,

Kepala SMP Negeri 8 Malang

 

 

 

Sri Nuryani M.Pd.

NIP. 19661116 199003 2 009            

 

Malang,   14 April  2025

Guru Mata Pelajaran

 

 

 

Drs Sumarno.

NIP. 1966308 200501 1 006

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lembar Kerja Peserta Didik

 IPS Kelas VII

 

Kegiatan Ekonomi di Berbagai Sektor dan Kesadaran Pajak

Terintegrasi dengan Program Sekolah Sadar Pajak

 

 Identitas

Keterangan

Isi

Nama Siswa

…………………………………………………………………………..

Kelas

…………………………………………………………………………..

Kelompok

…………………………………………………………………………..

Waktu Belajar

135 menit

Topik

Kegiatan Ekonomi & Pajak

 

 Tujuan LKPD

  • Siswa mampu mengidentifikasi dan membedakan sektor kegiatan ekonomi (pertanian, perikanan, industri, jasa) di lingkungan sekitar.
  • Siswa mampu menjelaskan hubungan kegiatan ekonomi dengan pemenuhan kebutuhan dan kontribusi terhadap pajak.
  • Siswa mampu mengkomunikasikan pemahamannya dalam bentuk diskusi dan karya visual.

 

 A. Aktivitas 1 – Pemanasan dan Diskusi Ringan (Memahami)

Diskusikan bersama kelompokmu dan tuliskan hasilnya!

  1. Amatilah kegiatan ekonomi yang ada di sekitar sekolah atau tempat tinggal kalian (contoh: toko, laundry, petani hidroponik, nelayan, pabrik kecil, ojol, rumah makan, dll).

 

No

Kegiatan Ekonomi yang Diamati

Termasuk Sektor

Pelaku Ekonomi

Manfaat Bagi Masyarakat

1

2

  1. Diskusikan:

“Menurut kalian, kegiatan ekonomi di atas apakah sudah menyumbang pajak? Jika belum, mengapa?”
Tuliskan pendapat kelompokmu:









 

 B. Aktivitas 2 – Tantangan Mini Problem (Penalaran & Aplikasi)

Bacalah studi kasus berikut, lalu diskusikan dan jawab pertanyaannya!

Studi Kasus:
Di kota Malang, ada seorang pengusaha UMKM yang menjual bakso beku secara online. Usahanya berkembang pesat dan memiliki banyak pelanggan hingga luar kota. Namun, ia belum memiliki NPWP dan tidak pernah membayar pajak. Di sisi lain, jalan di sekitar rumah dan sekolah rusak berat dan belum diperbaiki.

Pertanyaan Diskusi:

  1. Sektor apakah usaha tersebut? Jelaskan.






 

  1. Apa dampak positif kegiatan ekonomi tersebut bagi masyarakat?






  1. Apa dampaknya jika pelaku usaha seperti itu tidak membayar pajak?






  1. Apa solusi menurut kelompokmu agar pelaku usaha tetap untung dan tetap taat pajak?







 

 C. Aktivitas 3 – Proyek Mini (Kreativitas & Komunikasi Visual)

Petunjuk: Buatlah poster/infografis dalam kertas A3 atau media digital (Canva/Google Slide) dengan isi sebagai berikut:

  • Judul: “Ekonomi Sekitarku, Pajak untuk Negeriku”
  • Gambarkan:
    • Kegiatan ekonomi lokal di sekitar kalian
    • Sektor-sektornya (pertanian, perikanan, industri, jasa)
    • Alur hubungan antara pelaku ekonomi – hasil ekonomi – pembayaran pajak – manfaat bagi masyarakat
  • Sertakan slogan buatan kelompok kalian yang menggugah kesadaran pajak

 Waktu pengerjaan: 30 menit

 Akan dipresentasikan pada akhir pembelajaran

 

 D. Refleksi Akhir

Tuliskan pendapat pribadimu!

  1. Apa hal baru yang kamu pelajari dari kegiatan hari ini?






  1. Apa yang akan kamu lakukan jika nanti menjadi pelaku ekonomi di masa depan?







 

 Catatan untuk Guru:

  • LKPD ini mencakup prinsip pembelajaran berkesadaran (refleksi), bermakna (kontekstualisasi), menggembirakan (proyek & visual).
  • Dapat dilengkapi dengan rubrik penilaian proyek dan refleksi.
  • Bisa digunakan untuk asesmen formatif dan sebagai bagian dari portofolio belajar.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kerinduan yang Kupeluk Diam-Diam

  Kerinduan yang Kupeluk Diam-Diam Di antara detak jam yang lupa berhenti, namamu berlayar di benakku, seperti doa yang tak pernah selesa...