Senin, 12 Januari 2026

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM IPS KELAS 8 FUNGSI DAN PERAN LEMBAGA KEUANGAN

 

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

 

SEKOLAH                                                : SMPN 8 Malang

NAMA GURU                                          : Drs. Sumarno

MATA PELAJARAN                                 : IPS

KELAS / SEMESTER / FASE                 : VIII / 2 / D

ALOKASI WAKTU                                   : 2 X (3 x 45) menit

MATERI                                                    :

1.      Pengertian perdagangan internasional

2.      Jenis perdagangan internasional: ekspor dan impor

3.      Faktor yang memengaruhi perdagangan internasional

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IDENTIFIKASI

 

 

 

 

 

 

 

 

Peserta Didik

1.      Kemampuan Awal

·     Sebagian besar murid telah menggunakan layanan lembaga keuangan (bank, koperasi sekolah, e-wallet).

·     Murid mengetahui praktik menabung dan transaksi digital, namun belum memahami fungsi dan peran lembaga keuangan secara menyeluruh.

·     Pemahaman tentang dampak lembaga keuangan terhadap kehidupan masyarakat masih bersifat parsial.

2.      Karakteristik Peserta Didik

·       Latar belakang sosial ekonomi keluarga beragam.

·       Siswa hidup di lingkungan ekonomi digital.

·       Menyukai pembelajaran kontekstual dan berbasis kasus nyata.

3.      Kebutuhan Khusus

·       1–2 murid ABK ringan memerlukan pendampingan dalam membaca teks ekonomi.

·       Murid dengan literasi rendah membutuhkan contoh konkret dan visual.

4.      Strategi Diferensiasi
• Media visual dan studi kasus kehidupan sehari-hari.
• Pendampingan kelompok kecil bagi murid yang membutuhkan.
• Proyek kelompok heterogen.

 

Materi Pelajaran

1. Pengetahuan Faktual

  • Pengertian perdagangan internasional.
  • Pengertian ekspor dan impor.
  • Contoh barang ekspor dan impor Indonesia.

2. Pengetahuan Konseptual

  • Hubungan perdagangan internasional dengan kebutuhan manusia.
  • Faktor pendorong perdagangan internasional.
  • Dampak perdagangan internasional bagi perekonomian.

3. Pengetahuan Prosedural

  • Cara menganalisis kasus perdagangan internasional.
  • Cara mengidentifikasi faktor dan dampak perdagangan internasional.
  • Cara menyusun kampanye edukasi perdagangan global.

4. Pengetahuan Metakognitif

  • Kesadaran sebagai konsumen global.
  • Refleksi sikap bijak memilih produk lokal dan impor.

 

Dimensi Profil Lulusan (DPL)

Pilihlah dimensi profil lulusan yang akan dicapai dalam pembelajaran

 

            DPL 1 

Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa                     

            DPL 2

Kewargaan                      

            DPL 3

Penalaran Kritis

            DPL 4

Kreativitas

 

            DPL 5

Kolaborasi

            DPL 6

Kemandirian

            DPL 7

Kesehatan

            DPL 8

            Komunikasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Capaian Pembelajaran

Mengidentifikasi upaya masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya melalui kegiatan ekonomi, harga, pasar, Lembaga keuangan, perdagangan internasional; menelaah peran masyarakat dan negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di era digital, serta potensi Indonesia menjadi negara maju

Lintas Disiplin Ilmu

  • PKn: Peran negara dalam perdagangan internasional
  • Bahasa Indonesia: Poster & presentasi persuasif
  • Informatika: Infografis perdagangan global
  • BK: Refleksi konsumsi sehat & bertanggung jawab

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian perdagangan internasional.
  2. Membedakan ekspor dan impor beserta contohnya.
  3. Menganalisis faktor yang memengaruhi perdagangan internasional.
  4. Menjelaskan dampak perdagangan internasional bagi masyarakat.
  5. Menunjukkan sikap bijak sebagai konsumen global.

 

Topik Pembelajaran

“Perdagangan Internasional dan Perannya dalam Kehidupan Masyarakat Global”

Praktik Pedagogis

A. Pendekatan Pembelajaran

Student-Centered Learning (SCL) berbasis Deep Learning

Pembelajaran dirancang dengan menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif yang membangun pengetahuan, keterampilan, dan sikap melalui pengalaman belajar nyata, reflektif, dan bermakna tentang perdagangan internasional dalam kehidupan global.

Pendekatan ini menekankan bahwa belajar IPS bukan menghafal konsep, tetapi:

  • memahami realitas global,
  • berpikir kritis sebagai warga dunia,
  • bersikap bijak sebagai konsumen,
  • dan bertanggung jawab secara sosial.

Karakteristik Pendekatan

  1. Aktif dan partisipatif
    Peserta didik terlibat dalam diskusi, analisis kasus, simulasi, dan proyek.
  2. Kontekstual dan global
    Materi dikaitkan dengan:
    • produk impor di sekitar siswa,
    • ekspor Indonesia,
    • kehidupan ekonomi keluarga.
  3. Bermakna dan reflektif
    Peserta didik diajak menyadari dampak perdagangan internasional terhadap:
    • ekonomi nasional,
    • kesejahteraan masyarakat,
    • pilihan hidup sehari-hari.
  4. Menggembirakan dan kreatif
    Proyek kampanye, infografis, video, dan presentasi kreatif.
  5. Inklusif dan diferensiatif
    Mengakomodasi perbedaan kemampuan, gaya belajar, dan latar belakang siswa.

 

B. Model Pembelajaran yang Digunakan

1. Problem Based Learning (PBL)

Digunakan pada tahap memahami, untuk:

  • menganalisis permasalahan perdagangan internasional,
  • membedah kasus ekspor–impor,
  • mengembangkan penalaran kritis.

Contoh masalah:

“Mengapa Indonesia masih mengimpor beras padahal negara agraris?”

 

2. Project Based Learning (PjBL)

Digunakan pada tahap mengaplikasi, untuk:

  • menghasilkan karya nyata,
  • menumbuhkan kreativitas dan kolaborasi,
  • membangun kepedulian ekonomi nasional.

Produk proyek:

  • Poster “Cerdas Produk Lokal & Global”
  • Infografis ekspor–impor Indonesia
  • Video kampanye cinta produk lokal

 

3. Experiential Learning

Digunakan untuk:

  • simulasi perdagangan internasional,
  • bermain peran sebagai eksportir–importir,
  • belajar dari pengalaman langsung dan refleksi.

 

Kemitraan Pembelajaran

KEMITRAAN PEMBELAJARAN DENGAN ORANG TUA / WALI

A. Tujuan Kemitraan

Kemitraan dengan orang tua bertujuan untuk:

  1. Menyelaraskan pembelajaran sekolah dan rumah.
  2. Menumbuhkan kesadaran ekonomi keluarga.
  3. Membentuk sikap konsumsi sehat dan bertanggung jawab.
  4. Menguatkan karakter peserta didik sebagai warga global.

 

B. Peran Orang Tua / Wali Murid

1. Sebagai Pendamping Belajar

  • Mendampingi anak saat mengerjakan:
    • refleksi pembelajaran,
    • proyek kampanye.
  • Membantu memahami istilah ekonomi global secara sederhana.

 

2. Sebagai Teladan Sikap Ekonomi

Orang tua memberikan contoh nyata:

  • memilih produk lokal,
  • membandingkan harga dan kualitas,
  • tidak konsumtif,
  • hidup sederhana dan sehat.

 

3. Sebagai Sumber Belajar Kontekstual

Orang tua berbagi pengalaman:

  • menggunakan produk impor,
  • bekerja di sektor perdagangan,
  • menjalankan usaha kecil/UMKM,
  • pengalaman jual beli online lintas daerah.

 

Lingkungan Pembelajaran

1. Lingkungan Fisik

  1. Ruang Kelas Kolaboratif
    • Meja fleksibel untuk diskusi dan kerja kelompok.
    • Papan ide untuk peta konsep fungsi & peran lembaga keuangan.
  2. Koperasi Sekolah
    • Laboratorium nyata memahami fungsi koperasi.
    • Simulasi pencatatan keuangan sederhana.
  3. Sudut Literasi Keuangan
    • Brosur bank dan koperasi.
    • Poster literasi keuangan.
    • Contoh buku tabungan.
  4. Aula / Selasar Sekolah
    • Pameran hasil proyek siswa.
    • Gallery walk kampanye literasi keuangan.

 

2. Lingkungan Sosial & Budaya Belajar

  • Budaya reflektif dan kritis.
  • Budaya kolaboratif dan inklusif.
  • Budaya bertanggung jawab dalam aktivitas ekonomi.
  • Budaya anti-konsumtif dan anti-perilaku boros.

 

Pemanfaatan Digital

Platform & Fungsinya

  1. Google Classroom / Microsoft Teams
    • Materi ajar
    • LKPD digital
    • Pengumpulan tugas
    • Refleksi individu
  2. Padlet / Jamboard
    • Peta konsep fungsi
    • Diskusi ide kampanye.
  3. Canva
    • Poster dan infografis.
  4. CapCut / YouTube (terkendali)
    • Video kampanye edukatif.
  5. Google Form
    • Asesmen awal
    • Asesmen akhir
    • Refleksi siswa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGALAMAN BELAJAR

AWAL (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

1. Orientasi dan Pembiasaan Belajar (±5 menit)

Kegiatan Guru:

  • Menyambut peserta didik dengan ramah.
  • Mengajak siswa memastikan kelas bersih dan nyaman.
  • Mengingatkan sikap belajar positif: fokus, saling menghargai, dan aktif bertanya.
  • Membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama.

Kegiatan Peserta Didik:

  • Menjawab salam dan berdoa.
  • Menyiapkan buku, alat tulis, dan LKPD.
  • Duduk tertib dan siap mengikuti pembelajaran.

2. Apersepsi Kontekstual (±5 menit)

Kegiatan Guru:

  • Menunjukkan gambar atau menyebutkan contoh barang di sekitar siswa, misalnya:
    • Ponsel
    • Sepatu bermerek
    • Makanan kemasan impor
  • Mengajukan pertanyaan pemantik:
    • “Apakah semua barang ini diproduksi di Indonesia?”
    • “Mengapa Indonesia membeli barang dari negara lain?”
  • Mengaitkan jawaban siswa dengan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Peserta Didik:

  • Menjawab pertanyaan berdasarkan pengalaman.
  • Menyampaikan pendapat secara lisan.

 

3. Penyampaian Tujuan Pembelajaran (±5 menit)

Kegiatan Guru:

  • Menjelaskan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana:
    • Memahami pengertian perdagangan internasional
    • Menjelaskan ekspor dan impor
    • Menganalisis faktor yang memengaruhi perdagangan internasional
  • Menyampaikan manfaat materi:
    • Menambah wawasan global
    • Memahami posisi Indonesia dalam perdagangan dunia
    • Menumbuhkan sikap bangga dan bijak sebagai konsumen

Kegiatan Peserta Didik:

  • Mendengarkan dengan saksama.
  • Menyatakan kesiapan belajar.

 

INTI

Pada tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pengalaman belajar tidak harus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan.

 

Memahami (Bermakna, Berkesadaran) 40 menit

Tahap MEMAHAMI

(±30 menit | eksplorasi konsep dan penguatan pemahaman)

Kegiatan Guru:

  • Menyajikan materi melalui:
    • Paparan singkat
    • Bacaan kontekstual pada LKPD
    • Contoh nyata perdagangan internasional Indonesia
  • Menjelaskan:

1.                  Pengertian Perdagangan Internasional
Kegiatan jual beli barang dan jasa antarnegara untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan.

2.                  Jenis Perdagangan Internasional

      • Ekspor: kegiatan menjual barang/jasa ke luar negeri
        Contoh: ekspor kopi Indonesia ke Jepang
      • Impor: kegiatan membeli barang/jasa dari luar negeri
        Contoh: impor gandum dari Australia

3.                  Faktor yang Memengaruhi Perdagangan Internasional

      • Perbedaan sumber daya alam
      • Perbedaan teknologi dan SDM
      • Harga dan biaya produksi
      • Kebutuhan dan selera konsumen
      • Kebijakan pemerintah
      • Transportasi dan komunikasi
  • Mengajukan pertanyaan pemahaman:
    • “Mengapa Indonesia mengekspor kopi tetapi mengimpor gandum?”
    • “Apa akibat jika suatu negara menutup perdagangan internasional?”

Kegiatan Peserta Didik:

  • Membaca materi pada LKPD.
  • Mencatat poin penting.
  • Menjawab pertanyaan pemahaman secara individu.

 

Mengaplikasi (Menggembirakan) 35 menit

Tahap MENGAPLIKASIKAN

(±25 menit | analisis, diskusi, dan pemecahan masalah)

Kegiatan Guru:

  • Membagi peserta didik dalam kelompok kecil.
  • Memberikan tugas aplikatif pada LKPD, misalnya:
    • Mengidentifikasi contoh barang ekspor dan impor Indonesia
    • Mengelompokkan faktor yang memengaruhi perdagangan internasional
    • Menganalisis dampak positif perdagangan internasional bagi Indonesia
  • Membimbing diskusi dan memastikan semua siswa berperan aktif.
  • Melakukan observasi sikap dan kerja sama (asesmen proses).

Kegiatan Peserta Didik:

  • Berdiskusi dalam kelompok.
  • Mengisi tabel analisis pada LKPD.
  • Menyajikan hasil diskusi secara singkat di depan kelas.
  • Memberi tanggapan terhadap kelompok lain.

Hasil yang diharapkan: siswa mampu mengaitkan teori dengan realitas ekonomi global.

 

Merefleksi (Berkesadaran)

Tahap MEREFLEKSIKAN

(±15 menit | kesadaran belajar dan penguatan makna)

Kegiatan Guru:

  • Mengajak siswa melakukan refleksi terbimbing:
    • “Apa pengetahuan baru yang kamu peroleh hari ini?”
    • “Bagaimana perdagangan internasional memengaruhi kehidupan kita?”
    • “Sikap apa yang perlu kita miliki sebagai bagian dari masyarakat global?”
  • Memberikan penguatan nilai:
    • Nasionalisme
    • Kritis
    • Tanggung jawab sebagai konsumen

Kegiatan Peserta Didik:

  • Mengisi kolom refleksi pada LKPD.
  • Menyampaikan kesimpulan pembelajaran dengan kata-kata sendiri.
  • Menyepakati komitmen belajar lanjutan.

 

PENUTUP (berkesadaran, bermakna) 5 menit

1. Refleksi Pemahaman Materi

(±5 menit | kognitif & kesadaran belajar)

Kegiatan Guru:

  • Mengajak peserta didik meninjau kembali inti pembelajaran dengan pertanyaan pengarah:
    • “Apa yang dimaksud dengan perdagangan internasional?”
    • “Apa perbedaan ekspor dan impor?”
    • “Faktor apa saja yang memengaruhi terjadinya perdagangan internasional?”
  • Menuliskan kata kunci di papan tulis berdasarkan jawaban siswa.
  • Meluruskan pemahaman yang kurang tepat dan memperkuat konsep inti.

Kegiatan Peserta Didik:

  • Menjawab pertanyaan secara lisan.
  • Menyampaikan kembali konsep dengan bahasa sendiri.
  • Menyimpulkan materi bersama guru.

Tujuan: memastikan seluruh siswa mencapai pemahaman minimum yang diharapkan.

 

2. Refleksi Sikap dan Nilai

(±4 menit | berkesadaran & pembentukan karakter)

Kegiatan Guru:

  • Mengajak siswa merenungkan sikap yang perlu dimiliki dalam kehidupan global:
    • Sikap menghargai produk dalam negeri
    • Sikap bijak dalam menggunakan produk impor
    • Sikap terbuka terhadap kerja sama antarbangsa
  • Memberikan pertanyaan reflektif:
    • “Sikap apa yang perlu kita miliki agar perdagangan internasional membawa manfaat bagi bangsa?”

Kegiatan Peserta Didik:

  • Menyampaikan pendapat secara bergiliran.
  • Menuliskan refleksi singkat pada LKPD atau buku catatan.

Nilai yang dikuatkan: nasionalisme, tanggung jawab, kritis, dan kesadaran global.

 

3. Penguatan dan Motivasi Belajar

(±3 menit | afektif & inspiratif)

Kegiatan Guru:

  • Memberikan penguatan bahwa:
    • Indonesia memiliki peran penting dalam perdagangan internasional.
    • Generasi muda harus cerdas ekonomi dan mencintai produk lokal.
  • Menyampaikan motivasi:
    • “Kalian adalah calon pelaku ekonomi masa depan yang menentukan posisi Indonesia di dunia.”

Kegiatan Peserta Didik:

  • Mendengarkan dan merespon positif.
  • Menunjukkan sikap percaya diri dan antusias.

 

4. Tindak Lanjut dan Penugasan

(±2 menit | keberlanjutan pembelajaran)

Kegiatan Guru:

  • Menyampaikan tugas lanjutan (pilih salah satu):
    1. Mencari berita tentang ekspor atau impor Indonesia dari media.
    2. Membuat daftar produk lokal dan impor yang ada di rumah.
    3. Menuliskan pendapat tentang pentingnya mencintai produk dalam negeri.
  • Menjelaskan kriteria penilaian secara singkat.

Kegiatan Peserta Didik:

  • Mencatat tugas.
  • Bertanya jika ada yang belum jelas.

 

5. Penutup Pembelajaran

(±1 menit | etika & pembiasaan)

Kegiatan Guru:

  • Menyampaikan apresiasi atas keaktifan siswa.
  • Mengajak siswa berdoa.
  • Menutup pembelajaran dengan salam.

Kegiatan Peserta Didik:

  • Mengikuti doa dengan tertib.
  • Menjawab salam.

 

 

ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen pada Awal Pembelajaran

ASESMEN AWAL PEMBELAJARAN

(Diagnostik | ±10 menit)

Tujuan:

  • Mengetahui pengetahuan awal siswa tentang perdagangan internasional
  • Mengidentifikasi miskonsepsi
  • Menentukan strategi diferensiasi

 

Bentuk: Tes Tertulis Singkat (Pilihan Ganda & Uraian Singkat)

A. Pilihan Ganda

Pilih jawaban yang paling tepat!

  1. Kegiatan jual beli barang antarnegara disebut …
    A. perdagangan lokal
    B. perdagangan regional
    C. perdagangan internasional
    D. perdagangan nasional
  2. Kegiatan menjual barang ke luar negeri disebut …
    A. impor
    B. ekspor
    C. distribusi
    D. konsumsi
  3. Indonesia mengimpor gandum karena …
    A. harganya mahal
    B. Indonesia tidak mampu membeli
    C. gandum tidak dapat tumbuh optimal di Indonesia
    D. Indonesia menolak menanam gandum
  4. Salah satu faktor terjadinya perdagangan internasional adalah …
    A. persamaan budaya
    B. perbedaan sumber daya alam
    C. kesamaan mata uang
    D. kesamaan iklim
  5. Berikut yang termasuk contoh barang impor adalah …
    A. kopi Indonesia
    B. batik Indonesia
    C. gandum Australia
    D. karet Indonesia

Kunci Jawaban:

  1. C | 2. B | 3. C | 4. B | 5. C

 

B. Uraian Singkat

  1. Menurut pendapatmu, mengapa negara tidak bisa memenuhi semua kebutuhannya sendiri?

Skor:

  • Jawaban logis & tepat: 2
  • Jawaban kurang lengkap: 1
  • Tidak menjawab/salah: 0

 

Rubrik Asesmen Awal

Skor

Kriteria

9–10

Pemahaman awal sangat baik

6–8

Pemahaman cukup

0–5

Perlu pendampingan

Asesmen pada Proses Pembelajaran

ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN

(Formatif | Selama kegiatan berlangsung)

Tujuan:

  • Menilai keaktifan, kerja sama, dan penerapan konsep
  • Mengamati sikap dan keterampilan berpikir kritis

 

Bentuk: Observasi + Penilaian Kinerja Kelompok

Aspek yang Dinilai:

  1. Keaktifan berdiskusi
  2. Kerja sama kelompok
  3. Ketepatan konsep
  4. Kemampuan menyampaikan pendapat
  5. Sikap (tanggung jawab & menghargai)

 

Rubrik Observasi Proses

Skor

Keaktifan

Kerja Sama

Pemahaman Konsep

Sikap

4

Sangat aktif, memberi ide

Bekerja sama sangat baik

Sangat tepat

Sangat baik

3

Aktif

Bekerja sama

Tepat

Baik

2

Kurang aktif

Kurang kompak

Kurang tepat

Cukup

1

Pasif

Tidak bekerja sama

Salah

Kurang

Skor Maksimal: 16
Kategori:

  • 13–16: Sangat Baik
  • 9–12: Baik
  • 5–8: Cukup
  • ≤4: Perlu pembinaan

 

Asesmen pada Akhir Pembelajaran

ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN

(Sumatif | ±30 menit)

Tujuan:

  • Mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran
  • Menilai pemahaman konseptual dan kemampuan berpikir analitis

 

Bentuk: Tes Tertulis (Pilihan Ganda & Uraian)

 

A. Pilihan Ganda

  1. Perdagangan internasional dilakukan antarnegara untuk …
    A. memperluas wilayah
    B. memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan
    C. menguasai negara lain
    D. membatasi produksi
  2. Ekspor adalah kegiatan …
    A. membeli barang dari luar negeri
    B. menjual barang ke luar negeri
    C. mengirim barang dalam negeri
    D. memindahkan barang antardaerah
  3. Salah satu contoh ekspor Indonesia adalah …
    A. gandum
    B. minyak bumi
    C. susu impor
    D. mobil luar negeri
  4. Faktor utama yang mendorong perdagangan internasional adalah …
    A. persamaan teknologi
    B. perbedaan sumber daya alam
    C. kesamaan penduduk
    D. kesamaan budaya
  5. Dampak positif perdagangan internasional bagi Indonesia adalah …
    A. menurunnya pendapatan
    B. terbatasnya barang
    C. meningkatnya devisa negara
    D. melemahnya ekonomi

Kunci Jawaban:

  1. B | 2. B | 3. B | 4. B | 5. C

 

B. Uraian

  1. Jelaskan perbedaan ekspor dan impor disertai masing-masing satu contoh!
  2. Sebutkan dan jelaskan tiga faktor yang memengaruhi perdagangan internasional!
  3. Menurut pendapatmu, bagaimana sikap yang tepat sebagai pelajar terhadap produk impor?

 

Rubrik Penilaian Uraian

Soal No. 6

Skor

Kriteria

4

Penjelasan lengkap & contoh tepat

3

Penjelasan cukup & contoh tepat

2

Penjelasan kurang & contoh kurang tepat

1

Jawaban sangat terbatas

0

Tidak menjawab

 

Soal No. 7

Skor

Kriteria

6

Menjelaskan 3 faktor dengan jelas

4

Menjelaskan 2 faktor

2

Menjelaskan 1 faktor

0

Tidak tepat

 

Soal No. 8 (Sikap & Refleksi)

Skor

Kriteria

4

Jawaban reflektif, logis, dan bernilai

3

Jawaban cukup reflektif

2

Jawaban umum

1

Jawaban kurang tepat

0

Tidak menjawab

 

Rekap Skor Asesmen Akhir

Rentang Skor

Predikat

85–100

Sangat Baik

70–84

Baik

55–69

Cukup

<55

Perlu Pendampingan

Asesmen dalam pembelajaran mendalam disesuaikan dengan assessment as learning, assessment for learning, dan assessment of learning. Tentukan metode atau cara yang digunakan secara komprehensif untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. Contoh: Tes tertulis, Tes lisan, Penilaian Kinerja, Penilaian Proyek, Penilaian Produk, Observasi, Portofolio, Peer Assessment, Self Assessment, penilaian berbasis kelas, dan sebagainya.

Sumber belajar

  1. Buku Teks IPS SMP Kelas IX – Kurikulum Merdeka
    • Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
    • Materi: Perdagangan Internasional, Ekspor, Impor, dan Faktor Pendorong Perdagangan
    • Digunakan sebagai rujukan konsep dasar dan terminologi resmi.
  2. Modul Ajar IPS – Perdagangan Internasional (Guru)
    • Disusun oleh guru mata pelajaran IPS SMPN 8 Malang
    • Memuat tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran mendalam, LKPD, asesmen, dan refleksi.

 

B. Sumber Belajar Pendukung (Kontekstual & Aktual)

  1. Artikel dan Berita Ekonomi Nasional
    • Berita ekspor-impor Indonesia (kopi, minyak sawit, tekstil, nikel, dll.)
    • Digunakan untuk analisis kasus nyata dan diskusi kelompok.
  2. Data dan Infografis Perdagangan Indonesia
    • Grafik ekspor dan impor Indonesia
    • Contoh neraca perdagangan sederhana
    • Digunakan untuk melatih literasi data dan berpikir kritis siswa.

 

C. Sumber Belajar Digital (Pemanfaatan Teknologi)

  1. Video Pembelajaran Edukatif
    • Video animasi tentang:
      • Pengertian perdagangan internasional
      • Proses ekspor dan impor
      • Perdagangan Indonesia dengan negara lain
    • Digunakan saat tahap memahami dan penguatan konsep.
  2. Media Presentasi Digital (PowerPoint/Canva/Google Slides)
    • Berisi ringkasan materi, gambar peta perdagangan dunia, dan contoh produk ekspor-impor.
    • Membantu visualisasi dan pemahaman siswa.
  3. Platform Pembelajaran Digital Sekolah
    • Google Classroom / LMS sekolah
    • Digunakan untuk:
      • Pengumpulan tugas
      • Diskusi daring
      • Refleksi pembelajaran

 

 

 

Mengetahui,

Kepala SMP Negeri 8 Malang

 

 

 

Sri Nuryani M.Pd.

NIP. 19661116 199003 2 009            

 

 

 

Malang,   14 April  2025

Guru Mata Pelajaran

 

 

Drs Sumarno.

NIP. 1966308 200501 1 006

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

FUNGSI DAN PERAN LEMBAGA KEUANGAN


 

 

IDENTITAS LKPD

  • Satuan Pendidikan   : SMPN 8 Malang
  • Mata Pelajaran          : IPS
  • Kelas/Semester         : VIII / Genap
  • Materi Pokok             : Fungsi dan Peran Lembaga Keuangan
  • Alokasi Waktu           : 2 × 40 menit
  • Model Pembelajaran : Deep Learning (Bermakna, Berkesadaran, Menggembirakan)
  • Profil Pelajar Pancasila :
    • Bernalar kritis
    • Kreatif
    • Gotong royong
    • Mandiri
    • Berakhlak mulia

 

PETUNJUK UMUM

  1. Bacalah setiap instruksi dengan saksama.
  2. Kerjakan secara jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
  3. Diskusikan bersama kelompok dengan sikap saling menghargai.
  4. Tuliskan jawaban dengan bahasa sendiri dan jelas.
  5. Hasil kerja akan dipresentasikan dan dinilai.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengerjakan LKPD ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan fungsi lembaga keuangan dengan benar.
  2. Mengidentifikasi peran lembaga keuangan bagi berbagai lapisan masyarakat.
  3. Menganalisis permasalahan ekonomi masyarakat yang berkaitan dengan lembaga keuangan.
  4. Menyusun kampanye literasi keuangan sederhana.
  5. Menunjukkan sikap bijak, jujur, dan bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan.

 

A. KEGIATAN 1 – MEMAHAMI (INDIVIDU)

Eksplorasi Konsep

Petunjuk:

Bacalah materi singkat berikut dengan cermat, kemudian jawab pertanyaan di bawahnya.

Ringkasan Materi

Lembaga keuangan adalah lembaga yang berfungsi menghimpun dana dari masyarakat, menyalurkan dana kembali kepada masyarakat, serta memberikan berbagai layanan keuangan. Lembaga keuangan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

 

Tugas 1: Pemahaman Konsep

  1. Tuliskan tiga fungsi utama lembaga keuangan!
    a. ……………………………………………
    b. ……………………………………………
    c. ……………………………………………
  2. Berikan masing-masing satu contoh dari fungsi tersebut dalam kehidupan sehari-hari!
    a. ……………………………………………
    b. ……………………………………………
    c. ……………………………………………
  3. Jelaskan dengan singkat mengapa lembaga keuangan penting bagi kehidupan masyarakat!
    ..............................................................................................

 

B. KEGIATAN 2 – MEMAHAMI (KELOMPOK)

Analisis Kasus Masyarakat

Petunjuk:

Bacalah kasus berikut, kemudian diskusikan bersama kelompok.

Kasus:

Di sebuah desa, seorang petani kesulitan membeli bibit dan pupuk karena kekurangan modal. Di kota, seorang pelajar ingin menabung untuk biaya pendidikan. Sementara itu, seorang pelaku UMKM ingin mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan teknologi digital.

 

Tugas 2: Analisis

Kelompok Masyarakat

Kebutuhan Keuangan

Peran Lembaga Keuangan

Petani

Pelajar

UMKM

Pertanyaan Diskusi:

  1. Bagaimana lembaga keuangan membantu masing-masing kelompok tersebut?
  2. Risiko apa yang mungkin terjadi jika masyarakat tidak bijak menggunakan layanan keuangan?

Tuliskan hasil diskusi kelompok:
..............................................................................................

 

C. KEGIATAN 3 – MENGAPLIKASI (PROYEK KELOMPOK)

Proyek Mini: Kampanye Literasi Keuangan Masyarakat

Petunjuk Proyek:

  1. Bentuk kelompok (4–5 orang).
  2. Tentukan sasaran kampanye (pelajar, orang tua, UMKM, masyarakat umum).
  3. Tentukan pesan utama kampanye literasi keuangan.
  4. Pilih media kampanye:
    • Poster
    • Infografis
    • Video pendek
    • Drama mini
  5. Susun produk kampanye secara kreatif dan edukatif.

 

Lembar Perencanaan Proyek

Aspek

Hasil Perencanaan

Sasaran Kampanye

Tujuan Kampanye

Pesan Utama

Media yang Dipilih

Pembagian Tugas

 

Produk Akhir

Poster Infografis Video Drama Mini

Judul Produk: ..............................................................

 

D. KEGIATAN 4 – MEREFLEKSI (INDIVIDU)

Refleksi Berkesadaran

Petunjuk:

Jawablah pertanyaan berikut dengan jujur dan reflektif.

  1. Apa pemahaman baru yang saya peroleh tentang lembaga keuangan?
    ..............................................................................................
  2. Bagaimana peran lembaga keuangan dalam kehidupan saya sehari-hari?
    ..............................................................................................
  3. Sikap apa yang perlu saya perbaiki dalam mengelola uang setelah pembelajaran ini?
    ..............................................................................................

 

E. PENILAIAN DIRI (SELF ASSESSMENT)

Berilah tanda sesuai dengan kondisi diri Anda.

Pernyataan

Ya

Tidak

Saya memahami fungsi lembaga keuangan

Saya aktif dalam diskusi kelompok

Saya bekerja sama dengan baik

Saya akan lebih bijak mengelola uang

 

F. CATATAN GURU

  • Keaktifan peserta didik : ........................................
  • Sikap dan karakter : ..............................................
  • Tindak lanjut : ...................................................

 

G. PENGUATAN NILAI

“Kecerdasan finansial bukan tentang seberapa banyak uang yang dimiliki, tetapi seberapa bijak kita mengelolanya.”

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kerinduan yang Kupeluk Diam-Diam

  Kerinduan yang Kupeluk Diam-Diam Di antara detak jam yang lupa berhenti, namamu berlayar di benakku, seperti doa yang tak pernah selesa...