PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
SEKOLAH
:
SMPN 8 Malang
NAMA
GURU :
Drs. Sumarno
MATA
PELAJARAN :
IPS
KELAS
/ SEMESTER / FASE : VIII /
2 / D
ALOKASI
WAKTU :
2 X (3 x 45) menit
MATERI :
perdagangan internasional
1. Pengertian
perdagangan internasional
2. Jenis
perdagangan internasional: ekspor dan impor
3. Faktor
yang memengaruhi perdagangan internasional
|
IDENTIFIKASI
|
Peserta
Didik
|
1. Kemampuan Awal
- Peserta didik telah mengenal produk luar negeri
(HP, pakaian, makanan impor).
- Peserta didik memahami istilah ekspor–impor
secara sederhana, namun belum memahami:
- faktor pendorong perdagangan internasional,
- dampak perdagangan internasional bagi negara
dan masyarakat.
- Pemahaman masih bersifat konsumtif, belum
kritis.
2. Karakteristik
Peserta Didik
- Berasal dari latar belakang sosial ekonomi
beragam.
- Hidup di era globalisasi dan ekonomi digital.
- Menyukai diskusi, studi kasus, dan proyek
kontekstual.
3. Kebutuhan Khusus
- 1–2 peserta didik memerlukan pendampingan
membaca teks ekonomi global.
- Peserta didik dengan literasi rendah
membutuhkan visual dan contoh konkret.
4. Strategi
Diferensiasi
- Konten: infografis, peta dunia, video perdagangan
internasional.
- Proses: diskusi kelompok heterogen, tutor sebaya.
- Produk: poster, infografis, presentasi, video.
|
|
Materi
Pelajaran
|
1. Pengetahuan Faktual
- Pengertian
kegiatan ekonomi.
- Fungsi
lembaga keuangan (menghimpun, menyalurkan, layanan).
- Contoh
lembaga keuangan (bank, koperasi, fintech).
- Pengertian
Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
2. Pengetahuan Konseptual
- Hubungan
lembaga keuangan dengan kegiatan ekonomi masyarakat.
- Keterkaitan
pengelolaan keuangan dengan pemenuhan kebutuhan hidup sehat.
- Peran
lembaga keuangan dalam mendukung ekonomi sehat dan berkelanjutan.
3. Pengetahuan Prosedural
- Cara
menganalisis peran lembaga keuangan dalam kegiatan ekonomi masyarakat.
- Cara
menyusun kampanye literasi keuangan dan PHBS.
- Langkah
merancang pesan hidup sehat berbasis ekonomi bijak.
4. Pengetahuan Metakognitif
- Kesadaran
bahwa pengelolaan uang berpengaruh pada kualitas hidup dan kesehatan.
- Refleksi
sikap konsumtif vs hidup sehat dan hemat.
|
|
Dimensi Profil Lulusan
(DPL)
|
Pilihlah
dimensi profil lulusan yang akan dicapai dalam pembelajaran
|
|
|
|
DPL 1
Keimanan
dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
DPL 2
Kewargaan
DPL 3
Penalaran
Kritis
DPL 4
Kreativitas
|
DPL 5
Kolaborasi
DPL 6
Kemandirian
DPL 7
Kesehatan
DPL 8
Komunikasi
|
|
|
DESAIN PEMBELAJARAN
|
Capaian
Pembelajaran
|
Mengidentifikasi upaya
masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya melalui kegiatan ekonomi, harga,
pasar, Lembaga keuangan, perdagangan internasional; menelaah peran masyarakat
dan negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di era digital, serta potensi
Indonesia menjadi negara maju
|
|
Lintas
Disiplin Ilmu
|
1. PKn – Tanggung jawab ekonomi dan kesehatan warga negara
2. Bahasa Indonesia – Poster dan presentasi kampanye
3. Informatika – Infografis digital PHBS & keuangan
4. BK – Refleksi gaya hidup sehat dan pengelolaan uang
5. IPA – Konsep kesehatan dan kebersihan lingkungan
|
|
Tujuan
Pembelajaran
|
Peserta didik mampu:
- Menjelaskan kegiatan ekonomi melalui lembaga
keuangan.
- Menganalisis peran lembaga keuangan dalam
mendukung kesejahteraan dan kesehatan.
- Mengaitkan pengelolaan keuangan dengan PHBS.
- Menyusun kampanye literasi keuangan dan hidup
sehat.
- Menunjukkan sikap bijak, bersih, sehat, dan
bertanggung jawab.
|
|
Topik
Pembelajaran
|
“Kegiatan
Ekonomi Sehat melalui Lembaga Keuangan”
|
|
Praktik
Pedagogis
|
PRAKTIK PEDAGOGIS
A. Pendekatan Pembelajaran
Student-Centered Learning (SCL) berbasis Deep Learning
Pendekatan ini menempatkan peserta didik sebagai subjek utama
pembelajaran dengan guru sebagai fasilitator dan pembimbing reflektif.
Pembelajaran menekankan keterlibatan aktif peserta didik dalam memahami
konsep, mengaplikasikan pengetahuan, dan merefleksikan pengalaman belajar
secara sadar, bermakna, dan menyenangkan.
Penekanan Pendekatan:
- Pembelajaran Kontekstual
Materi dikaitkan dengan kehidupan nyata peserta didik (menabung,
koperasi sekolah, transaksi digital, UMKM sekitar, pemenuhan kebutuhan
hidup sehat).
- Kesadaran Ekonomi & Kesehatan
Peserta didik memahami keterkaitan pengelolaan keuangan dengan
kesejahteraan dan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
- Refleksi Sikap Hidup Sehat & Bijak
Finansial
Peserta didik dilatih mengevaluasi perilaku ekonomi dan kebiasaan
hidupnya.
- Keterlibatan Aktif dan Menyenangkan
Pembelajaran dilaksanakan melalui diskusi, proyek kreatif, presentasi,
dan refleksi terbuka.
B. Model Pembelajaran
|
Model
|
Implementasi
dalam Pembelajaran
|
|
Problem Based Learning (PBL)
|
Peserta didik menganalisis permasalahan ekonomi
masyarakat terkait peran lembaga keuangan dalam meningkatkan kesejahteraan
dan mendukung hidup sehat.
|
|
Project Based Learning (PjBL)
|
Peserta didik merancang dan menghasilkan proyek
kampanye literasi keuangan dan PHBS dalam bentuk poster, infografis, video,
atau drama mini.
|
|
Experiential Learning
|
Peserta didik belajar dari pengalaman nyata
melalui studi kasus koperasi sekolah, UMKM sekitar, dan praktik transaksi
ekonomi digital.
|
|
|
Kemitraan
Pembelajaran
|
1. Orang Tua/Wali
- Edukasi
pengelolaan uang & PHBS keluarga
- Contoh
hidup sehat dan hemat
- Diskusi
kebiasaan belanja sehat
2. Komite Sekolah
- Dukungan
kegiatan literasi keuangan & PHBS
- Fasilitasi
pameran karya siswa
3. DUDIKA
- UMKM
sehat
- Studi
kasus QRIS & usaha bersih
4. Siswa Sebaya
- Duta
Literasi Keuangan & PHBS
- Kampanye
sekolah sehat
|
|
Lingkungan
Pembelajaran
|
1. Lingkungan Fisik
- Ruang
Kelas Kolaboratif
- Meja
fleksibel untuk diskusi dan kerja kelompok.
- Papan
ide untuk peta konsep fungsi & peran lembaga keuangan.
- Koperasi
Sekolah
- Laboratorium
nyata memahami fungsi koperasi.
- Simulasi
pencatatan keuangan sederhana.
- Sudut
Literasi Keuangan
- Brosur
bank dan koperasi.
- Poster
literasi keuangan.
- Contoh
buku tabungan.
- Aula /
Selasar Sekolah
- Pameran
hasil proyek siswa.
- Gallery
walk kampanye literasi keuangan.
2. Lingkungan Sosial & Budaya Belajar
- Budaya
reflektif dan kritis.
- Budaya
kolaboratif dan inklusif.
- Budaya
bertanggung jawab dalam aktivitas ekonomi.
- Budaya
anti-konsumtif dan anti-perilaku boros.
|
|
Pemanfaatan
Digital
|
Platform & Fungsinya
- Google
Classroom / Microsoft Teams
- Materi
ajar
- LKPD
digital
- Pengumpulan
tugas
- Refleksi
individu
- Padlet /
Jamboard
- Peta
konsep fungsi & peran lembaga keuangan.
- Diskusi
ide kampanye.
- Canva
- Poster
dan infografis literasi keuangan.
- CapCut /
YouTube (terkendali)
- Google
Form
- Asesmen
awal
- Asesmen
akhir
- Refleksi
siswa
- Website
Resmi OJK & BI
- Materi
literasi keuangan aman dan terpercaya.
|
|
PENGALAMAN BELAJAR
|
AWAL
(tuliskan
prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna,
menggembirakan)
|
|
1. Tahap Awal (Orientasi
& Apersepsi) – ±15 Menit
A. Orientasi Pembelajaran
(±5 Menit)
- Guru memberi
salam, memimpin doa, dan melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.
- Guru menciptakan
suasana kelas yang kondusif, aman, dan menyenangkan dengan komunikasi
positif.
- Guru menyampaikan
konteks pembelajaran hari ini dengan mengaitkan isu kehidupan nyata,
misalnya:
- kebutuhan makan
sehat,
- biaya pendidikan,
- biaya kebersihan
dan kesehatan keluarga.
- Guru menyampaikan
gambaran umum materi pembelajaran tentang kegiatan ekonomi melalui
lembaga keuangan dan kaitannya dengan kesejahteraan serta pola
hidup bersih dan sehat (PHBS).
- Guru menumbuhkan
motivasi belajar dengan menjelaskan pentingnya materi bagi kehidupan
peserta didik saat ini dan masa depan.
B. Apersepsi dan Aktivasi
Pengetahuan Awal
- Guru mengajukan pertanyaan
pemantik bertahap untuk menggali pengalaman peserta didik:
- “Dari mana uang yang digunakan keluarga
kalian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari?”
- “Apakah keluarga kalian pernah menabung di
bank atau koperasi?”
- “Siapa yang pernah menggunakan e-wallet atau
pembayaran digital?”
- Guru mengaitkan
jawaban peserta didik dengan konsep kegiatan ekonomi dan lembaga
keuangan.
- Guru mengajak
peserta didik menceritakan contoh nyata:
- menabung untuk
membeli kebutuhan sekolah,
- membayar layanan
kesehatan,
- membeli makanan
sehat.
- Guru menuliskan
kata kunci dari jawaban peserta didik di papan tulis (misalnya: menabung,
bank, koperasi, sehat, kebutuhan hidup).
- Guru memberikan
penguatan awal bahwa pengelolaan keuangan yang baik membantu keluarga
hidup lebih sehat dan sejahtera.
C. Pengkondisian Fokus
dan Tujuan Pembelajaran (±3 Menit)
- Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran secara jelas dan komunikatif, meliputi:
- memahami fungsi
dan peran lembaga keuangan,
- menganalisis
perannya dalam kesejahteraan dan kesehatan masyarakat,
- mengembangkan
sikap bijak dalam mengelola keuangan.
- Guru menjelaskan manfaat
pembelajaran bagi peserta didik, antara lain:
- mampu mengelola
uang saku dengan bijak,
- memahami
pentingnya menabung,
- mendukung pola
hidup bersih dan sehat.
- Guru menyampaikan
garis besar aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan:
- diskusi kasus
nyata,
- proyek kampanye
literasi keuangan dan PHBS,
- refleksi sikap
dan pengalaman belajar.
D. Penumbuhan Kesadaran
dan Kesiapan Belajar
- Guru mengajak
peserta didik merefleksikan secara singkat:
- “Apakah selama ini kita sudah menggunakan
uang secara bijak?”
- “Apakah pengeluaran kita sudah mendukung
hidup sehat?”
- Guru menekankan
bahwa pembelajaran hari ini tidak hanya untuk memahami materi, tetapi
juga untuk membentuk sikap hidup bertanggung jawab, sehat, dan
berkelanjutan.
- Guru memastikan
seluruh peserta didik siap mengikuti pembelajaran dan mengarahkan mereka
ke kegiatan inti.
|
|
INTI
|
|
Pada
tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami,
mengaplikasi, dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip pembelajaran
berkesadaran, bermakna, menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Pengalaman belajar tidak harus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan.
|
|
Memahami
(Bermakna,
Berkesadaran) 40 menit
|
|
A. MEMAHAMI (±40 Menit)
(Bermakna & Berkesadaran)
1. Eksplorasi Konsep Terbimbing
(±15 Menit)
- Guru menampilkan media visual (gambar/video
singkat) tentang:
- aktivitas masyarakat di bank, koperasi, dan
layanan keuangan digital,
- contoh pemenuhan kebutuhan hidup sehat
(makanan bergizi, sanitasi, pendidikan, kesehatan).
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik lanjutan:
- “Mengapa masyarakat membutuhkan lembaga
keuangan?”
- “Apa yang terjadi jika masyarakat tidak
memiliki akses ke lembaga keuangan?”
- Peserta didik diminta mengamati dan mencatat
informasi penting.
- Guru menjelaskan secara bertahap fungsi
lembaga keuangan, meliputi:
- menghimpun dana dari masyarakat,
- menyalurkan dana dalam bentuk kredit atau
pembiayaan,
- memberikan layanan keuangan (tabungan,
pembayaran digital, asuransi).
- Guru mengaitkan fungsi tersebut dengan
kehidupan sehari-hari peserta didik dan keluarga.
2. Pemahaman Konseptual
Terstruktur (±10 Menit)
- Guru menjelaskan peran lembaga keuangan,
antara lain:
- meningkatkan kesejahteraan masyarakat,
- mendukung UMKM dan ekonomi lokal,
- mendorong pertumbuhan ekonomi digital,
- membantu pemenuhan kebutuhan hidup bersih dan
sehat.
- Peserta didik mencatat poin penting dalam
lembar kerja.
- Guru menekankan keterkaitan antara:
- pengelolaan keuangan yang baik,
- pemenuhan kebutuhan hidup sehat,
- kesejahteraan jangka panjang.
3. Diskusi Kelompok Terstruktur
(±10 Menit)
- Peserta didik dibagi ke dalam kelompok
heterogen.
- Setiap kelompok memperoleh studi kasus
berbeda, misalnya:
- petani yang membutuhkan modal,
- pedagang kecil,
- pelajar yang menabung,
- UMKM yang menggunakan pembayaran digital.
- Setiap kelompok mendiskusikan:
- peran lembaga keuangan dalam kasus tersebut,
- manfaatnya bagi kesejahteraan dan kesehatan,
- risiko jika tidak mengelola keuangan dengan
baik.
- Perwakilan kelompok menyampaikan hasil diskusi
secara singkat.
4. Penguatan dan Klarifikasi Guru
(±5 Menit)
- Guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan
miskonsepsi.
- Guru menegaskan nilai-nilai karakter:
- tanggung jawab,
- keadilan ekonomi,
- kehati-hatian finansial,
- kepedulian terhadap kesehatan.
- Guru menyimpulkan hasil tahap memahami sebagai
bekal tahap aplikasi.
|
|
Mengaplikasi
(Menggembirakan)
35 menit
|
|
(Menggembirakan & Aplikatif)
1. Pengenalan Proyek Mini (±5 Menit)
- Guru
menjelaskan Proyek Mini Kelompok:
“Kampanye Literasi Keuangan dan Hidup Sehat”.
- Guru
menyampaikan tujuan proyek:
- menerapkan
pemahaman tentang lembaga keuangan,
- menumbuhkan
kesadaran hidup sehat dan bijak finansial.
- Guru
menjelaskan kriteria keberhasilan proyek.
2. Perencanaan Proyek Kelompok (±10 Menit)
- Peserta
didik menentukan:
- sasaran
kampanye (pelajar, keluarga, masyarakat),
- pesan
utama kampanye,
- media
yang digunakan.
- Guru
membimbing kelompok yang mengalami kesulitan.
- Peserta
didik menyusun konsep produk kampanye.
3. Pembuatan Produk Kampanye (±15 Menit)
- Peserta
didik bekerja sama menghasilkan produk berupa:
- poster
edukatif,
- infografis,
- video
singkat,
- drama
mini.
- Guru
memantau, memberi umpan balik, dan mendorong kreativitas.
- Peserta
didik memastikan pesan kampanye mudah dipahami dan menarik.
4. Presentasi dan Umpan Balik (±5 Menit)
- Setiap
kelompok mempresentasikan hasil karyanya.
- Kelompok
lain memberikan tanggapan secara santun.
- Guru
memberikan apresiasi dan penguatan.
|
|
Merefleksi
(Berkesadaran)
|
|
(Berkesadaran & Reflektif)
1. Refleksi Individu Tertulis (±15 Menit)
Peserta didik menjawab pertanyaan reflektif:
- Apa
peran lembaga keuangan dalam kehidupan saya dan keluarga?
- Sikap
finansial apa yang perlu saya perbaiki?
- Bagaimana
pengelolaan uang dapat mendukung hidup bersih dan sehat?
- Nilai
apa yang saya pelajari dari pembelajaran hari ini?
2. Refleksi Kelas dan Penguatan Karakter (±10 Menit)
- Guru
mengajak peserta didik berbagi hasil refleksi secara sukarela.
- Diskusi
kelas difokuskan pada perubahan sikap dan kesadaran.
- Guru
menegaskan kembali nilai:
- hidup
hemat dan sehat,
- tanggung
jawab ekonomi,
- kepedulian
sosial.
- Guru
mengaitkan refleksi dengan kehidupan nyata peserta didik.
Hasil yang Diharapkan dari Kegiatan Inti
- Peserta
didik memahami konsep lembaga keuangan secara mendalam.
- Peserta
didik mampu menerapkan pengetahuan dalam konteks nyata.
- Peserta
didik memiliki kesadaran finansial dan hidup sehat.
- Terbentuk
sikap kritis, kreatif, kolaboratif, dan bertanggung jawab.
|
|
PENUTUP
(berkesadaran,
bermakna) 5 menit
|
|
1. Refleksi Materi (±5 Menit)
(Bermakna)
- Guru
mengajak peserta didik mengulas kembali materi utama melalui tanya jawab
terbimbing:
- “Apa
fungsi utama lembaga keuangan dalam kehidupan masyarakat?”
- “Bagaimana
peran lembaga keuangan dalam meningkatkan kesejahteraan dan hidup
sehat?”
- Peserta
didik menyampaikan poin-poin penting yang telah dipelajari, antara lain:
- fungsi
menghimpun dan menyalurkan dana,
- peran
lembaga keuangan bagi pelajar, keluarga, dan masyarakat,
- hubungan
antara pengelolaan keuangan dengan kesehatan dan kesejahteraan.
- Guru
menuliskan kesimpulan inti di papan tulis sebagai penguatan konsep.
2. Refleksi Sikap dan Nilai Karakter (±4 Menit)
(Berkesadaran)
- Guru
mengarahkan peserta didik untuk merefleksikan sikap pribadi melalui
pertanyaan:
- “Sikap
apa yang perlu kalian ubah dalam mengelola uang?”
- “Bagaimana
cara kalian bersikap bijak terhadap penggunaan uang digital?”
- Peserta
didik menyampaikan refleksi secara lisan atau tertulis singkat.
- Guru
menegaskan nilai karakter yang dikembangkan dalam pembelajaran:
- tanggung
jawab finansial,
- kejujuran
dan kehati-hatian,
- hidup
hemat dan tidak konsumtif,
- kepedulian
terhadap kesehatan diri dan lingkungan.
3. Penguatan Makna dan Motivasi (±3 Menit)
(Inspiratif & Kontekstual)
- Guru
memberikan pesan motivatif:
“Orang yang sejahtera bukan hanya yang memiliki
banyak uang, tetapi yang mampu mengelolanya dengan bijak untuk hidup sehat
dan bermanfaat bagi orang lain.”
- Guru
mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan nyata peserta didik:
- kebiasaan
menabung,
- pengelolaan
uang jajan,
- penggunaan
e-wallet secara bertanggung jawab.
- Guru
menekankan bahwa literasi keuangan merupakan bekal penting untuk masa
depan.
4. Tindak Lanjut Pembelajaran (±2 Menit)
(Berorientasi Aksi Nyata)
- Guru
memberikan tugas lanjutan sebagai penerapan nyata:
- mencatat
pengeluaran dan pemasukan uang jajan selama 1 minggu,
- menuliskan
refleksi singkat tentang perubahan kebiasaan keuangan.
- Guru
menjelaskan bahwa tugas tersebut akan menjadi bahan refleksi pada
pertemuan berikutnya.
5. Informasi Pembelajaran Selanjutnya (±1 Menit)
- Guru
menyampaikan gambaran singkat materi atau aktivitas pembelajaran
berikutnya.
- Guru
memberikan pilihan model pembelajaran yang akan digunakan:
- diskusi
lanjutan,
- simulasi,
- proyek,
- presentasi,
- gallery
walk.
- Guru
menyampaikan bentuk evaluasi yang akan digunakan:
- tes
tertulis,
- proyek,
- portofolio,
- refleksi
diri.
6. Penutup (±1 Menit)
- Guru
mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif peserta didik.
- Guru
menutup pembelajaran dengan doa sesuai agama dan keyakinan
masing-masing.
- Guru
mengingatkan peserta didik untuk menerapkan sikap bijak finansial dalam
kehidupan sehari-hari.
|
|
ASESMEN PEMBELAJARAN
|
Asesmen
pada Awal Pembelajaran
|
A. ASESMEN AWAL PEMBELAJARAN (DIAGNOSTIK)
Waktu: ±10 menit
Tujuan:
- Mengetahui
pengetahuan awal peserta didik tentang lembaga keuangan.
- Mengidentifikasi
miskonsepsi terkait pengelolaan keuangan dan PHBS.
- Menentukan
strategi pembelajaran dan diferensiasi.
Bentuk Asesmen
- Tes
tertulis singkat
- Pertanyaan
lisan pemantik
- Observasi
awal
Soal Asesmen Awal (Pilihan Ganda)
- Lembaga
yang berfungsi menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya
kembali disebut …
A. Lembaga sosial
B. Lembaga politik
C. Lembaga keuangan
D. Lembaga budaya
- Contoh
kegiatan menghimpun dana adalah …
A. Memberikan kredit usaha
B. Menabung di bank atau koperasi
C. Membayar pajak
D. Membeli barang
- Salah
satu peran lembaga keuangan bagi kehidupan masyarakat adalah …
A. Menentukan hukum negara
B. Mengatur adat istiadat
C. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat
D. Mengatur harga pasar
- Pembayaran
non-tunai menggunakan QRIS atau e-wallet termasuk peran lembaga keuangan
dalam …
A. Ekonomi tradisional
B. Ekonomi digital
C. Ekonomi subsisten
D. Ekonomi agraris
- Menurut
pendapatmu, apakah kebiasaan menabung dapat mendukung hidup sehat?
A. Ya
B. Tidak
(jawaban dikonfirmasi melalui diskusi singkat)
Rubrik Asesmen Awal
|
Skor
|
Kriteria
|
|
4–5
|
Pemahaman awal sangat baik
|
|
2–3
|
Pemahaman cukup
|
|
0–1
|
Pemahaman rendah (perlu pendampingan)
|
Tindak Lanjut Guru:
- Skor
rendah → penguatan konsep & pendampingan
- Skor
tinggi → tutor sebaya
|
|
Asesmen
pada Proses Pembelajaran
|
ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN (FORMATIF)
Waktu: Selama kegiatan inti
Tujuan:
- Menilai
keterlibatan dan partisipasi aktif peserta didik.
- Menilai
kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas.
- Menilai
sikap dan karakter (PHBS & literasi finansial).
1. Asesmen Diskusi Kelompok (Observasi)
Aspek yang Dinilai:
- Keaktifan
berdiskusi
- Ketepatan
analisis kasus
- Kerja
sama kelompok
- Sikap
saling menghargai
Rubrik Observasi Diskusi
|
Skor
|
Kriteria
|
|
4
|
Sangat aktif, analisis sangat tepat, kerja sama
sangat baik
|
|
3
|
Aktif, analisis cukup tepat
|
|
2
|
Kurang aktif, analisis masih dangkal
|
|
1
|
Tidak terlibat
|
2. Asesmen Proyek Mini: Kampanye Literasi Keuangan
& PHBS
Produk: Poster / Infografis / Video / Drama Mini
Teknik: Penilaian kinerja & produk
Rubrik Penilaian Proyek
|
Aspek
|
Skor 4
|
Skor 3
|
Skor 2
|
Skor 1
|
|
Ketepatan Materi
|
Sangat lengkap & akurat
|
Cukup lengkap
|
Kurang tepat
|
Tidak sesuai
|
|
Kreativitas
|
Sangat kreatif & menarik
|
Kreatif
|
Kurang kreatif
|
Tidak kreatif
|
|
Pesan Edukatif
|
Sangat jelas & mengena
|
Cukup jelas
|
Kurang jelas
|
Tidak ada
|
|
Integrasi PHBS
|
Sangat kuat
|
Cukup terlihat
|
Kurang terlihat
|
Tidak ada
|
|
Kerja Sama
|
Sangat solid
|
Baik
|
Kurang
|
Tidak ada
|
3. Asesmen Sikap (Profil Pelajar Pancasila)
Aspek Dinilai:
✔ Tanggung jawab
✔ Kejujuran
✔ Disiplin
✔ Hidup sehat & hemat
Rubrik Penilaian Sikap
|
Skor
|
Deskripsi
|
|
4
|
Konsisten menunjukkan sikap positif
|
|
3
|
Sering menunjukkan sikap positif
|
|
2
|
Kadang menunjukkan sikap positif
|
|
1
|
Belum menunjukkan sikap positif
|
|
|
Asesmen
pada Akhir Pembelajaran
|
ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN (SUMATIF)
Waktu: ±20 menit
Tujuan:
- Mengukur
pemahaman akhir konsep lembaga keuangan.
- Menilai
kemampuan analisis dan refleksi peserta didik.
- Menilai
keterkaitan keuangan dengan PHBS.
Soal Asesmen Akhir
A. Pilihan Ganda
- Fungsi
utama lembaga keuangan adalah …
A. Mengatur kebijakan negara
B. Menghimpun dan menyalurkan dana
C. Mengatur perdagangan dunia
D. Mengatur budaya masyarakat
- Peran
lembaga keuangan bagi UMKM adalah …
A. Mengurangi produksi
B. Memberikan akses permodalan
C. Mengatur tenaga kerja
D. Menentukan harga barang
- Contoh
perilaku bijak menggunakan layanan keuangan digital adalah …
A. Menggunakan pinjaman online tanpa pertimbangan
B. Menggunakan e-wallet sesuai kebutuhan dan mencatat pengeluaran
C. Berbelanja impulsif
D. Mengabaikan keamanan akun
B. Uraian
- Jelaskan
tiga fungsi utama lembaga keuangan beserta contohnya dalam
kehidupan sehari-hari!
- Jelaskan
hubungan antara pengelolaan keuangan yang baik dengan pola hidup
bersih dan sehat (PHBS)!
- Mengapa
sikap kehati-hatian penting dalam menggunakan layanan keuangan digital?
Rubrik Penilaian Soal Uraian
|
Skor
|
Kriteria
|
|
4
|
Jawaban sangat lengkap, runtut, dan tepat
|
|
3
|
Jawaban cukup lengkap
|
|
2
|
Jawaban kurang lengkap
|
|
1
|
Jawaban tidak tepat
|
D. REKAP PENILAIAN
|
Komponen
|
Bobot
|
|
Asesmen Awal
|
Diagnostik
|
|
Asesmen Proses
|
40%
|
|
Asesmen Akhir
|
60%
|
|
|
Asesmen
dalam pembelajaran mendalam disesuaikan dengan assessment as learning,
assessment for learning, dan assessment of learning. Tentukan metode atau
cara yang digunakan secara komprehensif untuk mengukur pencapaian kompetensi
peserta didik. Contoh: Tes tertulis, Tes lisan, Penilaian Kinerja, Penilaian
Proyek, Penilaian Produk, Observasi, Portofolio, Peer Assessment, Self
Assessment, penilaian berbasis kelas, dan sebagainya.
|
|
Sumber belajar
|
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi Republik Indonesia
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
SMP/MTs Kelas viii
Kurikulum Merdeka
Bab: Lembaga Keuangan dan Sistem Perekonomian Indonesia
Pemanfaatan:
- Rujukan konsep dasar fungsi dan peran lembaga
keuangan
- Acuan capaian pembelajaran dan contoh
kontekstual
- Penguatan literasi ekonomi peserta didik
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
Buku Guru dan Buku Siswa IPS
SMP
Kurikulum 2013 (Revisi)
Pemanfaatan:
- Pengayaan materi dan pendekatan pedagogis
- Referensi contoh soal dan aktivitas
pembelajaran
B. Buku dan Modul Pendukung
(Pengayaan Guru & Peserta Didik)
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Literasi Keuangan untuk Pelajar
Pemanfaatan:
- Edukasi pengelolaan uang jajan
- Pemahaman menabung, risiko pinjaman, dan
perlindungan konsumen
- Penguatan sikap bijak finansial sejak dini
- Bank Indonesia (BI)
Mengenal Sistem Keuangan
Indonesia
Pemanfaatan:
- Pemahaman fungsi bank dan sistem pembayaran
- Pengenalan uang elektronik, QRIS, dan ekonomi
digital
- Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia
Koperasi dalam Perekonomian
Indonesia
Pemanfaatan:
- Prinsip dan peran koperasi dalam meningkatkan
kesejahteraan
- Contoh koperasi sekolah dan koperasi
masyarakat
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Pedoman Pola Hidup Bersih dan
Sehat (PHBS)
Pemanfaatan:
- Integrasi literasi keuangan dengan kebiasaan
hidup sehat
- Hubungan pengelolaan keuangan dan pemenuhan
kebutuhan kesehatan
|
|
|
|
|
|
Mengetahui,
Kepala
SMP Negeri 8 Malang
Sri Nuryani M.Pd.
NIP. 19661116
199003 2 009
|
|
Malang, 14
April 2025
Guru Mata Pelajaran
Drs Sumarno.
NIP. 1966308 200501 1
006
|
LEMBAR
KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Mata Pelajaran :
IPS
Kelas/Semester :
VIII / Genap
Materi :
Perdagangan Internasional
Alokasi Waktu :
2 x 40 menit
Sekolah :
SMPN 8 Malang
A. IDENTITAS PESERTA DIDIK
Nama Peserta Didik : …………………………………
Kelas : …………………
Kelompok : …………………
Tanggal : …………………
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengerjakan LKPD ini, peserta didik
diharapkan mampu:
- Menjelaskan
pengertian perdagangan internasional dengan benar.
- Membedakan
ekspor dan impor beserta contohnya.
- Menganalisis
faktor-faktor yang memengaruhi perdagangan internasional.
- Menunjukkan
sikap kritis, kerja sama, dan tanggung jawab dalam diskusi kelompok.
- Merefleksikan
peran perdagangan internasional dalam kehidupan sehari-hari.
C. PETUNJUK PENGERJAAN
- Bacalah
setiap instruksi dengan cermat.
- Kerjakan
bagian individu secara mandiri dan kelompok secara
kolaboratif.
- Gunakan
bahasa yang jelas dan sopan.
- Diskusikan
dengan teman kelompok sebelum menuliskan jawaban.
- Isi
bagian refleksi dengan jujur sesuai pemahaman diri.
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
KEGIATAN 1
MEMAHAMI KONSEP (INDIVIDU)
A. Bacaan Kontekstual
Perdagangan internasional adalah kegiatan jual
beli barang dan jasa yang dilakukan oleh dua negara atau lebih. Setiap negara
memiliki keterbatasan sumber daya, sehingga tidak dapat memenuhi semua
kebutuhannya sendiri. Oleh karena itu, negara melakukan perdagangan
internasional melalui kegiatan ekspor dan impor.
Ekspor adalah kegiatan menjual barang atau jasa
ke luar negeri, sedangkan impor adalah kegiatan membeli barang atau jasa dari
luar negeri. Perdagangan internasional dipengaruhi oleh berbagai faktor,
seperti perbedaan sumber daya alam, teknologi, harga, dan kebutuhan masyarakat.
B. Pertanyaan Pemahaman
Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan
jelas!
- Apa
yang dimaksud dengan perdagangan internasional?
Jawaban:
..............................................................................................................................
- Mengapa
suatu negara tidak dapat memenuhi semua kebutuhannya sendiri?
Jawaban:
..............................................................................................................................
- Jelaskan
perbedaan antara ekspor dan impor!
Jawaban:
..............................................................................................................................
- Tuliskan
dua contoh barang ekspor Indonesia!
a. ................................................
b. ................................................
- Tuliskan
dua contoh barang impor Indonesia!
a. ................................................
b. ................................................
KEGIATAN 2
MENGAPLIKASIKAN (KELOMPOK)
A. Analisis Kasus Perdagangan Internasional
Diskusikan bersama kelompokmu!
Indonesia dikenal sebagai negara agraris dan
maritim. Namun, Indonesia masih mengimpor beberapa barang dari luar negeri.
B. Tabel Analisis
|
No
|
Faktor
Perdagangan Internasional
|
Penjelasan
|
Contoh
|
|
1
|
Perbedaan sumber daya alam
|
|
|
|
2
|
Perbedaan teknologi
|
|
|
|
3
|
Perbedaan harga
|
|
|
|
4
|
Kebutuhan masyarakat
|
|
|
|
5
|
Transportasi & komunikasi
|
|
|
C. Tugas Aplikatif
Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan hasil
diskusi kelompok!
- Mengapa
Indonesia mengekspor kopi tetapi mengimpor gandum?
Jawaban:
..............................................................................................................................
- Bagaimana
perdagangan internasional dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat?
Jawaban:
..............................................................................................................................
- Apa
dampak positif perdagangan internasional bagi Indonesia?
Jawaban:
..............................................................................................................................
KEGIATAN 3
MENGOMUNIKASIKAN HASIL (KELOMPOK)
- Presentasikan
hasil diskusi kelompok secara singkat.
- Dengarkan
presentasi kelompok lain dengan sikap saling menghargai.
- Berikan
satu tanggapan atau pertanyaan kepada kelompok lain.
Catatan Presentasi Kelompok Lain:
..............................................................................................................................
KEGIATAN 4
REFLEKSI PEMBELAJARAN (INDIVIDU)
Isilah refleksi berikut dengan jujur!
- Hal
baru apa yang saya pelajari hari ini?
..............................................................................................................................
- Bagaimana
peran perdagangan internasional dalam kehidupan saya sehari-hari?
..............................................................................................................................
- Sikap
apa yang harus saya miliki sebagai pelajar dalam menghadapi produk impor?
..............................................................................................................................
- Apa
yang akan saya lakukan untuk lebih mencintai produk dalam negeri?
..............................................................................................................................
E. PENILAIAN DIRI
Berilah tanda (✔)
sesuai dengan kondisi dirimu!
|
Pernyataan
|
Ya
|
Tidak
|
|
Saya aktif berdiskusi
|
|
|
|
Saya bekerja sama dengan kelompok
|
|
|
|
Saya memahami materi
|
|
|
|
Saya berani menyampaikan pendapat
|
|
|
F. KESIMPULAN
Tuliskan kesimpulan pembelajaran hari ini
dengan bahasamu sendiri!
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
G. PENGUATAN NILAI KARAKTER
Melalui pembelajaran ini, saya belajar tentang:
☐ Tanggung jawab
☐ Kerja sama
☐ Nasionalisme
☐ Berpikir kritis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar